Biografi Sapardi Djoko Damono - Sastrawan Indoneisa

Biografi Sapardi Djoko Damono - Sastrawan Indoneisa

 Sapardi Djoko DamonoBiodata Sapardi Djoko Damono
  • Nama lahir: Sapardi Djoko Damono
  • Lahir: 20 Maret 1940 Surakarta, Jawa Tengah
  • Pekerjaan: Sastrawan, Guru besar
  • Tahun aktif: 1958 - sekarang

Sapardi Djoko Damono adalah seorang Sastrawan, mantan Dekan Fakultas Sastra UI. Sejak tahun 1957 beliau aktif menulis sajak, penerjemah, juri pelbagai sayembara penulisan, lomba baca puisi, dan festival teater.

Sapardi juga menerbitkan belasan buku kumpulan sajak sejak 1969 hingga saat ini. Beberapa di antaranya, 'Duka-Mu Abadi', 'Mata Pisau', 'Akuarium' dan yang terbaru 'Melipat Jarak dan Babad'. Sajak-sajaknya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, Hindi, Jepang, Tiongkok, Prancis, Inggis, dan lainnya. Sajak-sajak peraih berbagai penghargaan di bidang sastra ini juga telah dikutip untuk undangan pernikahan, kalender, poster, t-shirt, blocknote, bahkan sajak-sajak Sapardi telah dimusikalisasi dan diadopsi menjadi film.


Riwayat hidup

Masa mudanya dihabiskan di Surakarta (lulus SMP Negeri 2 Surakarta tahun 1955 dan SMA Negeri 2 Surakarta tahun 1958). Pada masa ini ia sudah menulis sejumlah karya yang dikirimkan ke majalah-majalah. Kesukaannya menulis ini berkembang saat ia menempuh kuliah di bidang Bahasa Inggris di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Sejak tahun 1974 ia mengajar di Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Indonesia, namun kini telah pensiun. Ia pernah menjadi dekan di sana dan juga menjadi guru besar. Pada masa tersebut ia juga menjadi redaktur pada majalah "Horison", "Basis", dan "Kalam".

Sapardi Djoko Damono banyak menerima penghargaan. Pada tahun 1986 SDD mendapatkan anugerah SEA Write Award. Ia juga penerima Penghargaan Achmad Bakrie pada tahun 2003. Ia adalah salah seorang pendiri Yayasan Lontar. Ia menikah dengan Wardiningsih dan dikaruniai seorang putra dan seorang putri.


Karya-karya

Sajak-sajak SDD, begitu ia sering dijuluki, telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa daerah. Ia tidak saja menulis puisi, namun juga cerita pendek. Selain itu, ia juga menerjemahkan berbagai karya penulis asing, menulis esei, serta menulis sejumlah kolom/artikel di surat kabar, termasuk kolom sepak bola. Beberapa puisinya sangat populer dan banyak orang yang mengenalinya, seperti Aku Ingin (sering kali dituliskan bait pertamanya pada undangan perkawinan), Hujan Bulan Juni, Pada Suatu Hari Nanti, Akulah si Telaga, dan Berjalan ke Barat di Waktu Pagi Hari. Kepopuleran puisi-puisi ini sebagian disebabkan musikalisasi terhadapnya. Yang terkenal terutama adalah oleh Reda Gaudiamo dan Tatyana (tergabung dalam duet "Dua Ibu"). Ananda Sukarlan pada tahun 2007 juga melakukan interpretasi atas beberapa karya SDD.


Karya-karya SDD (berupa kumpulan puisi), serta beberapa esei.

Fiksi (Puisi dan Prosa)
  • "Duka-Mu Abadi", Bandung (1969)
  • "Lelaki Tua dan Laut" (1973; terjemahan karya Ernest Hemingway)
  • "Mata Pisau" (1974)
  • "Sepilihan Sajak George Seferis" (1975; terjemahan karya George Seferis)
  • "Puisi Klasik Cina" (1976; terjemahan)
  • "Lirik Klasik Parsi" (1977; terjemahan)
  • "Dongeng-dongeng Asia untuk Anak-anak" (1982, Pustaka Jaya)
  • "Perahu Kertas" (1983)
  • "Sihir Hujan" (1984; mendapat penghargaan Puisi Putera II di Malaysia)
  • "Water Color Poems" (1986; translated by J.H. McGlynn)
  • "Suddenly the night: the poetry of Sapardi Djoko Damono" (1988; translated by J.H. McGlynn)
  • "Afrika yang Resah" (1988; terjemahan)
  • "Mendorong Jack Kuntikunti: Sepilihan Sajak dari Australia" (1991; antologi sajak Australia, dikerjakan bersama R:F: Brissenden dan David Broks)
  • "Hujan Bulan Juni" (1994)
  • "Black Magic Rain" (translated by Harry G Aveling)
  • "Arloji" (1998)
  • "Ayat-ayat Api" (2000)
  • "Pengarang Telah Mati" (2001; kumpulan cerpen)
  • "Mata Jendela" (2002)
  • "Ada Berita Apa hari ini, Den Sastro?" (2002)
  • "Membunuh Orang Gila" (2003; kumpulan cerpen)
  • "Nona Koelit Koetjing: Antologi cerita pendek Indonesia periode awal (1870an - 1910an)" (2005; salah seorang penyusun)
  • "Mantra Orang Jawa" (2005; puitisasi mantera tradisional Jawa dalam bahasa Indonesia)
  • "Before Dawn: the poetry of Sapardi Djoko Damono" (2005; translated by J.H. McGlynn)
  • "Kolam" (2009; kumpulan puisi)
  • "Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita" (2012)
  • "Namaku Sita" (2012; kumpulan puisi)
  • "The Birth of I Lagaligo" (2013; puitisasi epos "I La Galigo" terjemahan Muhammad Salim, kumpulan puisi dwibahasa bersama John McGlynn)
  • "Hujan Bulan Juni: Sepilihan Sajak" (edisi 1994 yang diperkaya dengan sajak-sajak sejak 1959, 2013; kumpulan puisi)
  • "Trilogi Soekram" (2015; novel)
  • "Hujan Bulan Juni" (2015; novel)
  • Selain menerjemahkan beberapa karya Kahlil Gibran dan Jalaluddin Rumi ke dalam bahasa Indonesia, Sapardi juga menulis ulang beberapa teks klasik, seperti Babad Tanah Jawa dan manuskrip I La Galigo. kobe

Musikalisasi Puisi

Musikalisasi puisi karya SDD dimulai pada tahun 1987 ketika beberapa mahasiswanya membantu program Pusat Bahasa, membuat musikalisasi puisi karya beberapa penyair Indonesia, dalam upaya mengapresiasikan sastra kepada siswa SLTA. Saat itulah tercipta musikalisasi Aku Ingin oleh Ags. Arya Dipayana dan Hujan Bulan Juni oleh H. Umar Muslim. Kelak, Aku Ingin diaransemen ulang oleh Dwiki Dharmawan dan menjadi bagian dari "Soundtrack Cinta dalam Sepotong Roti" (1991), dibawakan oleh Ratna Octaviani.

Beberapa tahun kemudian lahirlah album "Hujan Bulan Juni" (1990) yang seluruhnya merupakan musikalisasi dari sajak-sajak Sapardi Djoko Damono. Duet Reda Gaudiamo dan Ari Malibu merupakan salah satu dari sejumlah penyanyi lain, yang adalah mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Album "Hujan Dalam Komposisi" menyusul dirilis pada tahun 1996 dari komunitas yang sama.

Sebagai tindak lanjut atas banyaknya permintaan, album "Gadis Kecil" (2006) diprakarsai oleh duet Dua Ibu, yang terdiri dari Reda Gaudiamo dan Tatyana dirilis, dilanjutkan oleh album "Becoming Dew" (2007) dari duet Reda dan Ari Malibu. Ananda Sukarlan pada Tahun Baru 2008 juga mengadakan konser kantata "Ars Amatoria" yang berisi interpretasinya atas puisi-puisi SDD serta karya beberapa penyair lain.


Nonfiksi
  • "Sastra Lisan Indonesia" (1983), ditulis bersama Subagio Sastrowardoyo dan A. Kasim Achmad. Seri Bunga Rampai Sastra ASEAN.
  • "Puisi Indonesia Sebelum Kemerdekaan"
  • "Dimensi Mistik dalam Islam" (1986), terjemahan karya Annemarie Schimmel "Mystical Dimension of Islam", salah seorang penulis.
  • "Jejak Realisme dalam Sastra Indonesia" (2004), salah seorang penulis.
  • "Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas" (1978).
  • "Politik ideologi dan sastra hibrida" (1999).
  • "Pegangan Penelitian Sastra Bandingan" (2005).
  • "Babad Tanah Jawi" (2005; penyunting bersama Sonya Sondakh, terjemahan bahasa Indonesia dari versi bahasa Jawa karya Yasadipura, Balai Pustaka 1939).
  • "Bilang Begini, Maksudnya Begitu" (2014), buku apresiasi puisi.

Habibie Award XVIII tahun 2016

Yayasan Pembinaan, Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan (SDM-Iptek) yang didirikan Presiden RI ke-3, BJ Habibie memberikan penghargaan Habibie Award XVIII tahun 2016, Rabu (5/10) kepada Empat ilmuwan yang dinilai berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan Indonesia. Salah satu ilmuwan tersebut adalah Sapardi Djoko Damono. Sapardi Djoko Damono memperoleh Habibie Award tahun ini untuk bidang Kebudayaan.


Sumber: Wikipedia
Read More
Profil Tommy Firman - Peraih Habibie Award XVIII tahun 2016

Profil Tommy Firman - Peraih Habibie Award XVIII tahun 2016

Prof. Ir. Tommy Firman, M.Sc., Ph.D adalah Guru Besar Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB. Ia peraih berbagai penghargaan di bidang perencanaan wilayah dan kota, selain itu ia juga aktif di berbagai jurnal internasional terkemuka.

Tommy Firman, lahir di Yogyakarta, 2 April 1950, adalah Guru Besar (Professor) dan Ketua Kelompok Keahlian (Head of Research Group) di Institut Teknologi Bandung;

Alumnus Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, ITB (1974), program S2 di bidang Human Settlement Development di Asian Institute of Technology, Thailand (1980), dan program S3 di bidang Population and Urban Geography di University of Hawaii, USA (1988).


Habibie Award XVIII tahun 2016

Yayasan Pembinaan, Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan (SDM-Iptek) yang didirikan Presiden RI ke-3, BJ Habibie memberikan penghargaan Habibie Award XVIII tahun 2016, Rabu (5/10) kepada Empat ilmuwan yang dinilai berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan Indonesia.

Salah satu dari keempat ilmuwan tersebut adalah Prof. Ir. Tommy Firman, M.Sc., Ph.D. Tommy Firman memperoleh penghargaan Habibie Award untuk bidang Ilmu Rekayasa.


Pendidikan/Education

Tingkat/LevelGelar/TitlePerguruan Tinggi/UniversityTahun/ YearBidang Studi/Field of Study
Sarjana/BachelorIr.Institut Teknologi Bandung1974Perencanaan Wilayah dan Kota/Regional and City Planning
Magister/MasterM.Sc.Asian Institute of Technology, Thailand1980Human Settlement Development
Doktor/DoctorPh.D.University of Hawaii/The East-West Center, USA1988Population and Urban Geography

Bidang yang Diminati/Field of Interest:
  • Mobilitas penduduk dan urbanisasi di Asia Selatan / Population mobility and urbanization in Southeast Asia
  • Pasar tenaga kerja perkotaan / Urban labor market
  • Pengembangan wilayah dan perkotaan dan ekonomi global / Urban and regional development and global economy
  • Pengembangan lahan perkotaan / Urban land development
  • Desentralisasi dan pengembangan wilayah / Decentralization and regional development

Sumber:
Read More
Profil Hendra Gunawan - Matematikawan Indonesia Peraih Habibie Award 2016

Profil Hendra Gunawan - Matematikawan Indonesia Peraih Habibie Award 2016

Hendra Gunawan
Hendra Gunawan adalah Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia meraih penghargaan Habibie Award tahun ini untuk Kategori bidang Ilmu Dasar.

Hendra merupakan matematikawan paling produktif di Indonesia. Hingga saat ini, Hendra telah menulis sebanyak 30 paper atau makalah dalam area analisis fourier, 32 dalam area analisis fungsional, dan 14 dalam area lainnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 makalah dipublikasikan di jurnal internasional yang diindeks oleh Mathematical Reviews dimana 14 di antaranya ditulis atas nama sendiri. Total yang tercatat di Mathematical Revieews hingga saat ini melampaui 200.

Selain itu, Hendra merupakan inovator dalam area analisis fourier modern atau proses matematika yang digunakan untuk memecahkan masalah bentuk gelombang kompleks menjadi komponen sinusoidanya. Sebagai seorang pendidik, Hendra memopulerkan matematika melalui bermatematika.net. Hendra juga membuat blog khusus untuk menarik minat anak-anak terhadap ilmu pengetahuan melalui anakbertanya.com


Pendidikan

Hendra memperoleh gelar pertamanya dari Institut Teknologi Bandung jurusan Matematika. Supervisornya adalah almarhum Profesor Moedomo.

Gelar PhD nya diperoleh dari Sekolah Matematika, Universitas New South Wales pada tahun 1992. Dengan Tesis yang berjudu "Fungsi maksimal dan Analisis Harmonic", dengan pembimbing Profesor Michael G. Cowling.

Saat ini beliau menjadi seorang profesor matematika di Institut Teknologi Bandung. Ia juga menjadi bagian dari Group Analisis dan Geometri di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Bidang yang ia dalami adalah analisis Fourier, analisis fungsional, beserta aplikasinya.

Pada tahun 2009, ia menerima penghargaa dari Alumni Australia untuk Keunggulan dalam Pendidikan, disajikan oleh Australia Education International di Jakarta. Pada 2015, ia terpilih sebagai anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).

Ia memiliki blog pribadi yang beralamat di https://bermatematika.net/, Bermatematika.net adalah sebuah blog matematika yang dikelola oleh Prof. Hendra Gunawan, Guru Besar Matematika ITB, sejak April 2016.


Sumber:
Read More
Profil Raymond R. Tjandrawinata - Penemu DLBS3233 (Inlacin)

Profil Raymond R. Tjandrawinata - Penemu DLBS3233 (Inlacin)

Raymond R. Tjandrawinata, PhD, MS, MBA adalah seorang ilmuwan bidang farmasi. Ia merupakan pendiri sekaligus Direktur Pengembangan dan Direktur Eksekutif Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) yang merupakan lembaga riset multidisipliner untuk kemajuan riset obat bahan alami di Indonesia. Ia meraih dalam Habibie Award 2016 di bidang Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi.

Hingga saat ini, setidaknya terdapat tujuh produk farmasi hasil riset DLBS yang banyak digunakan oleh para dokter Indonesia dan internasional dari berbagai spesialis keahlian. Selain itu, Raymond juga pemilik empat hak paten dalam negeri dan 16 hak paten lainnya dari berbagai negara.

Pria kelahiran Jember, 7 Januari 1964 ini memiliki hobi membaca buku, terutama yang dapat mendukung pengetahunnya di bidang biologi molekuler. Kadang, ia juga membaca novel. Dari hobinya membaca inilah ia terus berkembang. Sebanyak 61 papers pernah ia bawakan dan lebih dari 95 papers dipublikasikan di Inggris.

Sebagai peneliti, ia hapal nama bermacam jenis tanaman obat di Indonesia. Ia meneliti tanaman obat karena terinspirasi oleh literatur yang dibacanya. Atau dari pengalaman orang sekitar, mengenai manfaatnya herbal tertentu bagi kesehatan. Ide meneliti kayu manis, datang dari rekannya yang biasa mengonsumsi kayu manis yang diseduh secara tradisional untuk pengobatan diabetes.

Dengan kemampuan dan peralatan di lab, ia memrosesnya menjadi obat dengan standart internasional yang tidak kalah dengan obat lain.


Penemuan

Sebagai penelitim, ia memiliki temuan. Salah satu temuanya yang kini sedang diperkenalkan kepada para dokter adalah DLBS3233 (Inlacin). Inlacin merupakan produk asli Indonesia, dikerjakan oleh orang Indonesia. Ke depan, preparat ini bisa menjadi salah satu alternative pengobatan bagi penderita diabetes mellitus. Preparat ini mampu menurunkan HbA1C hingga 1,13%.


Profil
Raymond R. Tjandrawinata
Raymond R. Tjandrawinata
[Academia.edu]
  • Nama: Raymond R. Tjandrawinata
  • Lahir: 7 Januari 1964, Jember
  • Alamat: Dexa Medica Group, Titan Center, 8, th Floor, Jalan Boulevard Bintaro Block B7/B1 No. 5, Tangerang 15224, Indonesia
  • Telepon:  +62-21-745-4111. HP +62-811-813-086
  • e-mail: raytjan@yahoo.com dan raymond@dexa-medica.com
  • Situs Web: http://www.linkedin.com/in/drrrt, http://atmajaya.academia.edu/RaymondTjandrawinataPhDMSMBA

Pendidikan: 
  • Postdoctoral Research Fellowship in Molecular Pharmacology, 1994-1996
  • Department of Medicine, University of California, San Francisco School of Medicine
  • Veterans Afairs Medical Center, San Franscisco, CA.
  • Doctor of Philosophy in Biochemistry, 1994
  • University of California, Riverside
  • Master of Science in Biochemistry, concentration in Molecular Biology, 1989
  • University of California, Riverside
  • Bachelor of Science in Chemistry and Biology, 1987
  • University of the Pacific, Stockton, CA
  • Masters of Business Administration in Management, 1998
  • The Ageno School of Business of the Golden Gate University, San Francisco, CA

Sumber:
Read More
Profil Bengt Holmstrom Penemu Teori Kontrak

Profil Bengt Holmstrom Penemu Teori Kontrak

Bengt Holmstrom adalah seorang Ekonom, profesor dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang merupakan salah satu penerima anugerah Nobel 2016 dalam bidang ekonomi, Ekonom lainny adalah Oliver Hart, Profesor dari Universitas Harvard. Keduanya menang berkat mengembangkan teori kontrak.


Kehidupan dan karier

Holmstrom lahir di Helsinki, Finlandia, minoritas berbahasa Swedia dari Finlandia. Ia menerima gelar BS dalam matematika dan sains dari University of Helsinki, seorang Master of Science gelar dalam Riset Operasi dari Stanford University pada tahun 1975, gelar Ph.D. didapat dari Graduate School of Business di Stanford. Dia sekolah di fakultas MIT sejak tahun 1994. Sebelum itu dia menjabat sebagai profesor di Kellogg Graduate School of Management di Northwestern University (1979-1982) dan sebagai Edwin J. Beinecke Profesor Manajemen di Universitas Yale 's School of Management (1983-1994). Holmstrom terpilih sebagai Alumnus of The Year oleh University of Helsinki Ikatan Alumni tahun 2010.

Holmstrom sangat terkenal karena karyanya tentang teori principal-agent. Lebih umum, ia telah bekerja pada teori kontrak dan insentif terutama yang diterapkan pada teori perusahaan, tata kelola perusahaan dan untuk masalah likuiditas dalam krisis keuangan.

Holmstrom merupakan merupakan American Academy of Arts dan Ilmu, Econometric Society dan Asosiasi Keuangan Amerika, dan anggota asing dari Royal Swedish Academy of Sciences dan Finlandia Akademi Sains dan Surat. Pada tahun 2011, ia menjabat sebagai Presiden Econometric Society. Dia memegang gelar doktor kehormatan dari Stockholm School of Economics, Swedia, University of Vaasa dan Hanken School of Economics di Finlandia. Baru-baru ini ia dianugerahi Banque de France-TSE Prize 2012 Senior di bidang Ekonomi dan Keuangan Moneter, 2013 Stephen A. Ross Prize di bidang Ekonomi Keuangan dan 2013 Chicago Mercantile Exchange - MSRI Prize untuk Aplikasi Kuantitatif Inovatif.

Holmstrom adalah anggota dari dewan direksi Nokia dari tahun 1999 sampai tahun 2012. Ia adalah anggota Dewan dari Universitas Aalto.

Pada tahun 2016, Holmstrom memenangkan Hadiah Nobel di bidang Ekonomi bersama-sama dengan Oliver Hart "atas kontribusi mereka untuk kontrak teori".


Bengt Holmstrom Biodata Bengt Holmström
  • Lahir: 18 April 1949, Helsinki, Finlandia
  • Kebangsaan: Finnish / Finlandia
  • Buku: Inside and Outside Liquidity, Design of Incentive Schemes and The New Soviet Incentive Model, A Note on Pollution Control
  • Pendidikan: Universitas Stanford, Stanford Graduate School of Business, Universitas Helsinki
  • Penasihat Akademik: Robert B. Wilson
  • Penghargaan: Nobel Memorial Prize in Economic Sciences (2016)

Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Bengt_R._Holmström
Read More
Profil Oliver Hart - Penemu Teori Kontrak

Profil Oliver Hart - Penemu Teori Kontrak

Oliver Hart adalah seorang Ekonom kewarganegaraan Amerika-Inggris.  Bersama warga Finlandia Bengt Holsmtröm, ia mendapat penghargaan Hadiah Nobel Ekonomi tahun untuk penelitian mereka di bidang “teori kontrak”.

Oliver Hart dan Bengt Holmström terpilih untuk anugerah Bank Swedia untuk Ilmu Ekonomi tahun ini, untuk penelitian mereka di bidang teori kontrak. Menurut Juri, kedua peneliti ini “mengembangkan teori kontrakpour leurs travaux sur la théorie du contrat. Para peneliti ini telah “mengembangkan teori kontrak, kerangka kerja yang komprehensif untuk menganalisis berbagai aspek kontrak sebagai kompensasi eksekutif berdasarkan kinerja mereka, dikurangkan atau dibayarkan di asuransi, atau privatisasi sektor publik.

Oliver Hart lahir di Inggris tahun 1948. Dia memiliki kewargaannegaraan ganda, Amerika-Inggris. Dia belajar matematika di King’s College (Cambridge) dan ilmu ekonomi di Universitas Warwick. Doktor di Universitas Princeton, dia bekerja secara berturut-turut sebagai peneliti di Churchill College (Cambridge), profesor di London School of Economics and Political Science, di Massachusetts Institute of Technology, dan akhirnya sejak 1993 bekerja di Universitas Harvard. Penelitiannya menitik ke teori firma, teori kontrak, dan teori keuangan perusahaan.


Biodata Oliver Hart
    Oliver Hart
  • Lahir: Oliver Simon D'Arcy Hart, 9 Oktober 1948, London, Inggris
  • Tempat tinggal: Cambridge, Massachusetts, AS
  • Kebangsaan: Inggris, Amerika
  • Bidang: Hukum dan Ekonomi
  • Pendidikan: Universitas Princeton (1974), University of Warwick (1972)
  • Buku: Firms, Contracts, and Financial Structure
  • lembaga: Universitas Harvard, Institut Teknologi Massachusetts , London School of Economics
  • Alma mater: King College, Cambridge BA, University of Warwick MA, Princeton University PhD
  • Penghargaan terkemuka: Nobel Memorial Prize dalam Ilmu Ekonomi (2016), Beasiswa Guggenheim untuk Ilmu Sosial, AS & Kanada
  • Pasangan: Rita B. Goldberg
Read More
Olive Hart & Bengt Holmstrom Peraih Penghargaan Nobel Ekonomi 2016

Olive Hart & Bengt Holmstrom Peraih Penghargaan Nobel Ekonomi 2016

Nobel PrizeOlive Hart adalah seorang Ekonom, Profesor dari Universitas Harvard dan Bengt Holmstrom (Ekonom) adalah profesor dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Mereka merupakan penerima anugerah Nobel 2016 dalam bidang ekonomi. Keduanya menang berkat mengembangkan teori kontrak.

Dilansir dari CNN, Royal Academy of Science memaparkan, teori kontrak yang dijabarkan oleh Olive dan Holmstrom berperan penting dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Teori kontrak merupakan persetujuan yang membentuk sebuah bisnis, keuangan, dan kebijakan publik.

Penghargaan Nobel diberikan kepada yang berkontribusi di bidang Fisika, Kimia, Sastra, Perdamaian, dan Fisiologi atau Kedokteran. Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel, diidentikan sebagai hadiah nobel, adalah penghargaan yang diberikan kepada orang yang memiliki kontribusi luar biasa di bidang Ekonomi.

Dalam penelitiannya, Holmstrom memfokuskan soal kontrak pegawai, termasuk antara CEO dan para pemegang saham.

Sementara, penelitian dari Hart menitikberatkan pada apakah penyedia layanan publik, seperti sekolah, rumah sakit, penjara, harus dimiliki secara umum atau diprivatisasi.


Profil Oliver Hart
  • Lahir: 9 Oktober 1948, London, Britania Raya
  • Buku: Firms, Contracts, and Financial Structure
  • Pendidikan: Universitas Princeton (1974), University of Warwick (1972)
  • Penghargaan: Penghargaan Nobel untuk Ilmu Ekonomi, Beasiswa Guggenheim untuk Ilmu Sosial, AS & Kanada

Profil Bengt R. Holmström
  • Lahir: 18 April 1949, Helsinki, Finlandia
  • Buku: Inside and Outside Liquidity, Design of Incentive Schemes and The New Soviet Incentive Model, A Note on Pollution Control
  • Pendidikan: Universitas Stanford, Stanford Graduate School of Business, Universitas Helsinki
  • Penasihat Akademik: Robert B. Wilson
Read More
Habibie Award 2016 Berikan Penghargaan Kepada Empat Ilmuwan

Habibie Award 2016 Berikan Penghargaan Kepada Empat Ilmuwan

Yayasan Pembinaan, Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan (SDM-Iptek) yang didirikan Presiden RI ke-3, BJ Habibie memberikan penghargaan Habibie Award XVIII tahun 2016, Rabu (5/10) kepada  Empat ilmuwan yang dinilai berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan Indonesia.

Anugerah Habibie atau Habibie Award adalah hadiah yang diberikan oleh yayasan Sumber Daya Manusia (SDM) - Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), Habibie Center. Yayasan ini didirikan oleh mantan presiden RI yang ke-3, B. J. Habibie. Habibie Award itu, diberikan untuk perseorangan atau badan yang dinilai sangat aktif dan berjasa besar dalam menemukan, mengembangkan, dan menyebarluaskan berbagai kegiatan IPTEK yang baru atau inovasi serta bermanfaat secara berarti bagi peningkatan kesejahteraan, keadilan, dan perdamaian.

Penghargaan yang diberikan meliputi lima bidang IPTEK sesuai bidang-bidang yang diprogramkan oleh yayasan, yaitu Ilmu Pengetahuan Dasar, Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi, Ilmu Rekayasa, Ilmu Ekonomi, Sosial, Politik, dan Hukum, serta Ilmu Filsafat, Agama, dan Kebudayaan.

Atas prestasi, pemikiran, dan kontribusi keempat ilmuwan penerima Habibie Award 2016 ini mendapat hadiah sebesar US$ 25.000, sertifikat dan medali Habibie Award.


Berikut ini keempat Ilmuwan yang mendapatkan penghargaan tersebut:

Hendra Gunawan

Hendra Gunawan adalah Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia meraih penghargaan Habibie Award tahun ini untuk Kategori bidang Ilmu Dasar.

Hendra merupakan matematikawan paling produktif di Indonesia. Hingga saat ini, Hendra telah menulis sebanyak 30 paper atau makalah dalam area analisis fourier, 32 dalam area analisis fungsional, dan 14 dalam area lainnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 makalah dipublikasikan di jurnal internasional yang diindeks oleh Mathematical Reviews dimana 14 di antaranya ditulis atas nama sendiri. Total yang tercatat di Mathematical Revieews hingga saat ini melampaui 200.

Selain itu, Hendra merupakan inovator dalam area analisis fourier modern atau proses matematika yang digunakan untuk memecahkan masalah bentuk gelombang kompleks menjadi komponen sinusoidanya. Sebagai seorang pendidik, Hendra memopulerkan matematika melalui bermatematika.net. Hendra juga membuat blog khusus untuk menarik minat anak-anak terhadap ilmu pengetahuan melalui anakbertanya.com


Raymond R. Tjandrawinata

Raymond R. Tjandrawinata adalah seorang ilmuwan bidang farmasi. Ia merupakan pendiri sekaligus Direktur Pengembangan dan Direktur Eksekutif Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) yang merupakan lembaga riset multidisipliner untuk kemajuan riset obat bahan alami di Indonesia. Ia meraih dalam Habibie Award 2016 di bidang Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi.

Hingga saat ini, setidaknya terdapat tujuh produk farmasi hasil riset DLBS yang banyak digunakan oleh para dokter Indonesia dan internasional dari berbagai spesialis keahlian. Selain itu, Raymond juga pemilik empat hak paten dalam negeri dan 16 hak paten lainnya dari berbagai negara.


Tommy Firman

Tommy Firman adalah Guru Besar Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB. Ia peraih berbagai penghargaan di bidang perencanaan wilayah dan kota, selain itu ia juga aktif di berbagai jurnal internasional terkemuka. Tommy Firman memperoleh penghargaan Habibie Award untuk bidang Ilmu Rekayasa.


Sapardi Djoko Damono

Sapardi Djoko Damono adalah seorang Sastrawan, mantan Dekan Fakultas Sastra UI. Sejak tahun 1957 beliau aktif menulis sajak, penerjemah, juri pelbagai sayembara penulisan, lomba baca puisi, dan festival teater. Sapardi juga menerbitkan belasan buku kumpulan sajak sejak 1969 hingga saat ini. Beberapa di antaranya, 'Duka-Mu Abadi', 'Mata Pisau', 'Akuarium' dan yang terbaru 'Melipat Jarak dan Babad'. Sajak-sajaknya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, Hindi, Jepang, Tiongkok, Prancis, Inggis, dan lainnya. Sajak-sajak peraih berbagai penghargaan di bidang sastra ini juga telah dikutip untuk undangan pernikahan, kalender, poster, t-shirt, blocknote, bahkan sajak-sajak Sapardi telah dimusikalisasi dan diadopsi menjadi film.

Sapardi Djoko Damono memperoleh Habibie Award tahun ini untuk bidang Kebudayaan.


Sumber: www.beritasatu.com, "Empat Ilmuwan Raih Habibie Award 2016"
Read More
Biografi László Bíró - Penemu Ballpoint (Pulpen) Modern

Biografi László Bíró - Penemu Ballpoint (Pulpen) Modern

Biodata László Bíró
  • Lahir: László József Bíró, 29 September 1899 Budapest, Austria-Hongaria
  • Meninggal : 24 Oktober 1985 Buenos Aires, Argentina
  • Kebangsaan: Hongaria
  • Nama lain: Ladislas Jozsef Biro ; Ladislao José Biro
  • Kewarganegaraan: Hongaria, Argentina
  • Dikenal karena: Penemu pulpen modern
  • Agama: Yahudi
  • Pasangan: Elsa Schick
  • Anak: Mariana
  • Orang tua: Mózes Mátyás Schweiger (ayah) ; Janka Ullmann (ibu)

László József Bíró (bahasa Hongaria: Bíró László József, bahasa Spanyol: Ladislao Biro) adalah penemu pulpen modern. Produksi pulpen pertamanya ditampilkan pada suatu pameran internasional di Budapest, Hongaria pada tahun 1931. Ciptaan ini dipatenkan di Paris pada 15 Juli 1938.


Biografi

László József Bíró lahir di Budapest (Austria-Hongaria) pada 29 September 1899, Ia terlahir dari keluarga Yahudi, Mózes Mátyás Schweiger (ayah) dan Janka Ullmann (ibu). Ia kemudian bekerja sebagai wartawan. Sebagai seorang wartawan, ia mengamati bahwa tinta yang digunakan pada surat kabar dapat kering dengan cepat, sehingga kertas menjadi kering dan bebas dari kotoran karena tinta. Uji coba jenis tinta yang sama pada fountain pen (pena dengan tinta encer) ternyata gagal karena tinta tersebut tidak mau mengalir ke ujung pena karena masih terlalu pekat untuk pipa kapiler pena.

Bersama saudara lelakinya György atau George, seorang kimiawan, dia mengembangkan ujung pen yang baru berupa sebuah bola yang dapat berputar dengan bebas pada sebuah lubang. Saat berputar, bola tersebut akan mengambil tinta dari sebuah kartrij, tinta membasahi bola kecil yang mengalir secara kapiler dan dengan bantuan gravitasi. dan kemudian menggelinding agar melekatkannya pada kertas. Karena bola kecil itulah maka pena baru itu dinamakan ball point pen atau yang lazim dikenal dengan nama bolpoin. Rancangan ini kemudian dipatenkan di Argentina pada 10 Juni 1943 dan dijual dengan merek Birome, yang masih bertahan hingga saat ini.


Paten

Pada tahun 1943, Bíró dan György pindah ke Argentina setelah negara asalnya diduduki oleh kelompok Nazi. Pada tanggal 10 Juni di tahun tersebut, mereka mengklaim paten instrumen menulis yang diterbitkan Amerika Serikat sebagai US Patent 2,390,636, dan membentuk kelompok Biro Pens of Argentina (dalam hal ini Biro adalah nama lain dari birome, istilah Argentina untuk pulpen). Di Britania Raya, produksi massal pulpen seperti ini dipakai untuk awak Angkatan Udara Britania Raya, karena desain pulpen ini dianggap lebih baik untuk dipakai selama terbang di udara dibandingkan pulpen encer konvensional.

Pada tahun 1945, Marcel Bich membeli hak paten pulpen dari Bíró dan menjadikannya salah satu benda yang diproduksi perusahaan Société Bic miliknya.


Kehidupan pribadi

László Bíró  menikah dengan Elsa Schick dan memiliki seorang anak yang bernama Mariana. László Bíró meninggal di Buenos Aires pada 24 November 1985 pada umur 86 tahun. Negara ini pun menjadikan hari lahirnya sebagai Hari Penemu di negara tersebut.

Sumber: Wikipedia
Read More
Sejarah Catur dan Penemunya

Sejarah Catur dan Penemunya

Bidak Catur
Catur adalah permainan pikiran dengan strategi yang dimainkan oleh dua orang. Pemainnya disebut Pecatur, yakni orang yang memainkan catur, baik dalam pertandingan satu lawan satu maupun satu melawan banyak orang (dalam keadaan informal).

Istilah Kata catur diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti "empat". Namun kata ini sebenarnya merupakan singkatan dari caturangga yang berarti empat sudut. Di India kuno permainan catur memang dimainkan oleh empat peserta yang berada di empat sudut yang berbeda. Hal ini lain dari permain catur modern di mana pesertanya hanya dua orang saja.

Kemudian kata caturangga ini diserap dalam bahasa Persia menjadi shatranj. Kata chess dalam bahasa Inggris diambil dari bahasa Persia shah yang artinya adalah raja.


Sejarah 

Hingga sat ini terdapat perdebatan tentang dari negara mana asal permainan catur ini. Namun menurut H. J. R. Murray, penulis buku History of Chess (1913), catur berasal dari India dan mulai ada pada abad ke-6. Di sana catur dikenal dengan nama chaturanga, yang artinya empat unsur yang terpisah. Awalnya, buah catur memang hanya empat jenis. Menurut mistisisme India kuno, catur dianggap mewakili alam semesta ini, sehingga sering dihubungkan dengan empat unsur kehidupan, yaitu api, udara, tanah dan air karena dalam permainannya, catur menyimbolkan cara-cara hidup manusia.

Dalam permainannya, catur mengandalkan analisa dan ketajaman otak pemain, disertai keterampilan strategi dalam menentukan langkah, rencana, risiko, dan menentukan kapan harus berkorban agar menang.

Bantahan datang dari seseorang yang banyak mempelajari sejarah catur yakni Muhammad Ismail Sloan. Menurut Sloan, jika catur ditemukan di India, seharusnya permainan itu disebut-sebut dalam literatur-literatur Sanskrit. Kenyataannya, tak ada satu pun literatur Sanskrit di India yang menyebutkan soal permainan catur sebelum abad ke-6. Sebaliknya, para pujangga Cina sudah menyebutkan permainan ini salam syair-syair mereka, 800 tahun sebelumnya.

Jadi, menurut Ismail Sloan, di Cinalah catur pertama kali dimainkan. Tapi pada waktu itu bentuk arena caturnya tidak kotak-kotak, melainkan bulat-bulat. Buah caturnya juga hanya terdiri atas empat jenis, yaitu raja, benteng, ksatria (kuda), dan uskup (gajah).

Baru pada abad ke-6, catur dibawa orang Islam dari India dan Persia ke seluruh penjuru dunia. Konon, di zaman kekhalifahan Ali bin Abu Tholib, catur merupakan permainan yang populer dimainkan. Bahkan mungkin juga oleh Khalifah Ali sendiri. Ada pula yang menyebutkan bahwa panglima perang Nabi Muhammad, Khalid bin Walid juga menggemari catur. Barangkali ini ada hubungannya dengan kelihayannya mengatur strategi perang.

Adapula seorang sahabat Nabi yang terkenal bisa bermain blindfold (catur buta, bermain tanpa melihat papan catur) namanya adalah yaitu Said bin Jubair yang terkenal. Di zaman kekhalifahan Islam berikutnya, seperti Khalifah Harun Al-Rasyid pun diketahui pernah menghadiahkan sebuah papan catur kepada seorang raja di Eropa, pendiri dinasti Carolia, yaitu Charlemagne.

Pada abad ke-8 ketika bangsa Moor menyebarkan Islam ke Spanyol, catur mulai menyebar ke daratan Eropa hingga sampai di jerman, Italia, Belanda, Inggris, Irlandia, dan Rusia. Di Nusantara, olahraga otak ini dibawa oleh bangsa Belanda pada waktu penjajahan dulu. Awalnya, hanya orang Belanda yang bermain catur, tapi menjelang kemerdekaan, mulailah banyak pribumi yang memainkannya.

Dalam sejarah catur bangsa Eropa telah banyak mengembangkan permainan catur ini, antara lain dengan membuat papan caturnya berwarna hitam dan putih. Ini terjadi kira-kira abad-10. Sebelumnya, kotak-kotak itu berwarna sama. Malah sering orang membuat arena permainan catur ini di atas pasir atau di mana saja yang bisa diberi garis. Dari Eropa ini juga dibuat peraturan bahwa pion boleh maju dua kotak pada langkah pertama dan menteri (ratu) boleh bergerak lebih leluasa baik maju ke depan maupun diagonal.

Perlahan catur mengalami perkembangan. Dari nama, bentuk, serta peraturan permainannya. Kesemuanya itu mewakili simbol perubahan peradaban. (Berbagai sumber)
Read More
Sejarah Tenis meja Dunia

Sejarah Tenis meja Dunia

Bat dan bola pingpong
Bat dan bola pingpong
Tenis meja, atau ping pong (sebuah merek dagang), adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan. Di Republik Rakyat Tiongkok, nama resmi olahraga ini ialah "bola ping pong" (Tionghoa : 乒乓球; Pinyin : pīngpāng qiú). Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut bet, sebuah bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja. Induk Olahraga tenis meja di Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) dan di dunia adalah ITTF (International Table Tennis Federation) yang anggotanya mencapai 217 negara dan PTMSI tercatat sebagai Anggota ITTF sejak tahun 1961.


Sejarah

Tenis meja dibuat di Inggris sekitar abad ke-19, di mana dimainkan oleh orang kelas atas sebagai permainan indoor setelah makan malam. Tenis meja mempunyai beberapa nama, salah satunya "whiff-whaff", dan disarankan bahwa permainannya pertama kali dikembangkan oleh tentara Inggris di India atau Afrika Selatan, di mana mereka membawanya kembali ke Inggris.
Sebaris buku disusun ditengah meja sebagai net, di mana dua bukunya berfungsi untuk memukul bola golf. Nama "ping-pong" digunakan hampir semua negara sebelum perusahaan Inggris J. Jaques & Son Ltd menjadikannya merek dagang pada tahun 1901. Nama "ping-pong" kemudian lebih digunakan untuk permainan yang dimainkan peralatan Jaques, dengan perusahaan lain menyebutnya tenis meja. Situasi yang sama terjadi juga di Amerika Serikat, di mana Jaques menjual hak nama "ping-pong" kepada Parker Brothers. Parker Brothers lalu menjadikannya merek dagang tahun 1920-an, membuat organisasi lainnya mengubah nama menjadi "tenis meja" dibanding menggunakan nama yang lebih umum, namun dengan merek dagang.

Inovasi besar berikutnya dilakukan oleh James W.Gibb, pencinta tenis meja, yang menemukan bola seluloid dalam perjalanan menuju AS tahun 1901 dan menurutnya cocok untuk permainan. Ini diikuti E.C. Goode yang, pada tahun yang sama, menciptakan versi modern dari raket dengan memasang selembar karet yang diberi bintik, ke kayu yang sudah diasah.

Tenis meja mulai terkenal pada tahun 1901 disebabkan turnamen yang dibuat, buku yang menuliskan tentang tenis meja, dan kejuaraan dunia tidak resmi pada tahun 1902. Pada awal 1900an, permainan ini dilarang di Russia karena penguasa pada masa itu percaya bahwa memainkan tenis meja memiliki efek yang buruk pada penglihatan pemain.

Tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja (TTA) dibuat di Inggris, dan diikuti Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) pada tahun 1926. London menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia resmi pertama tahun 1926. Tahun 1933, Asosiasi Tenis Meja Amerika Serikat, sekarang disebut, Tenis Meja Amerika, dibentuk.

Tahun 1930, Edgar Snow berkomentar di Red Star Over China bahwa pihak Komunis di Perang Saudara China mempunyai "hasrat untuk Tenis Meja asal Inggris" yang menurutnya "ganjil".

Tahun 1950an, raket yang menggunakan lembaran karet digabung dengan lapaisan spons di dasarnya mengubah permainan secara dramatis, meningkatkan kecepatan dan perputaran bola. Ini diperkenalkan perusahaan alat olahraga Inggris S.W. Hancock Ltd. Penggunaan lem cepat dapat meningkatkan kecepatan dan perputaran lebih jauh, yang menghasilkan perubahan peralatan untuk "menurunkan kecepatan permainannya". Tenis meja diperkenalkan sebagai cabang Olimpiade pada tahun 1988. (Sumber: Wikipedia)
Read More
Sejarah dan Asal mula permainan Tenis Lapangan

Sejarah dan Asal mula permainan Tenis Lapangan

Tenis Lapangan
Tenis adalah olahraga yang biasanya dimainkan antara dua pemain atau antara dua pasangan masing-masing dua pemain. Setiap pemain menggunakan raket untuk memukul bola karet. Tujuan permainan adalah memainkan bola dengan cara tertentu sehingga pemain lawan tidak dapat mengembalikan bola tersebut.


Sejarah

Cikal bakal

Asal mula pertama tenis masih merupakan perdebatan. Beberapa pendapat meyakini bahwa Mesir, Yunani, dan Romawi kuno telah memainkan suatu permainan yang menjadi cikal bakal tenis. Gambar atau pernyataan mengenai permainan yang menyerupai tenis tersebut belum pernah ditemukan, tetapi beberapa kata bahasa Arab yang berasal dari masa Mesir kuno dinyatakan sebagai bukti. Teori-teori tersebut menyatakan bahwa kata tenis berasal dari nama sebuah kota Mesir, Tinnis, yang terletak di tepi sungai Nil dan kata raket dikembangkan dari kata bahasa Arab untuk telapak tangan, yaitu rahat.

Sebagian besar sejarawan meyakini asal mula tenis adalah permainan kuno yang dimainkan di bagian utara Perancis pada abad ke-12. Permainan itu dilakukan dengan memukul bola menggunakan telapak tangan. Louis X dari Perancis adalah salah satu penyuka permainan jeu de paume, (“permainan telapak tangan”), yang nantinya berkembang menjadi tenis, dan ia tercatat menjadi orang yang membangun lapangan tenis di dalam ruangan menurut gaya modern. Louis tidak menyukai bermain tenis di lapangan terbuka dan memerintahkan pembuatan lapangan tertutup di dalam ruangan di Paris "sekitar akhir abad ke-13". Sayangnya, pada Juni 1316 di Vincennes, Val-de-Marne, dan setelah satu permainan khusus yang melelahkan, Louis meminum sejumlah besar anggur dingin dan kemudian meninggal akibat radang paru-paru atau pleuritis, meskipun ada juga dugaan keracunan. Karena kematiannya tersebut, Louis X menjadi pemain tenis pertama yang namanya dicatat dalam sejarah.

Raket mulai digunakan pada abad ke-16 dan permainannya mulai disebut "tenis", yang berasal dari istilah dalam bahasa Perancis lama tenez, yang dapat diartikan "tahan!", "terima!", atau "ambil!", suatu interjeksi yang digunakan oleh pemain yang melakukan service ditujukan pada lawannya. Permainan tersebut populer di Inggris dan Perancis, meskipun permainan tersebut hanya dimainkan di dalam ruangan dan bola sewaktu-waktu dapat keluar melewati tembok.


Asal mula permainan modern

Pada abad 19 barulah tenis dimunculkan kembali oleh para bangsawan Inggris dengan membangun fasilitas-fasilitas country club atau lapangan tenis di rumahnya yang besar. Karena pada waktu itu tenis populer dimainkan di halaman rumput, maka terkenal dengan sebutan ‘Lawn Tennis’ atau tenis lapangan rumput. Pada masa ini juga mulai muncul bola dari karet vulkanisir yang pada waktu itu dianggap dapat mengurangi rusaknya rumput di lapangan tanpa mengurangi elastisitas dari bola itu sendiri.

Sebutan Lawn Tennis berasal dari seorang Inggris bernama Arthur Balfour. Sejak ditemukannya lawn tennis, orang mulai bereksperimen dengan memainkannya di permukaan lain seperti clay court (tanah liat) dan hard court (semen). Menggeliatnya permainan tenis ternyata mampu menggeser permainan Croquet sebagai olahraga musim panas. Puncaknya terjadi pada tahun 1869 ketika salah satu klub croquet ternama di Inggris, All England Croquet Club, tidak berhasil menarik banyak peminat dan mencoba untuk memasukan tenis sebagai olahraga lainnya. Hasilnya klub ini sangat sukses menarik peminat terutama pada permainan Tenis tersebut hingga pada tahun 1877 mengganti namanya menjadi ‘All Engand Croquet and Lawn Tennis Club’. Sejarah ini berlanjut ketika lokasi klub yang bertempat di Wimbledon terjadi kenaikan sewa tanah yang memaksa klub untuk mendapatkan dana lebih dari biasanya. Oleh karena itu klub mengadakan turnamen tenis pertama di Wimbledon dengan membentuk sebuah panitia untuk mengadakan pertandingan dan membuat peraturan yang baku dalam permainan ini. Turnamen tersebut diikuti oleh 20 peserta dengan penonton sekitar 200 orang dan ini merupakan cikal bakal turnamen Wimbledon yang merupakan salah satu turnamen grand slam tenis bergengsi di dunia.

Terdapat berbagai jenis permainan yang menggunakan raket yang dimainkan dewasa ini dan tenis merupakan salah satu permainan yang paling disukai. Menurut beberapa catatan sejarah, permainan menggunakan bola dan raket sudah dimainkan sejak sebelum Masehi, yaitu di Mesir dan Yunani. Pada abad ke-11 sejenis permainan yang disebut jeu de paume, yang menyerupai permainan tenis kini, telah dimainkan untuk pertama kali di sebuah kawasan di Perancis. Bola yang digunakan dibalut dengan benang berbulu sedangkan pemukulnya hanyalah tangan.

Permainan ini kemudian diperkenalkan ke Italia dan Inggris pada abad ke-13 dan mendapat sambutan hangat dalam waktu yang singkat. Banyak peminatnya ternyata di antara rakyat setempat terhadap permainan ini. Sejak itu perkembangan tenis terus meningkat ke negara-negara Eropa yang lain.

Raket bersenar diperkenalkan pertama kali pada abad ke-15 oleh Antonio da Scalo, seorang pastur berbangsa Italia. Ia menulis aturan umum bagi semua permainan yang menggunakan bola, termasuk tenis. Majalah Inggris "Sporting Magazine" menamakan permainan ini sebagai 'tenis lapangan' (lawn tennis). Dalam buku "Book of Games And Sports", yang diterbitkan dalam tahun 1801, disebut sebagai "tenis panjang". Tenis pada mulanya merupakan permainan masyarakat kelas atas. Tenis lapangan rumput yang terkenal pada zaman Ratu Victoria lalu ditiru oleh golongan menengah, yang menjadikannya sebagai permainan biasa.

Klub tenis pertama yang didirikan adalah Leamington di Perancis oleh J.B. Perera, Harry Gem, Dr. Frederick Haynes, dan Dr. Arthur Tompkins pada tahun 1872. Pada masa itu, tenis disebut sebagai pelota atau lawn rackets. Dalam tahun 1874 permainan tenis telah pertama kali dimainkan di Amerika Serikat oleh Dr. James Dwight dan F.R. Sears. Sementara itu, All England Croquet Club pun telah didirikan pada tahun 1868. Dua tahun setelah itu dibukalah kantornya di Jalan Worple, Wimbledon. Pada tahun 1875, klub ini juga bersedia memperuntukkan sebagian dari lahannya untuk permainan tenis dan badminton. Sehubungan dengan itu, peraturan permainan tenis lapangan rumput ditulis. Amerika Serikat mendirikan klub tenis yang pertama di Staten Island. Bermula dari situlah, permainan tenis di Amerika Serikat berkembang dengan pesat sekali. Dari sana lahir banyak pemain tenis tangguh yang menguasai percaturan tenis tingkat dunia.

Kejuaraan tenis pertama bermula tahun 1877.  (sumberhttps://id.wikipedia.org/wiki/Tenis)
Read More
George Hancock - Penemu Olah Raga Sofball

George Hancock - Penemu Olah Raga Sofball

Lapangan Sofball
Lapangan Sofball
Sofbol atau dikenal dengan softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari dua tim. Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago pada tahun 1887. Sofbol merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol atau hardball. Bola sofbol saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemain lawan, yaitu pemukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defensif) dan tim yang memukul (ofensif). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plate.

George Hancock adalah reporter Chicago Board of Trade. Menemukan permainan sofbol pada tahun 1887. Permainan pertama dimainkan di dalam ruangan, di dalam gedung olahraga Farragut Boat club. Seseorang menemukan sarung tinju kemudian dilemparakan ke orang lain. Dengan reflek seseorang yang lain mengambil pemukul dan memukulnya. Hancock berteriak "Play Ball". Maka dibagilah 2 tim yang dilakukan seperti bisbol. Menggunakan sapu sebagai pemukul dan bolanya adalah sarung tinju yang diikatkan seperti bola.


Sejarah permainan Sofball

Permainan sofbol bermula di Amerika Serikat, yang diciptakan di Gedung Olah Raga Farragut Boat Club Chicago, Illinois pada 16 September 1887 secara tidak sengaja oleh George Hancock.

Awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat. Setelah skor akhir diumumkan yaitu kemenangan Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard. Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu. Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Dia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi. Dia mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan bisbol.

Sebagai pemukul digunakanlah sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-40. Semenjak itu permainan bisbol versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball. ‎ Karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama sofbol sebelumnya menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground ball.

Di awal abad ke-20 sofbol mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini (National Amateur Playground Ball Association of the United States) mengatur olah raga ini untuk dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) meminta komisi untuk menstandardisasi olah raga ini, dan tahun 1926 nama "softball" digunakan walaupun belum diresmikan.

Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) di mana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada saat itu adalah J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi industri di wilayahnya.

Sejak tahun 1933 “softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934, pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standardisasi peraturan sofbol. Sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946, di mana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh dinamakan “shortfielder” pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar yang menjelalajah di belakang dalam. Tahun 1950 jarak antara pitcher’s plate dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki (13.114 meter).

Dilihat dari segi partisipan, sofbol telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria , dapat memainkannya. Lebih jauh pria di luar usia atlet dapat memainkan sebagai kegiatan di luar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam bisbol.

Pada tahun 1960an, sebagian dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun. Ini tidak termasuk anggota pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara lain sofbol juga menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun muda.

Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto's Tip Top Tailors, memenangi kejuaraan internasional yang dilakukan secara berkala oleh Asosiasi Sofbol Amatir dan merupakan kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera. Diadakan tahun 1966 dibawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional (International Softball Federation). Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965.

Sumber: id.wikipedia.org
Read More
Muhammad Rizqy Fauzan - Penemu Drone Tanpa Baling-Baling Pertama Di Dunia

Muhammad Rizqy Fauzan - Penemu Drone Tanpa Baling-Baling Pertama Di Dunia

Drone Tanpa Baling-Baling
Drone (gambar ilustrasi)
Muhammad Rizqy Fauzan adalah remaja berusia 18 tahun lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) 26 Jakarta yang telah menemukan teknologi Drone tanpa baling-baling yang merupakan pertama kali di dunia.

Menurut remaja yang akrab dipanggil Fauzan ini, untuk mewujudkan drone tanpa baling-baling tersebut, ia mengaku terinspirasi dari konsep "Dyson Air Multiplier". Konsep ini memungkinkan udara dapat tersedot tanpa perlu bantuan baling-baling.

(Baca Juga: "Penemuan Drone - Pesawat Tanpa Awak")

"Simpelnya, udara diambil dari bawah melalui sebuah tabung. Lalu dialirkan ke empat lubang yang berfungsi menerbangkan drone. Hal ini juga berkaitan dengan hukum fisika Bernoulli," ujarnya penuh semangat di Jakarta, Minggu (14/8/2016), seperti dikutip Okezone.

Penjelasan Hukum Bernoulli:Peningkatan kecepatan pada suatu aliran zat cair atau gas akan mengakibatkan penurunan tekanan pada zat cair atau gas tersebut. Hukum itulah yang coba diterapkan olehnya di dalam drone ciptaannya. 

Rizqy telah melakukan percobaan Drone tersebut di area software dan kini sedang mengurus hak patennya.

“Saya masih cari material terbaik agar drone ini dapat lancar terbang di langit. Saya juga sedang mengurus patennya,” terangnya.


Prinsip kerja Drone Tanpa Baling-Baling

Drone Tanpa Baling-Baling buatan Fauzan yang diberi nama Bladeless Drone atau F-Copter tersebut merupakan drone pertama tanpa menggunakan baling-baling. Selain baling-baling, ia juga turut membuang komponen seperti ESC, motor driver, dan motor DC sehingga bisa menghemat bahan bakar dan lebih ringan.

Agar Drone buatannya dapat melayang di udara, Fauzan mengatakan bahwa drone miliknya tersebut menggunakan teknik air pressure untuk memancing udara di atas drone agar mengalir ke bawah melalui frame yang didesain sedemikian rupa. Sedangkan untuk menghasilkan tekan udara ia menggunakan kompresor mini yang dinamakan pneumatic speed, dan pneumatic turbin yang diletakkan di bagian dalam drone.

Fauzan mengatakan bahwa selama ini ia masih menggunakan mesin yang diimpor, sementara komponen lainnya seperti rangka dan bagian lainnya ia buat sendiri menggunakan mesin cetak 3D.

Dalam mengerjakan proyeknya tersebut, anak kedua dari empat bersaudara ini mengaku telah menghabiskan waktu kurang lebih selama bulan dengan  besaran biaya sekira Rp5 jutaan. Meskipun begitu, saat ini drone miliknya itu masih belum bisa melakukan penerbangan karena masih belum dalam tahap final.

Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat kendala pada mesin cetak 3D miliknya sehingga beberapa komponen masih belum jadi dibuat.


Sumber Inspirasi 

Muhammad Rizqy Fauzan mengatakan bahwa dirinya sangat terinspirasi oleh sosok Mantan Presiden RI keempat yakni Bacharudin Jusuf Habibie. Oleh karena itu ia bercita-cita ingin menjadi seorang ilmuwan yang dapat dikenang seperti sosok Habibie.

Menurut Fauzan, perjuangan Habibie dalam menuntut ilmu di Eropa sana sangat menginspirasi dirinya, meskipun sempat diianggap remeh oleh orang Eropa.

Saat ini dia baru saja lulus dari sekolah menengah kejuruan dan berniat untuk mengembangkan drone buatannya tersebut. Semasa di bangku sekolah, dia pernah mengikuti kejuaraan lomba coding dengan menyabet juara pertama dan menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ajang Maker Faire 2016 di Singapura.

Dia berharap bisa melanjutkan studi di Singapore University of Technology and Design yang merupakan impiannya selama ini.


Sumber:
  • http://techno.okezone.com/read/2016/08/14/56/1463295/karya-anak-bangsa-drone-tanpa-baling-baling-pertama-di-dunia
  • https://www.babatpost.com/2016/08/18/28165-muhammad-rizqy-fauzan-si-pencipta-drone-tanpa-baling-baling.html
  • http://techno.okezone.com/read/2016/08/16/56/1465487/cara-kerja-drone-tanpa-baling-baling-karya-anak-bangsa
  • http://techno.okezone.com/read/2016/08/16/56/1465406/sosok-di-balik-drone-tanpa-baling-baling
Read More
Penemu dan Sejarah Permainan Bola Kasti

Penemu dan Sejarah Permainan Bola Kasti

 Kasti
Dalam sejarahnya, permainan Kasti telah dimainkan di Inggris sejak zaman Tudor pada tahun 1744 di Pretty little Pocket-Book yang saat itu disebut " lingkungan " oleh John Newbery.

Pada tahun 1828, William Clarke di London menerbitkan edisi kedua dari buku The Boy, yang meliputi aturan Kasti yang dicetak pertama di Inggris.

Tahun berikutnya, buku ini diterbitkan di Boston, Massachusetts yang pertama membuat aturan nasional yang diformalkan disusun oleh Athletic Association Gaelic (GAA) di Irlandia pada tahun 1884. Game ini masih diatur oleh GAA di Irlandia. Di Inggris diatur oleh Inggris, Rounders yang dibentuk pada tahun 1943.

Sementara dua asosiasi yang berbeda, berbagi elemen permainan dan budaya yang sama. Kompetisi ini diselenggarakan antara tim dari kedua tradisi, dengan permainan yang dilakukan bergantian antara kode dan satu versi yang dimainkan di pagi hari dan satu lagi di sore hari.

Dinasti Tudor adalah dinasti raja dan ratu di Inggris. Garis penguasa ini dimulai pada tahun 1485, ketika Henry VII mengalahkan Richard III pada Pertempuran Bosworth. Henry diterima sebagai raja sesungguhnya.

Setelah aturan formal Kasti di Irlandia, Asosiasi didirikan di Liverpool dan Skotlandia di pertandingan 1889. Baik 'New York' dan 'permainan' versi Massachusetts bisbol sekarang mati, softball, serta berbagi akar sejarah yang sama sebagai Kasti dan memiliki kesamaan dengan versi GAA. Kasti tidak berhubungan dengan Inggris Raya, yang masih bermain di Liverpool, Cardiff dan Newport.

Meskipun Kasti diasumsikan lebih tua dari bisbol, referensi sastra untuk bentuk awal utama 'bola' di pra-Inggris Raya. Permainan ini sekarang dimainkan hingga tingkat internasional.


Kasti modern

Kasti atau Gebokan merupakan sejenis olahraga bola. Permainan yang dilakukan 2 kelompok ini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola adalah kelompok yang memenangkan permainan. Pada awal permainan, ditentukan dahulu kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar dengan suit. Kelompok yang menjadi penjaga harus segera menangkap bola secepatnya setelah tumpukan batu roboh oleh kelompok yang dikejar. Apabila bola berhasil menyentuh lawan, maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu. Kerjasama antaranggota kelompok sangat dibutuhkan seperti halnya olahraga sofbol atau bisbol.

Versi lain permainan kasti yang banyak dimainkan anak anak sekolah dasar: pemain dibagi dua regu, salah satu mendapat giliran jaga dan satu regu lagi mendapat giliran untuk memukul. Disediakan beberapa pos yang ditandai dengan tiang dimana pemain serang (yang mendapat giliran pukul) tak boleh di"gebok" atau dilempar dengan bola. Pemain serang bergiliran memukul bola yang diumpan oleh salah seorang pemain jaga. Pemain jaga berjaga dilapangan untuk mencoba menangkap pukulan pemain serang. Ketika bola terpukul pemain serang berlari ke pos berikut atau "pulang" ke "rumah" yang dibatasi dengan sebuah garis. Kalau pemain yang sedang lari menuju pos atau pulang dapat di"gebok" dia dinyatakan mati dan kedua regu berganti - regu serang jadi regu jaga dan sebaliknya. Pemain serang yang berhasil pulang mendapat satu angka. Regu yang mendapat angka terbanyak ketika pertandingan berakhir dinyatakan menang. Permainan ini memang menggunakan gerak dasar berlari, memukul bola dengan sebuah tongkat, menangkap dan melempar. Terdiri dari 2 base dengan jarak minimal 20 meter.

Sumber: Wikipedia
Read More
Sejarah Olahraga Hoki di Dunia

Sejarah Olahraga Hoki di Dunia

Hoki
Hoki Lapangan
Belum dapat dipastikan dari mana asal Olahraga ini, karena terdapat dua tempat sumber asal-usul olahraga permainan Hockey, yaitu Persia Kuno dan Mesir Kuno. Ini dapat dilihat dari relief adegan permainanan stik dengan bola yang terdapat pada tembok kuburan di Lembah Raja dekat Bani Hasan di Mesir Kuno.

Masa kini di berbagai tempat terpencil di Mesir, permainan kuno ini masih dimainkan, dengan menggunakan stik dari pelapah palem dan bola keras, nama permainan ini yaitu hoksa.

Dari Mesir, hoksa menyebar ke suku Arab dan bagian lain Afrika Utara, serta mungkin melalui Kreta ke Yunani. Suku Arab menyebutnya dahwa dan dimainkan dengan bola kayu. Suku Bahuka di Afrika menyebutnya thepu dan dimainkan dengan bola karet.


Hoki Modern

Inggris adalah negara yang mendapat kehormatan sebagai tempat lahirnya hoki modern. Pada tahun 1800 sebuah almanak mencatat adanya permainan ini dan namanya  pun sudah hockey. Dapat diartikan bahwa hockey mungkin berasal dari kata hook (bagian stick yang bengkok).

Induk organisasi hoki pertama terbentuk tahun 1886 di Inggris dengan nama English Hockey Association. Sejak sekitar tahun 1890 hoki menyebar ke daratan Eropa. Tiap Negara menyusun peraturan permainan nasionalnya sendiri, walaupuin intinya diambil dari peraturan permainan IHB tersebut.
Read More
Sejarah Dan Perkembangan Olahraga Golf

Sejarah Dan Perkembangan Olahraga Golf

Kaisar Xuande dari Dinasti Ming (r. 1425–1435)
Kaisar Xuande dari Dinasti Ming (r. 1425–1435)
Golf adalah permainan luar ruang yang dimainkan secara perorangan atau tim yang berlomba memasukkan bola ke dalam lubang-lubang yang ada di lapangan dengan jumlah pukulan tersedikit mungkin. Bola golf dipukul dengan menggunakan satu set tongkat pemukul yang disebut klab (stik golf). Golf adalah salah satu dari permainan yang tidak memiliki lapangan permainan yang standar, melainkan dimainkan di padang golf yang masing-masing memiliki desain unik, dan biasanya terdiri dari 9 atau 18 hole (lubang). Aturan utama dalam golf adalah "memainkan sebuah bola dengan stik golf dari daerah tee (teeing ground) ke dalam lubang dengan satu pukulan atau beberapa pukulan berikutnya sesuai dengan Aturan". 

Sejarah golf dimulai dengan asal usul yang kurang jelas, namun berbagai kalangan umumnya setuju dengan teori olahraga golf berasal dari Skotlandia sekitar tahun 1100-an. Penggembala Skotlandia memukul-mukul batu kecil hingga masuk ke lubang sarang kelinci di tempat yang sekarang menjadi The Royal and Ancient Golf Club of St Andrews.

Kata golf pertama kali disebut dalam undang-undang yang disahkan Parlemen Skotlandia pada tahun 1457 tentang permainan terlarang seperti gouf, dengan alasan mengganggu latihan militer dalam perang melawan Inggris. Kata golf kemungkinan berasal dari bahasa Skotlandia, goulf (dan variasi ejaannya) yang berarti memukul. Sebelumnya pada 1452, Raja James II mengeluarkan larangan bermain golf karena pasukannya jadi malas berlatih memanah.

Permainan seperti golf pernah dimainkan pada 26 Februari 1297 di Belanda, tepatnya di kota Loenen aan de Vecht. Orang Belanda bermain dengan tongkat dan bola kulit. Pemenangnya adalah pemain yang terbanyak mengenai sasaran dengan bola. Sasaran berada di tempat yang terpisah beberapa ratus meter. Permainan memasukkan bola ke lubang dengan "stik golf" sebagai pemukul juga sudah dimainkan pada abad ke-17 di Belanda, dan jauh lebih awal dari golf yang dimainkan orang Skotlandia. Selain itu masih terdapat banyak lagi dokumen yang menceritakan tentang permainan mirip golf di berbagai tempat di benua Eropa.

Pada bulan April 2005, bukti-bukti baru menghidupkan kembali debat tentang asal usul golf. Bukti mutakhir dari laporan Profesor Ling Hongling dari Universitas Lanzhou menunjukkan permainan serupa golf yang dikenal orang sekarang, telah dimainkan di Cina pada era Dinasti Tang Selatan, sekitar 500 tahun sebelum golf disebut-sebut untuk pertama kali di Skotlandia. Catatan Dōngxuān (bahasa Tionghoa: 東軒錄) yang ditulis Wei Tai dari Dinasti Song (960–1279) memuat penjelasan tentang permainan bernama chuiwan (捶丸; chui berarti memukul, dan wan berarti bola) dan juga melengkapinya dengan gambar-gambar tentang permainan tersebut. Orang Dinasti Song memainkannya dengan 10 jenis tongkat, di antaranya tongkat yang disebut cuanbang, pubang, dan shaobang. Ketiganya masing-masing dapat dibandingkan dengan driver, two-wood, dan three-wood. Tongkat permainan berhiaskan giok dan emas sehingga waktu itu golf mungkin cuma permainan orang kaya. Dalam arsip Cina ditulis tentang pejabat Dinasti Tang Selatan yang mengajari putrinya cara menggali lubang di tanah dan memasukkan bola ke dalamnya. Menurut Ling Hongling, golf diperkenalkan orang Mongolia ke Eropa dan lalu Skotlandia pada akhir abad pertengahan.

Menanggapi klaim golf berasal dari Cina, juru bicara Royal and Ancient Golf Club of St. Andrews berkata, "Permainan memakai stik dan bola sudah ada sejak berabad-abad lalu, namun golf seperti yang dikenal orang sekarang, yang dimainkan di 18 lubang, jelas-jelas berasal dari Skotlandia."

Permainan golf yang dikenal sekarang umumnya dianggap sebagai penemuan orang Skotlandia karena pada abad ke-15 sudah ada Undang-Undang Parlemen Skotlandia berisi larangan bermain gowf. Walaupun demikian, beberapa cendekiawan berpendapat undang-undang tersebut merujuk kepada permainan jenis lain yang lebih mirip shinty, hurling, atau hoki lapangan, dan bukan golf yang dikenal sekarang. Kata golf kemungkinan berasal dari pelafalan Skotlandia untuk kata kolf dalam bahasa Belanda yang berarti stik atau tongkat pemukul.

Fakta menunjukkan golf  "modern" berasal dan dikembangkan di Skotlandia. Padang golf permanen yang pertama juga berada di Skotlandia, begitu pula sistem keanggotaan di klub golf yang pertama. Peraturan tertulis pertama yang mengatur permainan golf juga berasal dari Skotlandia, dan juga padang golf 18 lubang yang pertama berada di Skotlandia. Turnamen golf resmi yang pertama dipertandingkan antarpegolf dari berbagai kota di Skotlandia. Tidak beberapa lama kemudian, permainan golf modern menyebar ke Inggris, dan kemudian ke seluruh dunia.

Padang golf tertua di dunia adalah lapangan golf bernama The Old Links di Musselburgh Racecourse. Lapangan golf yang berada di tepi laut disebut links karena berada di bukit-bukit berpasir yang menghubungkan daratan dan laut. Bukti tertulis menunjukan golf dimainkan di Musselburgh Links pada tahun 1672, walaupun Ratu Mary dari Skotlandia dilaporkan sudah bermain golf di sana pada tahun 1567. (Sumber: Wikipedia)
Read More
Penemu, Pencipta, dan Sejarah Baseball

Penemu, Pencipta, dan Sejarah Baseball

Sejarah bisbol di Amerika Serikat dapat ditelusuri pada abad ke-19, ketika pemain amatir memainkan pertandingan bisbol seperti oleh aturan informal mereka sendiri dengan menggunakan peralatan yang dibuat di rumah. Popularitas olahraga ini mengilhami klub bisbol nasional semipro pada 1860-an. Selama Perang Saudara beredar rumor bahwa Abner Doubleday lah yang memulai bisbol, tetapi dalam kenyataannya tidak seperti yang kita kenal, karena mungkin dokumentasi oleh Alexander Cartwright. Jawaban untuk pertanyaan siapa yang memulai bisbol masih belum terjawab dan kemungkinan akan tetap seperti itu.


Siapakah penemu Bisbol yang sebenarnya?

Penyebutan awal bisbol dikenal di Amerika Serikat adalah pada tahun 1791 Pittsfield, Massachusetts, peraturan yang melarang bermain game dalam waktu 80 yard (73 m) dari rumah pertemuan kota. Pada tahun 1903, berita olahraga Inggris menerbitkan sebuah artikel yang berspekulasi bahwa bisbol berasal dari permainan Inggris yang disebut rounders, dan telah dimainkan Henry Chadwick, asal di Inggris. Tapi Albert Spalding tidak setuju. Baseball, seperti yang dikatakan Spalding, secara fundamental merupakan olahraga Amerika dan dimulai di tanah Amerika.

Untuk menyelesaikan masalah ini, dua orang menunjuk sebuah komisi, yang dipimpin oleh Abraham Mills, presiden keempat Liga Nasional Baseball Klub Profesional. Komisi, yang juga termasuk enam eksekutif olahraga lainnya, bekerja selama tiga tahun, setelah itu menyatakan bahwa Abner Doubleday menemukan hobi nasional. Ini akan menjadi kejutan untuk Doubleday.

Almarhum Pahlawan Perang Saudara ini tidak pernah tahu bahwa ia telah menemukan bisbol. Tapi 15 tahun setelah kematiannya, ia disebut sebagai bapak dari permainan bisbol, kata sejarawan John Thorn.

Mitos tentang Doubleday sebagai pencipta permainan bisbol datang dari Insinyur pertambangan Colorado. Laporan lain sebagai referensi awal bahwa bola dasar secara teratur dimainkan pada hari Sabtu pada tahun 1823 di pinggiran kota New York City di daerah yang saat ini adalah Greenwich Village.

Tim pertama yang bermain bisbol di bawah aturan yang modern adalah New York Knickerbockers. Klub ini didirikan pada tanggal 23 September tahun 1845, sebagai klub sosial untuk kelas menengah ke atas dari New York City. Beberrapa Anggota klub ini adalah presiden Doc Adams dan Alexander Cartwright, merumuskan Aturan Knickerbocker, yang sebagian besar berurusan dengan masalah organisasi, serta tata aturan untuk bermain game.

Selanjutnya, Bisbol menjadi olahraga yang dilakukan secara tim dan populer di Amerika Utara, Amerika Latin, Karibia, dan Asia Timur. Di banyak negara, bisbol merupakan olahraga utama. Di Amerika Serikat, bisbol adalah pengisi waktu luang nasional (national pastime) karena sebagian orang Amerika Serikat menghabiskan banyak sekali waktu untuk bermain dan menonton pertandingan bisbol. Jumlah penonton yang datang ke stadion untuk menyaksikan Liga Baseball Amerika melebihi jumlah penonton olahraga jenis lainnya, tapi dikalahkan Sepak bola Amerika dalam jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan melalui televisi.


Profil Abner Doubleday

Abner Doubleday
Abner Doubleday
Abner Doubleday (26 Juni 1819 - 26 Januari 1893) adalah seorang  perwira karir Angkatan Darat Amerika Serikat dan Uni umum dalam Perang Saudara Amerika. Dia melepaskan tembakan pertama dalam membela Fort Sumter, pertempuran pembukaan perang, dan memiliki peran penting dalam pertempuran awal di Pertempuran Gettysburg.

Di San Francisco, setelah perang, ia memperoleh paten untuk mobil kereta api kabel. Dalam tahun-tahun terakhirnya di New Jersey, ia adalah seorang anggota terkemuka dan kemudian presiden Theosophical Society. Doubleday dikreditkan sebagai penemu bisbol, meskipun ini tampaknya tidak benar.

Meskipun Doubleday memiliki pengalaman dalam banyak pertempuran Perang Sipil penting, namun ia lebih banyak dikenang sebagai penemu permainan bisbol, di Elihu Phinney padang rumput sapi di Cooperstown, New York, pada tahun 1839.

Doubleday meninggal karena penyakit jantung. Tubuh Doubleday disemayamkan di negara bagian di Balai Kota New York dan kemudian dibawa ke Washington dengan kereta api dari Mendham Township, dan dimakamkan di Arlington National Cemetery di Arlington, Virginia.


Sumber:
Read More
Penemu GPS (Global Positioning System) - Roger Lee Easton, Bradford Parkinson, dan Ivan A. Getting

Penemu GPS (Global Positioning System) - Roger Lee Easton, Bradford Parkinson, dan Ivan A. Getting

Bila kita mengetikkan kata kunci "Penemu GPS" di Google, maka terdapat tiga nama yang ditampilkan yakni Ivan A. Getting, Bradford Parkinson, dan Roger L. Easton. hal itu tentu saja membuat kita bingung, siapa sebenarnya penemu GPS pertama kali? atau ketiga orang tersebut menemukannya secara bersamaan?

Dalam artikel saya di bawah ini akan dibahas tuntas siapa sebenarnya yang menemukan GPS, serta sejarah penemuannya.

Dikutip dari en.wikipedia.org, GPS ditemukan oleh tiga ilmuwan yakni Roger Lee Easton, Bradford Parkinson, dan Ivan A. Getting.


Roger Lee Easton

Roger Lee Easton
Roger Lee Easton
Roger Lee Easton (April 30, 1921 - 8 Mei 2014) adalah seorang ilmuwan / fisikawan Amerika yang merupakan penemu pokok dan desainer dari Global Positioning System (GPS).

George W. Bush memberikan penghargaan kepada Easton, National Medal of Technology untuk "prestasi perintis yang luas dalam pelacakan pesawat ruang angkasa, navigasi dan teknologi timing yang menyebabkan perkembangan NAVSTAR-Global Positioning System (GPS)" pada tahun 2006. The National Medal of Technology adalah gelar tertinggi yang diberikan untuk teknologi.

Pada tanggal 31 Maret 2010, Easton dilantik sebagi Penemu Nasional Hall of Fame dan diberi NIHF Medal of Honor untuk pengembangan Jangka waktu navigasi ( timation - US Patent 3789409) yang tersedia baik posisi yang akurat dan tepat waktu untuk terestrial berdasarkan pengamat, sebuah fondasi penting bagi global Positioning Systems kontemporer.

Selama karirnya di Naval Research Laboratory, Easton dianugerahi:
  • The Distinguished Civilian Service Award (1960)
  • The Institute of Navigation's Colonel Thomas L. Thurlow Navigation Award (1978)
  • The Naval Space Surveillance Center established the Roger L. Easton Science and Engineering Award (1991)
  • Inducted into the GPS Hall of Fame (1996)
  • Magellanic Premium (1997)
  • 12th Sheikh Salam Al-Ali Al-Sabah Informatics Badge of Honor from His Highness, the Amir of Kuwait, for Easton's role as the "Prime Inventor of GPS" (2013)

Bradford Parkinson

Bradford Parkinson
Bradford Parkinson
Bradford Parkinson (16 Februari 1935) adalah seorang insinyur dan penemu Amerika, dan kolonel terbaik Angkatan Udara Amerika Serikat yang dikenal sebagai bapak dari Global Positioning System.


NAVSTAR Project

Pada tahun 1973, sebagian berkat pengaruh mentornya, General William W. Dunn, Parkinson ditugaskan untuk program yang baru lahir dari Angkatan Udara disebut Project 621B. Program ini merupakan kolaborasi navigasi yang berfokus antara Aerospace Corporation dan Angkatan Udara, dengan sebagian besar teknologi yang dimiliki oleh Aerospace. Dia dengan cepat menjadi de facto manajer operasi dan direktur.

Ketika Parkinson mengambil alih 621B, program ini dalam tahap awal, dengan sebagian besar pekerjaan yang teoritis. Tanggung jawab Parkinson bergeser untuk mengelola program, dan memastikan bahwa Pentagon dan Kongres Amerika Serikat sepenuhnya mendukung inisiatif. Pada tahun 1978 pertama yang dikerjakan adalah prototipe dari sistem GPS diluncurkan. 621B dialihkan ke program NAVSTAR lebih besar, dan, daripada mengambil posisi administrasi di Pentagon, Parkinson memutuskan untuk pensiun dari Angkatan Udara.


Penemuan

Dimulai saat Sputnik diluncurkan pada tahun 1957, ada kesadaran di masyarakat aeronautika dan militer bahwa beberapa jenis sistem navigasi berbasis satelit adalah teknis layak - dan bahkan mungkin, dalam beberapa bentuk. Angkatan Laut Amerika Serikat bereksperimen dengan teknologi sejak dini, meluncurkan jaringan satelit navigasi bernama Transit di 1960. TRANSIT terutama digunakan untuk melacak ICBM pada kapal selam, dan terbatas pada dua dimensi. Selain itu, akurasi terbatas pada dua mil, yang pada waktu itu, dianggap dekat batas teoritis dari teknologi.

Sepanjang tahun 1960 Bradford bekerja terus pada satelit navigasi. Beberapa proyek tambahan diluncurkan di berbagai organisasi yang berbeda, termasuk Aerospace Corporation, non-profit R & D laboratorium di Amerika Serikat, Laboratorium Fisika Terapan, dan Naval Surface Weapons Pusat . Namun, setiap organisasi beroperasi secara independen, dan, mengingat pentingnya potensi teknologi militer, sejumlah proyek dirahasiakan. Selain itu, hasil awal dari pengujian akurasi tinggi yang mengecewakan. Pentagon skeptis publik dari sistem navigasi berbasis satelit, karena mereka percaya akurasi akan selalu terlalu miskin untuk menjadi nilai substansial.


Ivan Alexander Getting

Ivan Alexander Getting (18 Januari 1912 - 11 Oktober 2003) adalah seorang fisikawan dan insinyur listrik Amerika, dikreditkan sebagai pengembang Global Positioning

System (GPS). Dia adalah Pemimpin (yang lainnya adalah Louis Ridenour ) dari kelompok riset yang mengembangkan SCR-584, pelacakan microwave sistem kontrol api otomatis, yang memungkinkan senjata anti-pesawat untuk menghancurkan persentase yang signifikan dari V-1 bom terbang Jerman diluncurkan melawan London di akhir Perang Dunia Kedua .


Pengertian GPS

Sistem Pemosisi Global (bahasa Inggris: Global Positioning System (GPS)) adalah sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan (synchronization) sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah, dan waktu. Sistem yang serupa dengan GPS antara lain GLONASS Rusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India.


Sejarah GPS

Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS). Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini sekitar US$750 juta per tahun, termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan.

GPS Tracker atau sering disebut dengan GPS Tracking adalah teknologi AVL (Automated Vehicle Locater) yang memungkinkan pengguna untuk melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real-Time. GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah obyek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.

Pada dasarnya, bentuk sistem teknologi GPS sama dengan sistem navigasi radio pangkalan pusat, seperti LORAN dan Decca Navigator yang dikembangkan pada tahun 1940-an dan digunakan selama Perang Dunia II. Inspirasi pembuatan sistem GPS sebenarnya datang dari Uni Soviet yang pada saat itu, tahun 1957, meluncurkan satelit pertama mereka, Sputnik.

Sebuah tim ilmuwan AS yang dipimpin oleh Dr. Richard B. Kershner saat itu memonitor transmisi radio Sputnik. Mereka menemukan bahwa Efek Doppler berpengaruh pada transmisi radio, di mana sinyal frekuensi yang ditransmisi Sputnik sangat tinggi saat baru diluncurkan dan semakin rendah seiring dengan satelit menjauhi bumi. Mereka menyadari bahwa dengan mengetahui letak bujur lokasi mereka dengan tepat di peta dunia, mereka mampu melacak posisi satelit tersebut mengorbit berdasarkan tolak ukur penyimpangan Efek Doppler.

Transit, satelit sistem navigasi pertama yang digunakan oleh Angkatan Laut AS sukses diujicobakan pertama kali pada tahun 1960. Sistem yang menggunakan kumpulan dari lima satelit ini mampu menentukan posisi sekali tiap jamnya. Pada tahun 1967, AL AS mengembangkan satelit Timation yang membuktikan kemampuannya dengan menetapkan waktu yang akurat di angkasa, merupakan teknologi acuan sistem GPS. Tahun 1970-an, Sistem Navigasi Omega pangkalan pusat, berdasarkan pembandingan fase sinyal, menjadi sistem navigasi radio pertama yang meliputi seluruh dunia.

Satelit percobaan pertama Block-I GPS diluncurkan pada Februari 1978. Satelit-satelit GPS pertama kali dibuat oleh Rockwell International (sekarang merupakan bagian dari Boeing) dan sekarang dibuat oleh Lockheed Martin (IIR/IIR-M) dan Boeing (IIF).


Kegunaan GPS
  • Militer, GPS digunakan untuk keperluan perang, seperti menuntun arah bom, atau mengetahui posisi pasukan berada. Dengan cara ini maka kita bisa mengetahui mana teman mana lawan untuk menghindari salah target, ataupun menetukan pergerakan pasukan.
  • Navigasi, GPS banyak juga digunakan sebagai alat navigasi seperti kompas. Beberapa jenis kendaraan telah dilengkapi dengan GPS untuk alat bantu nivigasi, dengan menambahkan peta, maka bisa digunakan untuk memandu pengendara, sehingga pengendara bisa mengetahui jalur mana yang sebaiknya dipilih untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
  • Sistem Informasi Geografis, Untuk keperluan Sistem Informasi Geografis, GPS sering juga diikutsertakan dalam pembuatan peta, seperti mengukur jarak perbatasan, ataupun sebagai referensi pengukuran.
  • Sistem pelacakan kendaraan, Kegunaan lain GPS adalah sebagai pelacak kendaraan, dengan bamtuan GPS pemilik kendaraan/pengelola armada bisa mengetahui ada dimana saja kendaraannya/aset bergeraknya berada saat ini.
  • Pemantau gempa, Bahkan saat ini, GPS dengan ketelitian tinggi bisa digunakan untuk memantau pergerakan tanah, yang ordenya hanya mm dalam setahun. Pemantauan pergerakan tanah berguna untuk memperkirakan terjadinya gempa, baik pergerakan vulkanik ataupun tektonik.
(Sumber: en.wikipedia.org, id.wikipedia.org)
Read More