Amperemeter: Pengertian, Penemu, Prinsip Kerja

Amperemeter: Pengertian, Penemu, Prinsip Kerja

Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik (Ampere) yang ada dalam rangkaian tertutup. Amperemeter biasanya dipasang berderet dengan elemen listrik. Cara menggunakannya adalah dengan menyisipkan amperemeter secara langsung ke rangkaian.
Amperemeter
Amperemeter
Dalam fisika, ampere dilambangkan dengan A, adalah satuan SI untuk arus listrik yang sering dipendekkan menjadi amp. Satu ampere adalah suatu arus listrik yang mengalir dari kutup positif ke kutup negatif, sedemikian sehingga di antara dua penghantar lurus dengan panjang tak terhingga, dengan penampang yang dapat diabaikan, dan ditempatkan terpisah dengan jarak satu meter dalam vakum, menghasilkan gaya sebesar 2 × 10-7 newton per meter.
Bagan amperemeter
Satuan ini diambil dari nama André-Marie Ampère, salah satu penemu elektromagnetisme. André-Marie Ampère (lahir 20 Januari 1775 – meninggal 10 Juni 1836 pada umur 61 tahun) adalah fisikawan dan ilmuwan Perancis yang serba bisa yang juga merupakan salah satu pelopor di bidang listrik dinamis (elektrodinamika). Ia lahir di Polèmièux-au-Mont-d’Or dekat dengan kota Lyon. Ampere merupakan ilmuwan pertama yang mengembangkan alat untuk mengamati bahwa dua batang konduktor yang diletakkan berdampingan dan keduanya mengalirkan listrik searah akan saling tarik menarik dan jika berlawanan arah akan saling tolak menolak (elektromagnetisme).

Incoming Search: amperemeter dan voltmeter, bagian bagian amperemeter, amperemeter digital, cara kerja amperemeter, harga amperemeter, rumus amperemeter, amperemeter ac, gambar amperemeter
Read More
Pengertian Elektrometer  dan Macam-Macamnya

Pengertian Elektrometer dan Macam-Macamnya

Elektrometer adalah alat pengukur muatan listrik atau beda potensial listrik. Jenis elektrometer bervariasi, mulai dari buatan tangan hingga perangkat elektronik dengan ketepatan tinggi. Elektrometer modern yang berdasarkan pada teknologi tabung hampa atau fase padat (solid state) dapat digunakan untuk mengukur arus listrik yang sangat kecil hingga 1 femtoamper. Elektroskop adalah alat sejenis yang lebih sederhana, yang bekerja berdasarkan prinsip yang serupa, tetapi hanya menunjukkan besaran relatif voltase atau muatan listrik.
Gold-leaf electroscope (Elektroskop daun emas)
Gold-leaf electroscope (Elektroskop daun emas)
Elektrometer historis
  • Gold-leaf electroscope (Elektroskop daun emas)
  • Early quadrant electrometer  (Elektrometer kuadran awal)
  • Coulomb's electrometer (Elektrometer Coulomb)
  • Peltier electrometer (Peltier electrometer)
  • Bohnenberger electrometer (Bohnenberger electrometer)
  • Attraction electrometer (Ketertarikan elektrometer)
  • Kelvin's quadrant electrometer (Elektrometer kuadran Kelvin)
  • Electrograph

Modern electrometers
  • Vibrating reed electrometers (Electrometer buluh bergetar)
  • Valve electrometers (Elektrometer katup)
  • Solid-state electrometers (Electrometer solid-state)
Read More
Pengertian dan prinsip Kerja Torsimeter

Pengertian dan prinsip Kerja Torsimeter

Torsimeter adalah sebuah alat pengukur torsi yang biasa dipakai untuk mengukur torsi pada alat pemutar sekrup (screw driver). Torsi pada alat pemutar sekrup perlu dibatasi agar ulir pada sekrup tidak aus akibat pemakaian torsi yang berlebihan.
Torsimeter
Gambar Torsimeter 
Torsi

Konsep torsi dalam fisika, juga disebut momen, diawali dari kerja Archimedes dalam lever. Informalnya, torsi dapat dipikir sebagai gaya rotasional. Analog rotational dari gaya, masa, dan percepatan adalah torsi, momen inersia dan percepatan angular. Gaya yang bekerja pada lever, dikalikan dengan jarak dari titik tengah lever, adalah torsi. Contohnya, gaya dari tiga newton bekerja sepanjang dua meter dari titik tengah mengeluarkan torsi yang sama dengan satu newton bekerja sepanjang enam meter dari titik tengah. Ini menandakan bahwa gaya dalam sebuah sudut pada sudut yang tepat kepada lever lurus. Lebih umumnya, seseorang dapat mendefinisikan torsi sebagai perkalian silang:
Hubungan antara gaya F, torsi τ, momentum linear p, and momentum sudut L
Gambar Hubungan antara gaya F, torsi τ, momentum linear p, dan momentum sudut L
T = r x F

di mana

r adalah vektor dari axis putaran ke titik di mana gaya bekerja

F adalah vektor gaya.


prinsip kerja torque meter, torsi meter digital, torsi adalah, harga torsi meter, jual torsi meter
Read More
Pengertian Airspeed indicator (Indikator Kecepatan Udara)

Pengertian Airspeed indicator (Indikator Kecepatan Udara)

Airspeed indicator (ASI), atau dalam bahasa Indonesia berarti Indikator kecepatan udara atau pengukur kecepatan udara adalah instrumen penerbangan yang menunjukkan kecepatan udara pesawat dalam mil per jam (MPH), knot, atau keduanya. ASI mengukur perbedaan tekanan antara tekanan statis dari port statis, dan tekanan total dari tabung pitot. Perbedaan tekanan ini terdaftar dengan penunjuk ASI pada bagian muka instrumen.
ASI engine tunggal (kiri) dengan label kecepatan V , dan ASI multi engine (kanan) dengan garis radial biru dan merah
ASI engine tunggal (kiri) dengan label kecepatan V , dan ASI multi engine (kanan) dengan garis radial biru dan merah
ASI adalah satu-satunya instrumen penerbangan yang menggunakan sistem statis dan sistem pitot. Tekanan statis memasuki kasus ASI, sementara tekanan total melenturkan diafragma, yang terhubung ke pointer ASI melalui hubungan mekanis. Tekanannya sama ketika pesawat tidak bergerak di darat, dan karenanya menunjukkan angka nol. Ketika pesawat bergerak maju, udara yang memasuki tabung pitot berada pada tekanan yang lebih besar daripada garis statis, yang melenturkan diafragma, menggerakkan penunjuk. ASI diperiksa sebelum lepas landas untuk pembacaan nol, dan selama lepas landas itu meningkat dengan tepat.
Komponen Airspeed indicator (ASI) (Indikator kecepatan udara)
Komponen Airspeed indicator (ASI)
Tabung pitot dapat tersumbat, karena serangga, kotoran atau kegagalan melepas penutup pitot. Penyumbatan akan mencegah udara ram memasuki sistem. Jika lubang pitot diblokir, tetapi lubang pembuangan terbuka, tekanan sistem akan turun ke tekanan sekitar , dan penunjuk ASI akan turun ke nol pembacaan. Jika lubang pembukaan dan saluran tersumbat, ASI tidak akan menunjukkan perubahan kecepatan udara. Namun, pointer ASI akan menunjukkan perubahan ketinggian, karena tekanan statis yang terkait berubah. Jika kedua tabung pitot dan sistem statis diblokir, penunjuk ASI akan membaca nol. Jika port statis diblokir tetapi tabung pitot tetap terbuka, ASI akan beroperasi, tetapi tidak akurat.

airspeed indicator boeing 737, airspeed indicator lion air, airspeed indicator errors, airspeed indicator instrument errors, indicated airspeed adalah, air speed indicator lion, equivalent airspeed adalah, vertical speed indicator wikipedia
Read More
Penemuan Speedometer oleh Josip Belušić

Penemuan Speedometer oleh Josip Belušić

Speedometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan kendaraan darat, yang merupakan perlengkapan standar setiap kendaraan yang beroperasi di jalan. Alat ini ditemukan oleh Josip Belušić, penemu asal Kroasia.

Speedometer

Speedometer berfungsi agar pengemudi mengetahui kecepatan kendaraan yang dijalankannya dan dijadikan informasi utama untuk mengendalikan kecepatan dikawasan/jalan agar tidak terlalu lambat atau terlalu cepat, bisa mengatur waktu perjalanan dan mengendalikan kecepatan dijalan yang kecepatannya dibatasi. Speedometer turun bersamaan dengan kecepatan kendaraan.


Josip Belušić

Josip Belušić (1847 -?) Adalah penemu Kroasia. Ia dilahirkan di wilayah Labin di Istria, dan kemudian tinggal di pemukiman Županići. Belušić dididik di Pazin. Dia akhirnya menjadi profesor di Koper.

Pada tahun 1888 Josip Belušić menemukan dan merancang speedometer listrik pertama. Penemuan ini dipatenkan di Austria-Hongaria dengan nama "velocimeter."

Belušić memamerkan penemuannya pada 1889 Exposition Universell di Paris, dan kemudian menamainya 'Controllore Automatico per Vetture'. Pada tahun yang sama, Kotamadya Paris membuat tender di mana lebih dari 120 paten terdaftar untuk bersaing. Desainnya dimenangkan sebagai yang paling tepat dan dapat diandalkan dan diterima pada bulan Juni 1890.


Cara kerja speedometer

Ada beberapa jenis sensor pengukuran kecepatan:
  • Mekanis, adalah perangkat pengukur kecepatan yang dihubungkan langsung dengan roda depan ataupun transmisi dengan menggunakan suatu kabel yang ikut berputar saat kendaraan bergerak, gerakan berputar ini kemudian diubah untuk menggerakkan jarak kecepatan.
  • Elektronic, adalah pengukur kecepatan yang bekerja atas dasar sensor yang ditempatkan di poros penggerak kendaraan yang medeteksi jumlah putaran poros untuk selanjutnya data dikirim ke speedometer dengan prinsip arus Eddy yang menggerakkan jarum kecepatan ataupun menunjukkan kecepatan secara digital.
  • GPS, adalah perangkat pengukur kecepatan yang menggunakan perubahan data posisi koordinat bumi yang diperoleh dari satelit GPS yang diolah oleh prosesor menjadi informasi kecepatan.
Read More
Pengertian dan Fungsi Spektrometer

Pengertian dan Fungsi Spektrometer

Spektrometer adalah alat untuk mengukur spektrum cahaya. Dalam astronomi dan beberapa cabang ilmu fisika dan kimia, spektrometer adalah sebuah alat optik untuk menghasilkan garis spektrum cahaya dan mengukur panjang gelombang serta intensitasnya.
Spektrometer, spektrograf atau Spektroskop
Spektrometer, spektrograf atau Spektroskop
Prisma yang berada di tengah spektrometer berfungsi untuk menyebarkan cahaya. Cahaya putih tersebar pada masing-masing panjang gelombang, dan menghasilkan spektrum pelangi.
Diagram skema dari alat spektrometer
Diagram skema dari alat spektrometer
Spektrometer adalah alat optik yang digunakan untuk mengamati dan mengukur sudut deviasi cahaya datang karena pembiasan dan dispersi. Dengan menggunakan Hukum Snellius, indeks bias dari kaca prisma untuk panjang gelombang tertentu atau warna tertentu dapat ditentukan.

Incoming Search: jurnal spektrometer, spektrometer pdf, fungsi prisma dalam spektrometer, pengujian spektrometer, spektrometer harga, pemanfaatan spektrometer, uraikan fungsi prisma dalam spektrometer, skala spektrometer
Read More
Pengertian dan Prinsip Fotometer

Pengertian dan Prinsip Fotometer

Fotometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur pencahayaan atau penyinaran. Seperti penerapan di fotometry industri, suatu "fotometer" adalah kata umum yang meliputi alat-alat untuk mendeteksi:
  • intensitas cahaya hamburan
  • penyerapan
  • fluoresensi

Kebanyakan fotometer berlandaskan pada sebuah fotoresistor[1] atau fotodioda. Masing-masing mengalami perubahan sifat kelistrikan ketika disinari cahaya, yang selanjutnya dapat dideteksi dengan suatu rangkaian elektronik tertentu.
Fotometer / Photometer

Prinsip fotometer

Kebanyakan fotometer mendeteksi cahaya dengan fotoresistor , fotodioda atau photomultipliers . Untuk menganalisis cahaya, fotometer dapat mengukur cahaya setelah melewati filter atau melalui monokromator untuk penentuan pada panjang gelombang yang ditentukan atau untuk analisis distribusi spektrum cahaya.

Incoming search: fotometer ppt, kelebihan dan kekurangan fotometer, instruksi kerja fotometer, perbedaan fotometer dan spektrofotometer, troubleshooting fotometer, fotometer terbuat dari apa, kalibrasi fotometer, faktor yang mempengaruhi pembacaan hasil fotometer
Read More
Sound Level Meter: Pengertian dan Cara Penggunaan

Sound Level Meter: Pengertian dan Cara Penggunaan

Untuk mengetahui pengaruh suara terhadap suatu lingkungan diperluan alat uji untuk mengukur tingkat kebisingan suara atau tekanan suara yang ditimbulkannya. Contohnya saja pada industri penerbangan.
Sound Level Meter
Alat ukur yang populer adalah Sound Leverl meter. "Sound Level Meter adalah suatu perangkat alat uji untuk mengukur tingkat kebisingan suara."

Sound Level Meter (SLM) diperlukan untuk mengetahui apa yang terjadi. Pengukuran SLM juga dapat digunakan untuk memverifikasi persis berapa banyak tingkat suara telah berubah. Siapapun yang terlibat dalam pekerjaan sound system menyadari bahwa ada masalah yang sedang berlangsung dan peningkatan masalah tingkat volume yang dihasilkan dalam performance public.

Cara menggunakan sound level meter:
  1. Aktifkan alat ukur sound level meter
  2. Pilih selektor pada posisi fast untuk jenis kebisingan continue atau berkelanjutan atau selektor pada posisi slow untuk jenis kebisingan impulsive atau yang terputus-putus
  3. Pilih selektor range intensitas kebisingan
  4. Tentukan area yang akan diukur
  5. Lakukan pengamatan selama 1-2 menit, kurang lebih 6 kali pembacaan pada setiap area pengukuran.
  6. Hasil pengukuran berupa angka yang ditunjukkan pada monitor
  7. Tulis hasil pengukuran dan hitung rata-rata kebisingannya, maka akan diketahui hasil pengukuran dari kebisingan tersebut
Incoming search: harga sound level meter, pengertian sound level meter pdf, aplikasi sound level meter, jurnal sound level meter, identifikasi sound level meter, kelebihan dan kekurangan sound level meter, cara merawat sound level meter, laporan sound level meter
Read More
Nichols radiometer

Nichols radiometer

Nichols radiometer adalah alat yang digunakan oleh Ernest Fox Nichols dan Gordon Ferrie Hull pada tahun 1901 untuk pengukuran tekanan radiasi. Alat ini terdiri dari sepasang kaca cermin perak kecil yang tersuspensi dalam cara keseimbangan torsi oleh serat kuarsa halus di dalam kandang di mana tekanan udara bisa diatur.

Nichols radiometer

Kepala puntir yang seratnya dipasang dapat diubah dari luar menggunakan magnet. Sinar cahaya diarahkan pertama pada satu cermin dan kemudian di sisi lain, dan lendutan berlawanan diamati dengan cermin dan skala. Dengan memutar sistem cermin di sekitar untuk menerima cahaya di sisi yang tak terselubung, pengaruh udara di dalam kandang bisa dipastikan.

Pengaruh ini ditemukan nilai hampir dapat diabaikan pada tekanan udara sekitar 16 mmHg (2,1 kPa ). Energi radiasi dari pancaran insiden disimpulkan dari efek pemanasannya pada piringan perak kecil yang dihitamkan, yang ditemukan lebih andal daripada bolometer ketika pertama kali digunakan. Dengan peralatan ini, para peneliti dapat memperoleh kesepakatan antara tekanan radiasi yang diamati dan dihitung dalam sekitar 0,6%. Aparat asli ada di Smithsonian Institution.
Read More
Geiger counter / Pencacah Geiger

Geiger counter / Pencacah Geiger

Pencacah Geiger, atau disebut juga Pencacah Geiger-Müller adalah sebuah alat pengukur radiasi ionisasi. Pencacah Geiger bisa digunakan untuk mendeteksi radiasi alpha dan beta. Sensornya adalah sebuah tabung Geiger-Müller, sebuah tabung yang diisi oleh gas yang akan bersifat konduktor ketika partikel atau foton radiasi menyebabkan gas (umumnya Argon) menjadi konduktif. Alat tersebut akan membesarkan sinyal dan menampilkan pada indikatornya yang bisa berupa jarum penunjuk, lampu atau bunyi klik dimana satu bunyi menandakan satu partikel. Pada kondisi tertentu, pencacah Geiger dapat digunakan untuk mendeteksi radiasi gamma, walaupun tingkat reliabilitasnya kurang. Pencacah geiger tidak bisa digunakan untuk mendeteksi neutron.

Geiger counter / Pencacah Geiger
Geiger counter digunakan untuk mendeteksi radiasi pengion, biasanya partikel beta dan sinar gamma, tetapi model-model tertentu dapat mendeteksi partikel alfa. Sebuah tabung gas diisi inert (biasanya helium, neon atau argon dengan halogen ditambahkan) singkat melakukan listrik bila partikel atau foton radiasi menyebabkan gas konduktif. Tabung menguatkan ini pengaliran dengan efek air terjun dan output sebuah pulsa saat ini, yang kemudian sering ditampilkan oleh jarum atau lampu dan / atau bunyi klik.

Instrumen modern dapat memberikan pulsa radioaktivitas beberapa kali lipat. Beberapa penghitung Geiger dapat digunakan untuk mendeteksi radiasi gamma, walaupun sensitivitas dapat lebih rendah untuk radiasi gamma energi tinggi dibandingkan dengan jenis tertentu untuk detektor lainnya. Kepadatan gas dalam perangkat biasanya rendah, sehingga energi foton gamma paling tinggi untuk melewati diketahui. Energy Foton yang lebih rendah lebih mudah untuk mendeteksi, dan lebih baik diserap oleh detektor. Contohnya adalah X-ray Tube Pancake Geiger. Counter kilau Bagus alpha dan beta juga ada, tetapi Geiger detektor masih menarik sebagai tujuan umum alpha / beta / gamma portabel kontaminasi dan instrumen laju dosis, karena biaya rendah dan akal sehat. Sebuah variasi dari tabung Geiger digunakan untuk mengukur neutron, mana gas yang digunakan adalah boron trifluorida dan moderator plastik digunakan untuk memperlambat neutron. Hal ini menciptakan partikel alpha di dalam detektor neutron dan dengan demikian dapat dihitung. (Wikipedia)

Incoming search: geiger counter read, geiger counter adalah satuan untuk menunjukkan, geiger counter growtopia, geiger counter comic, geiger counter meme, geiger muller adalah, prinsip kerja detektor geiger muller pdf, arus yang terjadi dalam pencacah geiger muller
Read More
  Tiltmeter - Alat Pendeteksi Gunung

Tiltmeter - Alat Pendeteksi Gunung

Tiltmeter merupakan alat pengukur deformasi gunung yang berfungsi untuk mendeteksi pengembungan atau pengempisan tubuh sebuah gunung. Tiltmeter juga digunakan untuk mengukur kemiringan pada suatu struktur di permukaan. Alat ini dapat dipakai untuk memonitor pergerakan magma pada gunung api yang dapat mengakibatkan deformasi di permukaan akibat desakan magma.

  Tiltmeter
Struktur yang dipandang perlu untuk dilakukan pengukuran dengan tiltmeter adalah struktur yang secara visual telah menunjukkan adanya perubahan posisi secara horizontal atau vertikal agar dapat diketahui intensitas gerakannya. Untuk kasus sebuah gunung berapi, biasanya para ilmuwan akan memasang tiltmeter di banyak titik, mulai dari kaki gunung hingga dataran-dataran tertinggi yang diperkirakan sebagai jalur aliran lava. (Wikipedia)
Read More
Spirit level / Water Pass: Pengertian, Fungsi/Kegunaan, Penemu

Spirit level / Water Pass: Pengertian, Fungsi/Kegunaan, Penemu

Spirit level, Leveling atau Waterpass Tukang adalah alat yang digunakan untuk mengukur atau menentukan sebuah benda atau garis dalam posisi rata baik pengukuran secara vertikal maupun horizontal.

Spirit level / Water Pass
Ada banyak jenis alat leveling / waterpass yang digunakan dalam pertukangan, tapi jenis yang paling sering dipergunakan adalah waterpass panjang 120 cm yang terbuat dari bahan kayu dengan tepi kuningan, dimana alat ini terdapat dua buah alat pengecehek kedataran baik untuk vertikal maupun horizontal yang terbuat dari kaca dimana didalamnya terdapat gelembung cairan, dan pada posisi pinggir alat terdapat garisan pembagi ayang dapat dipergunakan sebagai alat ukur panjang.


Jenis Water Pass

Saat ini waterpass banyak dijumpai dalam berbagai ukuran dan bahan. Ukuran yang umum dapat dijumpai adalag waterpass dengan panjang 0,5 m, 1 m, 2m, dan 3 m. Umumnya berbentuk persegi panjang dengan lebar 5-8 cm dan tebal 3 cm. Kedua sisi mempunyai permukaan rata sebagai bidang yang ditempatkan ke permukaan yang akan diperiksa kedatran atau ketegakannya. Ditengah bagian adalah terdapat berbentuk lobang dan ditengahnya sebagai penempatan kaca gelembung sebgai alat pemeriksaan kedataran, dan pada salah satu ujung terdapat lobang dan ditengahnya sebagai penempatan kaca gelembung sebagai alat pemeriksaan ketegakan vertikal.

Bahan waterpass yang umum terdapat adalah dari bahan kayu dan aluminium. Umumnya orang lebih mengyukai waterpass yang terbuat dari bahan aluminium karena lebih tahan lama dan lebih ringan untuk digunakan.


Pemakaian Waterpass

Spirit level / Water Pass
Pemakaian waterpass dilakukan dengan sederhana , yaitu menempatkan permukaan alat ke bidang permukaan yang di chek. Untuk mengechek kedataran maka dapat diperhatikan gelembung cairan pada alat pengukur yang ada bagian tengah alat water pas. Sedangkan untuk menchek ketegakan maka dapat dilihat gelembung pada bagian ujung waterpas. Untuk memastikan apakah bidang benar rata maka gelembung harus benar benar berada ditengah alat yang ada.


Sejarah Penemuan

Spirit level ditemukan oleh Melchisédech Thévenot, seorang ilmuwan Perancis pada 2 Februari 1661.

Thevenot sering bingung dengan keponakannya, musafir Jean de Thevenot (lahir 1633; meninggal 1667). Ada bukti yang menunjukkan bahwa baik Huygens dan Hooke kemudian mengklaim penemuan ini, meskipun hanya di dalam negara mereka sendiri.

Tingkat ketelitian Fell All-Way, salah satu tingkat mata banteng Amerika pertama yang sukses untuk penggunaan alat mesin, diciptakan oleh William B. Fell, Rockford, Illinois sebelum Perang Dunia II pada tahun 1939. Perangkat ini unik karena dapat ditempatkan di tempat tidur mesin dan menunjukkan kemiringan pada sumbu xy secara bersamaan; menghilangkan kebutuhan untuk memutar level 90 derajat.  Tingkat ini sangat akurat dibatasi dari ekspor selama Perang Dunia II. Perangkat menetapkan standar baru, 0005 inci per kaki resolusi (lima sepuluh ribu per kaki atau lima detik busur kemiringan). Produksi tingkat berhenti sekitar tahun 1970. Produksi dimulai kembali pada tahun 1980 oleh Thomas Butler Technology, Rockford, Illinois, tetapi akhirnya berakhir pada pertengahan 1990-an. Namun, masih ada ratusan perangkat yang sangat berharga yang ada.


Spirit level, Leveling atau Waterpass Tukang adalah alat yang digunakan untuk mengukur atau menentukan sebuah benda atau garis dalam posisi rata baik pengukuran secara vertikal maupun horizontal.


Sumber: en.wikipedia.org
Read More
PH meter : Fungsi, Cara Kerja, Penemu

PH meter : Fungsi, Cara Kerja, Penemu

PH meter adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi untuk mengukur pH (derajat keasaman atau kebasaan) suatu cairan (ada elektroda khusus yang berfungsi untuk mengukur pH bahan-bahan semi-padat).

Sebuah pH meter terdiri dari sebuah elektroda (probe pengukur) yang terhubung ke sebuah alat elektronik yang mengukur dan menampilkan nilai pH. alat ini sangat berguna untuk industri air minum, laboratorium, akuarium, industri pakaian terutama batik dan pewarna pakaian.


Prinsip kerja pH meter

PH meter digital
PH meter digital
Prinsip kerja utama pH meter adalah terletak pada sensor probe berupa elektrode kaca (glass electrode) dengan jalan mengukur jumlah ion H3O+ di dalam larutan. Ujung elektrode kaca adalah lapisan kaca setebal 0,1 mm yang berbentuk bulat (bulb). Bulb ini dipasangkan dengan silinder kaca non-konduktor atau plastik memanjang, yang selanjutnya diisi dengan larutan HCl (0,1 mol/dm3). Di dalam larutan HCl, terendam sebuah kawat elektrode panjang berbahan perak yang pada permukaannya terbentuk senyawa setimbang AgCl. Konstannya jumlah larutan HCl pada sistem ini membuat elektrode Ag/AgCl memiliki nilai potensial stabil.


Penemu pH meter kimia, Arnold Orville Beckman

Arnold Orville BeckmanpH meter kimia ditemukan oleh Arnold Orville Beckman, seorang ahli Kimia Amerika yang merupakan salah satu donator perusahaan transistor pertama.

Arnold Orville Beckman lahir pada Selasa, 10 April 1900 di Cullom, Illinois. Orang tuanya adalah seorang pandai besi. Sejak kecil ia memiliki ketertarikan pada sains. Ketika ia berusia sembilan tahun, Beckman menemukan sebuah buku teks kimia tua dan mulai mencoba percobaan. Ayahnya mendorong minat ilmiah dengan membiarkan dia mengkonversi gudang peralatan ke laboratorium.

Beckman kuliah, memperoleh gelar sarjana di bidang teknik kimia pada tahun 1922 dan gelar master dalam kimia fisika pada tahun 1923 dari University of Illinois. Saat ia berkuliah di University of Illinois, ia diinisiasi ke dalam Persaudaraan Alpha Gamma Sarjana Ilmiah pada Desember 1922. Ia bergabung dengan Persaudaraan Upsilon Delta.

pH Meter Karya Beckman
pH Meter Karya Beckman 
Beckman menemukan pH meter pada tahun 1935. Awalnya disebut acidimeter, yakni perangkat penting untuk mengukur pH suatu larutan. Beberapa prestasi yang pernah diraihnya antara lain:
  • Vermilye Medal (1987)
  • National Medal of Technology (1988)
  • National Medal of Science (1989)
  • Presidential Citizens Medal (1989)
  • Bower Award (1992)
  • Public Welfare Medal (1999)
Read More
Kertas Lakmus: Fungsi, Cara Kerja, Cara Menggunakan

Kertas Lakmus: Fungsi, Cara Kerja, Cara Menggunakan

Lakmus adalah campuran zat pewarna berbeda yang larut dalam air yang diekstrak dari lumut. Campuran ini sering diserap ke dalam kertas saring untuk menghasilkan salah satu bentuk tertua dari indikator pH, yaitu kertas lakmus, yang digunakan untuk menguji kadar keasaman bahan.

Kertas yang mengandung campuran tersebut (disebut sebagai kertas lakmus) adalah suatu kertas dari bahan kimia yang akan berubah warna jika dicelupkan kedalam larutan asam atau basa. Warna yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh kadar pH dalam larutan yang ada.

Kertas Lakmus biru dan merah
Bahan kimia

Campuran lakmus memiliki nomor CAS 1393-92-6 dan mengandung 10 hingga 15 zat warna yang berbeda. Komponen kimia yang paling sering digunakan dalam lakmus hampir serupa dengan campuran yang dikenal sebagai orsein, tetapi dengan proporsi yang berbeda. Berbeda dengan orsein, konstituen utama lakmus memiliki massa molekul rata-rata 3300. Indikator asam-basa pada lakmus memiliki sifat seperti kromofor 7-hidroksifenoksazon. Beberapa fraksi lakmus diberi nama yang khas termasuk eritrolitmin (atau eritrolein), azolitmin, spaniolitmin, leukoorsein, dan leukazolitmin. Azolitmin menunjukkan efek yang hampir sama dengan lakmus.


Penggunaan

Kertas Lakmus
Kertas Lakmus yang sudah digunakan
Semua asam dan basa mempunyai sifat sifat tertentu, tidak semua asam mempunyai sifat yang sama demikian juga pada basa. Kita juga sudah mengenal bahwa asam terbagi menjadi dua yaitu asam lemah dan asam kuat, demikian juga basa, ada basa kuat dan basa lemah. Kekuatan asam atau basa tergantung dari bagaimana suatu senyawa diuraikan dalam pembentukan ion-ion jika senyawa tersebut dalam air.

Warna kertas lakmus dalam larutan asam, larutan basa, dan larutan bersifat netral berbeda. Ada dua macam kertas lakmus, yaitu lakmus merah dan lakmus biru. Sifat dari masing-masing kertas lakmus tersebut sebagai berikut.
  • Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru dan dalam larutan netral berwarna merah.
  • Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru dan dalam larutan netral berwarna biru.

Kertas lakmus biru berubah warna menjadi merah di bawah kondisi asam dan kertas lakmus merah menjadi biru di bawah kondisi basa atau alkali, dengan perubahan warna yang terjadi di atas rentang pH 4.5–8.3 pada 25 °C (77 °F). Kertas lakmus pada keadaan netral berwarna ungu.

Reaksi kimia selain asam-basa dapat pula menghasilkan perubahan warna pada kertas lakmus. Misalnya, gas klorin mengubah kertas lakmus biru menjadi putih, karena kehadiran ion hipoklorit. Reaksi ini tidak bolak-balik, sehingga lakmus tidak berperan sebagai indikator dalam situasi tersebut. (sumber: id.wikipedia.org)
Read More
Tire pressure gauge - Alat ukur Tekanan Angin pada Ban Kendaraan

Tire pressure gauge - Alat ukur Tekanan Angin pada Ban Kendaraan

Tire pressure gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan angin pada ban kendaraan, supaya tekanan angin ban sesuai dengan batas yang diijinkan. Tire pressure gauge ada yang terpisah sendiri dan ada yang dirangkaikan dengan katup dan selang angin dari kompresor sehingga saat pengisian angin dapat langsung terukur.
Tire pressure gauge Analog
Tire pressure gauge Analog
Saat ini sudah banyak tyre gauge yang menggunakan display digital untuk lebih mempermudah pembacaan. Setelah alat ini terangkai dengan kompresor, maka tinggal memasukkan ke pentil dari ban. Besarnya tekanan ban akan langsung terbaca ketika trigger tidak ditekan.

Banyak mobil modern sekarang dilengkapi dengan sensor tekanan ban internal yang memungkinkan keempat tekanan ban dibaca bersamaan dari dalam mobil. Pada tahun 2005, kebanyakan Sistem Pemantauan Tekanan Ban (TPMS) menggunakan pemantauan tekanan tidak langsung. Sensor rem anti-lock mendeteksi satu ban berputar lebih cepat daripada yang lain dan menunjukkan tekanan ban yang rendah kepada pengemudi. Masalah dengan metode ini adalah bahwa jika ban semua kehilangan tekanan yang sama maka tidak ada yang akan muncul melawan yang lain untuk menunjukkan masalah.
Tire pressure gauge Digital
Tire pressure gauge Digital
Peraturan tentang tire pressure

Sejak september 2007 seluruh mobil baru dibawah berat £ 10.000 (4.500 kg) yang dijual di Amerika Serikat diminta untuk memasukkan Sistem Pemantauan Tekanan Ban, yang mampu memantau keempat ban dan sekaligus melaporkan inflasi bawah dari 25 persen plakat tekanan dingin dalam setiap kombinasi dari keempat ban.
Read More
Anemometer : Cara Kerja, Fungsi, dan Bagian-Bagiannya

Anemometer : Cara Kerja, Fungsi, dan Bagian-Bagiannya

Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca. Nama alat ini berasal dari kata Yunani anemos yang berarti angin.

Perancang pertama dari alat ini adalah seornag seorang penulis humanis Italia, seniman, arsitek, penyair, pendeta, ahli bahasa, filsuf dan kriptografer bernama  Leon Battista Alberti pada tahun 1450. Selain mengukur kecepatan angin, alat ini juga dapat mengukur besarnya tekanan angin itu.
Anemometer cangkir hemispherical dari jenis yang ditemukan pada tahun 1846 oleh John Thomas Romney Robinson.
Anemometer cangkir hemispherical dari jenis yang ditemukan pada tahun 1846 oleh John Thomas Romney Robinson.

Anemometer telah mengalami beberapa perubahan sejak perkembangannya pada abad ke-15. Leon Battista Alberti (1404–1472) konon telah menemukan anemometer mekanik pertama sekitar tahun 1450.

Pada abad-abad berikutnya, ilmuwan lainnya termasuk Robert Hooke (1635–1703), mengembangkan versi mereka sendiri, beberapa diantaranya keliru dikreditkan sebagai penemu.

Pada tahun 1846, John Thomas Romney Robinson (1792–1882) memperbaiki desain dengan menggunakan empat cangkir hemisferis dan roda mekanis. Pada tahun 1926, ahli meteorologi Kanada John Patterson (3 Januari 1872 - 22 Februari 1956) mengembangkan anemometer tiga cangkir, yang diperbaiki oleh Brevoort dan Joiner pada tahun 1935. Pada tahun 1991, Derek Weston menambahkan kemampuan untuk mengukur arah angin. Pada tahun 1994, Andrews Pflitsch mengembangkan anemometer sonik.
Anemometer mangkuk

Bagian - bagian Anemometer

Cup Counter Anemometer terdiri dari 3 bagian yaitu :
  1. 3 (tiga) buah mangkok sebagai baling - baling yang dibatasi sudut 123o
  2. Counter
  3. Tiang

Cara Kerja Cup Counter Anemometer

Mankok baling-baling akan berputar terdorong oleh hembusan angin. Putaran tersebut diteruskan ke counter berupa pertambahan nilai pada angka-angka counter. Tiga kali putaran penuh nilai pada counter akan bertambah sebesar 0,01. Data diperoleh dengan perhitungan sebagai berikut:

Kecepatan rata - rata selama periode @ jam = (pembacaan II - pembacaan I) x 1 km/jam
                                                                Periode @ jam
Ket :
  • Pembacaan I : pembacaan awal periode @ jam
  • Pembacaan II : pembacaan akhir periode @ jam 

Sumber Artikel:
Read More
Pitot Tube: Fungsi, Cara Kerja, Penemu

Pitot Tube: Fungsi, Cara Kerja, Penemu

Berbagai tipe tabung pitotTabung pitot (dibaca Pitou sesuai fonologi Prancis) adalah instrumen untuk melakukan pengukuran tekanan pada aliran fluida. Tabung pitot ditemukan oleh insinyur berkebangsaan Prancis, Henri Pitot pada awal abad ke 18, dan dimodifikasi oleh ilmuwan berkebangsaan Prancis, Henry Darcy di pertengahan abad ke 19. Tabung pitot telah digunakan secara luas untuk menentukan kecepatan dari pesawat terbang dan mengukur kecepatan udara dan gas pada aplikasi industri.

Tabung pitot sederhana terdiri dari tabung yang mengarah secara langsung ke aliran fluida. Tabung ini berisi fluida, sehingga tekanan bisa diukur dengan perubahan tinggi dari fluida tersebut. Tekanan stagnasi dari fluida, juga disebut dengan tekanan total atau tekanan pitot.

Tekanan stagnasi yang terukur tidak bisa digunakan untuk menentukan kecepatan fluida. Namun, persamaan Bernoulli menyatakan bahwa:











Dimana V adalah kecepatan fluida,  adalah tekanan stagnasi, dan   adalah tekanan statikdan adalah densitas fluida.

Namun persamaan di atas hanya untuk fluida inkompressibel (fluida yang tidak dapat ditekan), sehingga nilai tekanan akan turun sebesar Δp akibat perbedaan tinggi atau Δh yang terbaca pada manometer.

Tekanan dinamis adalah selisih antara tekanan stagnasi dan tekanan statis. Tekanan statis diukur menggunakan saluran statis pada salah satu sisi lubang. Tekanan dinamis ditentukan menggunakan diafragma di dalam kontainer tertutup. Jika udara pada satu sisi diafragma adalah tekanan statis, maka sisi yang lain adalah tekanan stagnasi, dan defleksi dari diafragma proporsional dengan tekanan dinamis.


Profil Henri Pitot

Henri Pitot (3 Mei 1695 - 27 Desember 1771) adalah insinyur hidrolik Prancis dan penemu tabung pitot.

Dalam tabung pitot, ketinggian kolom cairan sebanding dengan kuadrat kecepatan fluida pada kedalaman saluran masuk ke tabung pitot. Hubungan ini ditemukan oleh Henri Pitot pada 1732, ketika dia ditugaskan tugas mengukur aliran di sungai Seine.

Dia menjadi terkenal dengan desain Aqueduc de Saint-Clément dekat Montpellier (pembangunannya berlangsung tiga belas tahun), dan perpanjangan Pont du Gard di Nîmes. Pada 1724, ia menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis, dan pada 1740 seorang rekan dari Royal Society.

Teorema Pitot geometri bidang dinamai menurut namanya. Rue Henri Pitot di Carcassonne dinamai menurut namanya.
Read More
Otto von Guericke - Penemu Manometer

Otto von Guericke - Penemu Manometer

Otto von Guericke merupakan fisikawan, insinyur, dan filsuf berkebangsaan Jerman. Ia adalah orang yang menemukan pompa udara dan menggunakannya untuk mempelajari fenomena vakum, serta mempelajari peran udara dalam pembakaran dan pernafasan. Otto von Guericke juga dikenal sebagai Penemu Manometer.

Otto von Guericke dilahirkan pada 20 November 1602 di Magdeburg, dan meninggal pada 11 Mei 1686 di Hamburg. Selain bidang fisika, teknik dan filsafat, ia juga mempelajari matematika dan hukum. Guericke menempuh pendidikan di Universitas Leipzig, Universitas Jena dalam bidang matematika, sedangkan dalam bidang matematika dan mekanik ia tempuh di Universitas Leyden.

Otto von Guericke Guericke sempat menjadi seorang politisi di kota Magdeburg di tahun 1927, akan tetapi masa itu merupakan masa "Perang Tiga Puluh Tahun", sehingga ia dan keluarganya harus melarikan diri dari kota tersebut pada tahun 1631. Seusai perang, ia kembali ke Magdeburg, membantu pembangunan kembali kota ini dan berhasil menjadi wali kota di kota ini pada tahun 1646. Dua puluh tahun kemudian ia mendapatkan gelar kebangsawanan dan menambahkan "von" pada namanya.

Guericke membuat sebuah eksperimen untuk membuktikan keberadaan ruang vakum. Untuk itu, ia membuat pompa udara, yang berhasil menciptakan ruang vakum sebagian. Studi yang ia lakukan mengungkapkan bahwa cahaya mampu melewati ruang vakum, sementara suara tidak bisa. Ia juga orang yang menemukan generator listrik pertama, yang menghasilkan listrik statis yang berasal dari gesekan antar bola belerang yang bergulir. Pada 1672, ia menemukan bahwa listrik yang dihasilkan dari proses tersebut dapat menyebabkan bola belerang tersebut bersinar. Ia juga memprediksi bahwa komet akan kembali secara reguler dari luar angkasa.


Manometer

Manometer adalah alat yang menggunakan kolom cairan untuk mengukur tekanan

Sebuah pengukur vakum digunakan untuk mengukur tekanan dalam ruang hampa-yang selanjutnya dibagi menjadi dua subkategori, tinggi dan rendah vakum (vakum dan kadang-kadang ultra-tinggi). Satuan dari alat ukur tekanan ini biasanya berupa psi (pound per square inch), psf (pound per square foot), mmHg (millimeter of mercury), inHg (inch of mercury), bar, atm (atmosphere), N/m^2 (pascal).Banyak teknik telah dikembangkan untuk pengukuran tekanan dan vakum. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tekanan disebut alat pengukur tekanan atau alat pengukur vakum.
Manometer

Dilihat dari dasar pengukuran tekanan, manometer bisa dikategorikan menjadi 2 jenis yaitu :

1. Manometer Teknik

Adalah dengan menunjukan meter 0 saat terkena tekanan atmosfer. technical pressure gauge seperti ini hanya menunjukkan nilai tekanan dari suatu zat tanpa mempertimbangkan tekanan atmosfirnya. pengukur secara khusus dirancang untuk digunakan oleh ketel uap, udara rem, dan inspektur sistem tekanan.

2. Manometer abosolut

yaitu tekanan yang dihitung berdasarkan tekanan referensi 1 atm. Besaran tekanan absolute lebih dikenal dengan PSIA. (PSIA = PSIG + Patm). dengan penunjukan meter 1,013 bar saat terkena tekanan atmosfer. Jika ini digunakan pada suatu alat, maka nilai tekanan mutlak zat yang diukur adalah Tekanan Teknikalnya ditambah dengan tekanan atmosfer  yang digunakan pada percobaan ini adalah Technical Pressure Gauge. Penunjukan  ini saat tidak diberi tekanan (Tekanan atmosfer saja) adalah 0 psi.
Read More
Edwin Howard Armstrong - Penemu Radio FM

Edwin Howard Armstrong - Penemu Radio FM

Edwin Howard Armstrong adalah salah insinyur asal Amerika Serikat yang terkenal karena menciptakan radio FM. Ia menemukan rangkaian regeneratif saat dia sarjana dan dipatenkan pada tahun 1914, sirkuit super-regeneratif (1922), dan penerima superheterodyne (1918).


Biografi

Pria kelahiran di New York Amerika Serikat, 18 Desember 1890 ini sejak kecil sudah tampak Kepintaran dan keuletannya. Bahkan, ketika usianya baru menginjak 14 tahun dia telah bercita-cita ingin menjadi seorang penemu.

Edwin Howard Armstrong
Ketika menginjak remaja, Armstrong mulai mencoba menjadi tukang servis alat-alat rumah tangga nirkabel. Saat duduk dibangku Sekolah Menengah Atas, dia mulai mengadakan uji coba dengan membuat tiang antenna di depan rumahnya untuk mempelajari teknologi nirkabel yang kala itu sering mengalami gangguan.

Dia dapat segera memahami permasalahan pada alat komunikasi tersebut. Bukan hanya itu, Armstrong pun dapat menemukan kelemahan sinyal pada penerima akhir transmisi komunikasi. Padahal, tidak ada cara lain untuk memperkuat tenaga pada pengiriman akhir.

Untuk mengembangkan pengetahuannya pada masalah gelombang komunikasi, setelah tamat Sekolah Menengah Atas, Armstrong masuk ke Jurusan Teknik Universitas Columbia. Di sini dia melanjutkan penelitiannya dibidang nirkabel. Pada tahun ketiga dikampus ini, dia memperkenalkan temuannya, yaitu penguat gelombang radio pertama (radio amplifer).

Armstrong baru sebelas tahun ketika Guglielmo Marconi membuat transmisi radio trans-Atlantik pertama. Armstrong muda mulai belajar radio dan membangun peralatan nirkabel buatan sendiri, termasuk antena 125-kaki di halaman belakang orang tuanya.


Radio FM 1933

Edwin Armstrong dikenal menciptakan radio frekuensi-modulated atau FM pada tahun 1933. Modulasi frekuensi atau FM meningkatkan sinyal audio radio dengan mengendalikan kebisingan statis yang disebabkan oleh peralatan listrik dan atmosfer bumi. Edwin Armstrong menerima paten AS 1.342.885 untuk "Metode Penerimaan Radio Osilasi Frekuensi Tinggi" untuk teknologi FM-nya.

Selain modulasi frekuensi, Edwin Armstrong dikenal juga menciptakan dua inovasi kunci lainnya yakni regenerasi dan superheterodyning. Setiap radio atau televisi saat ini menggunakan satu atau lebih penemuan Edwin Armstrong.


Amplifikasi Regenerasi 1913 

Pada tahun 1913, Edwin Armstrong menemukan rangkaian (Regenerative or Feedback) regeneratif atau umpan balik. Regenerasi amplifikasi bekerja dengan mengirimkan sinyal radio yang diterima melalui tabung radio 20.000 kali per detik, yang meningkatkan kekuatan sinyal radio yang diterima dan memungkinkan siaran radio untuk memiliki jangkauan yang lebih besar.


Superhetrodyne Tuner

Edwin Howard Armstrong and Superhetrodyne
Edwin Armstrong menemukan tuner superhetrodyne yang memungkinkan radio untuk dapat disetel ke stasiun radio yang berbeda.

Desain sirkuit tunggal temuan Armstrong menjadi kunci kelangsungan gelombang transmiter yang menjadi inti operasional radio. Dan dia lulus sarjana teknik tahun 1913. Atas temuannya tersebut, Armstrong mematenkan ciptaannya dan memberi lisensinya pada Marconi Corporation tahun 1914.

Enam tahun kemudian, Westinghouse membeli hak paten Armstrong atas penerima superheterodyne, dan memulai kiprahnya menjadi stasiun radio pertama bernama KDKA di Pittsburgh. Mulailah radio menjadi sangat populer pada saat itu, mulai dari hiburan sampai berita penting, tidak ada yang tidak memakai jasa radio. Setelah itu, bermunculan terus gelombang radio lainnya. RCA (The Radio Corporation of America) segera membeli seluruh hak paten radio begitu juga radio lain ikut membelinya.

Setelah Perang Dunia I usai, Armstrong kembali ke Universitas Columbia dan bekerja sebagai profesor di universitas tersebut. Tahun 1923 dia menikah dengan Marion MacInnes, sekretaris dari Presiden RCA, David Sarnoff. Pada dekade tersebut dia terlibat dalam perang perusahaan dalam mengendalikan hak paten radio. Hal ini berlanjut sampai awal tahun 1930, dan Armstrong kalah di pengadilan. Meski demikian, dia terus melanjutkan penelitian untuk memecahkan masalah statistik radio. Ia berkesimpulan, hanya ada satu solusi agar karyanya yang telah dicuri orang bisa dihargai, yaitu merancang sistem yang sama sekali baru. Penelitian demi penelitian pun terus dia lakukan untuk lebih menyempurnakan suara radio tersebut. Pada 1933 Amstrong memperkenalkan sistem radio FM (frequency modulation), yang memberi penerimaan jernih meskipun ada badai dan menawarkan ketepatan suara yang tinggi yang sebelumnya belum ada. Sistem tersebut juga menyediakan sebuah gelombang tunggal membawa dua program radio dengan sekali angkut. Pengembangan ini disebut dengan multiplexing.

Untuk memperkenalkan temuannya pada dunia, pada tahun 1940 Armstrong mendapat izin untuk mendirikan stasiun radio FM pertama yang didirikan di Alpine, New Jersey. Berkat temuannya tersebut , pada 1941, Institut Franklin memberi penghargaan kepada Armstrong berupa medali Franklin, yang merupakan salah satu penghargaan tertinggi komunitas ilmuwan. Kekalahannya dalam sengketa selama bertahun-tahun dengan perusahaan yang telah memanfaatkan hak ciptanya, tak berpengaruh terhadap pemberian medali Franklin tersebut.


Kematian

Penemuan Armstrong membuatnya menjadi orang kaya, dan dia memegang 42 hak paten dalam hidupnya. Namun, ia juga mendapati dirinya terlibat dalam sengketa hukum yang berlarut-larut dengan RCA, yang memandang radio FM sebagai ancaman terhadap bisnis radio AM-nya.

Armstrong bunuh diri pada tahun 1954, melompat dari apartemennya di New York City. Armstrong meninggal di Manhattan, New York, 31 Januari 1954 pada umur 63 tahun.

Istrinya, Marion MacInnes, yang menjadi pewaris hasil temuan Armstrong melanjutkan perjuangan suaminya bertempur di persidangan dan memenangkan jutaan dolar. Atas kejernihan suara yang dihasilkannya di awal ’60-an, saluran FM mendominasi sistem radio, dan bahkan digunakan untuk komunikasi antara bumi dan luar angkasa oleh Badan Antariksa Nasional Amerika, NASA.


Sumber:
  • https://www.thoughtco.com/edwin-howard-armstrong-1991244
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Edwin_Howard_Armstrong
Read More
Biografi Samuel Morse - Penemu Telegraf Tistrik

Biografi Samuel Morse - Penemu Telegraf Tistrik

Samuel Finley Breese Morse adalah seorang penemu asal Amerika Serikat. Morse juga pelukis, namun ia lebih terkenal atas penemuan telegraf listrik. Bersama dengan asistennya Alexander Bain ia menciptakan alfabet khusus untuk digunakan di telegraf, yang disebut kode Morse.

Samuel Morse
Ide tercetusnya sebuah  telegrafi elektrik Ia dapatkan ketika melihat seorang penumpang di kapal yang ia tumpangi memperagakan elektromagnet. Penemu kelahiran Charlestown, Massachusetts, Amerika Serikat, 27 April 1791 ini memproduksi telegraf listrik pertama yang berguna pada tahun 1835.

Pada tahun 1843 ia memperoleh 30.000 dolar Amerika dari Kongres untuk jalur eksperimen dari Washington, D.C. ke Baltimore dan pada tanggal 24 Mei 1844 ia mengirimkan pesan pertama melalui telegrafi Amerika, dari Washington ke Baltimore, dengan kode Morse: "What hath God wrought", kata-kata dalam pesan itu adalah, "Apakah yang telah Tuhan tulis?"

Morse hidup sampai usia lanjut. Ia sempat menyaksikan saluran telegraf dipasang di seluruh bagian dunia termasuk kabel-kabel bawah laut. Pada ulang tahunnya yang ke delapan puluh. Sebuah patung dirinya diresmikan di Central Park, New York sebagai penghargaan atas jasa-jasanya. Setahun setelah itu ia meninggal di New York City, New York, Amerika Serikat, 2 April 1872 pada umur 80 tahun.
Read More
Sejarah Penemuan Higrometer

Sejarah Penemuan Higrometer


Higrometer adalah sejenis alat untuk mengukur tingkat kelembaban pada suatu tempat. Biasanya alat ini ditempatkan di dalam bekas (container) penyimpanan barang yang memerlukan tahap kelembapan yang terjaga seperti dry box penyimpanan kamera. Kelembaban yang rendah akan mencegah pertumbuhan jamur yang menjadi musuh pada peralatan tersebut.

Higrometer juga banyak dipakai di ruangan pengukuran dan instrumentasi untuk menjaga kelembapan udara yang berpengaruh terhadap keakuratan alat-alat pengukuran.

Kini Higrometer banyak dipakai untuk pengukur kelembaban ruangan pada budidaya jamur, kandang reptil, sarang burung walet maupun untuk pengukuran kelembaban pada penetasan telur
Higrometer portabel manual
Higrometer portabel manual

Sejarah Penemuan Higrometer

Leonardo da Vinci membangun hygrometer mentah pertama di tahun 1400-an. Francesco Folli menemukan hygrometer yang lebih praktis pada 1664.
Pada tahun 1783, fisikawan Swiss dan ahli geologi, Horace Bénédict de Saussure membangun hygrometer pertama menggunakan rambut manusia untuk mengukur kelembapan.

Penemuan ini disebut hygrometer mekanik, berdasarkan prinsip bahwa zat organik (rambut manusia) berkontraksi dan meluas sebagai respons terhadap kelembaban relatif. Kontraksi dan ekspansi menggerakkan jarum pengukur.

Penemu Hygrometer lainnya

Robert Hooke : Pada abad ke-17 Sir Isaac Newton menemukan atau meningkatkan sejumlah instrumen meteorologi seperti barometer dan anemometer. Hygrometer-nya, yang dianggap sebagai hygrometer mekanik pertama, menggunakan sekam gandum, yang ia catat meringkuk dan mengernyit tergantung pada kelembaban udara.

Baca juga:

John Frederic Daniell : Pada tahun 1820, ahli kimia dan meteorologi Inggris, John Frederic menemukan hygrometer titik embun, yang digunakan secara luas untuk mengukur suhu di mana udara lembab mencapai titik jenuh. Daniel terkenal karena menciptakan sel Daniell, peningkatan atas sel volta yang digunakan dalam sejarah awal pengembangan baterai.
Read More
Pirometer: Pengertian, Prinsip Kerja, Sejarah & Penemuan

Pirometer: Pengertian, Prinsip Kerja, Sejarah & Penemuan

Dikutip dari http://blog.unnes.ac.id/antosupri/pengertian-dasar-infrared-pyrometer/, Pirometer inframerah (Infrared pyrometer) adalah sensor suhu yang dapat mengukur suhu dari jarak jauh tanpa melakukan kontak langsung dengan objek yang akan diukur. Infrared pyrometer merupakan device pengukur suhu yang juga biasa disebut sebagai termometer radiasi termal. Sensor ini menggunakan cahaya inframerah untuk mengukur atau mendeteksi radiasi panas (thermal) benda.

Pirometer optik
Pirometer optik
Pirometer inframerah/ infrared pyrometer menentukan suhu objek dengan cara mengetahui radiasi termal (terkadang disebut radiasi hitam) yang dipancarkan oleh objek tersebut. Benda atau material apapun yang memiliki suhu mutlak diatas nol, akan memiliki molekul yang selalu aktif bergerak. Semakin tinggi suhu maka pergerakan molekul akan semakin cepat. Ketika bergerak, molekul akan memancarkan radiasi inframerah, yang merupakan jenis radiasi elektromagnetik di bawah spektrum cahaya.  Saat suhu objek meningkat atau menjadi lebih panas, maka radiasi inframerah yang dipancarkannya pun akan meningkat, bahkan inframerah yang dipancarkan juga akan bisa menampakkan cahaya jika suhu benda tersebut sangat tinggi.


Sejarah Penemuan

Tukang tembikar Josiah Wedgwood menemukan pirometer pertama untuk mengukur suhu dalam kilnnya, yang pertama membandingkan warna tanah liat yang ditembakkan pada suhu yang diketahui, tetapi akhirnya ditingkatkan untuk mengukur penyusutan potongan-potongan tanah liat, yang bergantung pada suhu kiln. Contoh-contoh belakangan menggunakan perluasan batang logam.

Pirometer tahun 1852
Pirometer tahun 1852
Disappearing filament pyrometer pertama dibuat oleh L. Holborn dan F. Kurlbaum pada tahun 1901. Alat ini memiliki filamen elektrik tipis antara mata pengamat dan objek pijar. Arus yang melalui filamen telah disesuaikan sampai warna yang sama (dan karenanya suhu) sebagai objek, dan tidak lagi terlihat; itu dikalibrasi untuk memungkinkan suhu disimpulkan dari arus.

Suhu yang dikembalikan oleh Disappearing filament pyrometer dan yang lain dari jenisnya, yang disebut kecerahan pirometer, tergantung pada emisivitas objek. Dengan penggunaan piramid kecerahan yang lebih besar, menjadi jelas bahwa masalah muncul dengan mengandalkan pengetahuan tentang nilai emisivitas. Emisivitas ditemukan berubah, sering secara drastis, dengan kekasaran permukaan, komposisi massa dan permukaan, dan bahkan suhu itu sendiri.

Untuk mengatasi kesulitan ini, rasio atau pirometer dua warna dikembangkan. Mereka bergantung pada fakta bahwa Hukum Planck, yang menghubungkan suhu dengan intensitas radiasi yang dipancarkan pada panjang gelombang individu, dapat dipecahkan untuk suhu jika pernyataan Planc tentang intensitas pada dua panjang gelombang yang berbeda dibagi. Solusi ini mengasumsikan bahwa emisivitas sama pada kedua panjang gelombang dan membatalkan pembagian. Ini dikenal sebagai asumsi tubuh abu - abu. Rasio pirometer pada dasarnya dua pirometer kecerahan dalam satu instrumen. Prinsip-prinsip operasional rasio pirometer dikembangkan pada 1920-an dan 1930-an, dan mereka tersedia secara komersial pada tahun 1939.
Read More
Sejarah Penemuan Thermistor

Sejarah Penemuan Thermistor

Termistor adalah alat atau komponen atau sensor elektronika yang dipakai untuk mengukur suhu. Prinsip dasar dari termistor adalah perubahan nilai tahanan (atau hambatan atau werstan atau resistance) jika suhu atau temperatur yang mengenai termistor ini berubah. Termistor ini merupakan gabungan antara kata termo (suhu) dan resistor (alat pengukur tahanan).

Thermistor / Termistor
Termistor NTC pertama ditemukan pada tahun 1833 oleh ilmuwan Inggris yang mendapat julukan "Bapak Listrik" bernama Michael Faraday, ia melaporkan perilaku semikonduktor perak sulfida. Faraday memperhatikan bahwa ketahanan perak sulfida menurun secara dramatis ketika suhu meningkat. (Ini juga pengamatan pertama yang didokumentasikan dari bahan semikonduktor.) (Baca juga: "Penemu listrik - Michael Faraday")

Michael Faraday
Michael Faraday
Karena termistor awal sulit untuk diproduksi dan aplikasi untuk teknologi terbatas, produksi komersial dari thermistors tidak dimulai sampai 1930-an. Termistor yang dapat ditemukan secara komersial diciptakan oleh Samuel Ruben pada tahun 1930.

Termistor ditemukan oleh Samuel Ruben pada tahun 1930, dan mendapat hak paten di Amerika Serikat dengan nomor #2.021.491. Ada dua macam termistor secara umum: Posistor atau PTC (Positive Temperature Coefficient), dan NTC (Negative Temperature Coefficient). Nilai tahanan pada PTC akan naik jika perubahan suhunya naik, sementara sifat NTC justru kebalikannya.
Read More
Sejarah Penemuan Sextan

Sejarah Penemuan Sextan

Sextant atau Oktan, adalah alat navigasi di laut yang digunakan untuk mengukur ketinggian benda-benda langit di atas cakrawala agar dapat menentukan posisi kapal.

Dua orang independen mengembangkan oktan sekitar 1730: John Hadley (1682-1744), seorang matematikawan Inggris, dan Thomas Godfrey (1704-1749), seorang tukang kaca di Philadelphia. Meskipun keduanya memiliki klaim yang sah dan setara untuk penemuan ini, Hadley umumnya mendapat bagian yang lebih besar dari kredit. Ini mencerminkan peran sentral yang dimainkan London dan Royal Society dalam sejarah instrumen ilmiah pada abad ke-18.

Sextan
Dua orang lain yang menciptakan oktan selama periode ini adalah Caleb Smith, broker asuransi Inggris dengan minat yang kuat dalam astronomi (pada 1734), dan Jean-Paul Fouchy, seorang profesor matematika dan astronom di Perancis (pada 1732).

Hadley menghasilkan dua versi dari kuadran yang mencerminkan. Hanya yang kedua yang terkenal dan merupakan oktan yang akrab.
Read More
Biografi Samuel Thomas von Sömmerring - Penemu Telegraf Pertamakali

Biografi Samuel Thomas von Sömmerring - Penemu Telegraf Pertamakali

Mungkin Anda telah sering mendengar atau membaca di literatur lain bahwa penemu telegraf pertama adalah Samuel Morse pada 1837, namun setelah Saya baca di Wikipedia ternyata penemu Telegraf pertama adalah Samuel Thomas von Sömmering pada tahun 1809. Hal tersebut terjadi mungkin karena Samuel Morse telah membuat mesin telegraf elektrik dan Kode morse. Siapakah Samuel Thomas von Sömmerring? Bagaimana ia menemukan Telegraf pertamakalinya?


Sejarah penemuan Telegraf

Telegraf elektrik pertama kali ditemukan oleh Samuel Thomas von Sömmering pada tahun 1809. Kemudian pada tahun 1832, Baron Schilling membuat telegraf elektrik pertama. Carl Friedrich Gauss dan Wilhelm Weber merupakan orang pertama yang menggunakan telegraf elektrik untuk alat komunikasi tetap pada tahun 1833 di Göttingen. Telegraf komersil pertama dibuat oleh William Fothergill Cooke dan dipasarkan pada Great Western Railway di Inggris. Telegraf ini dipatenkan di Inggris pada tahun 1837. Telegram ini dikirimkan pada jarak 13 mil/21 km dari stasiun Paddington ke West Drayton dan mulai dioperasikan pada tanggal 9 April 1839.

Pada tahun 1843, seorang penemu asal Skotlandia, Alexander Bain, menemukan sebuah alat yang bisa dikatakan merupakan sebuah mesin faksimil pertama. Ia menyebut penemuannya ini dengan “recording telegraph” (teleraf perekam). Telegraf yang ditemukan Bain ini mampu mengirimkan gambar menggunakan kawat elektrik. Pada tahun 1855, seorang biarawan Italia, Giovanni Caselli, juga membuat sebuah telegraf elektrik yang dapat mengirimkan pesan. Caselli menamai penemuannya ini dengan “Pantelegraf”. Pantelegraf telah sukses digunakan dan diterima sebagai saluran telegraf antara kota Paris dan Lyon.

Sebuah telegraf elektrik, pertama kali dengan bebas ditemukan dan dipatenkan di Amerika Serikat pada tahun 1837 oleh Samuel F. B. Morse. Asistennya, Alfred Vail, membuat kode morse yang menyimbolkan huruf dengan Morse. Telegraf Amerika pertama dikirimkan oleh Morse pada tanggal 6 Januari 1838 melalui 2 mil / 3 km kawat di Speedwell Ironworks dekat Morristown, New Jersey. Pesannya dibaca "Seorang penunggu yang sabar bukanlah pecundang" (A patient waiter is no loser) dan pada tanggal 24 Mei 1844, ia mengirim sebuah pesan “Apa yang telah Tuhan ciptakan" (What hath God wrought) dari the Old Supreme Court Chamber di Gedung DPR di Washington kepada Mt. Clare Depot di Baltimore. Morse / Vail telegraf dengan cepat disebarkan pada 2 dasawarsa berikutnya.


Samuel Thomas von Sömmerring

Samuel Thomas von Sömmerring
Samuel Thomas von Sömmerring (28 Januari 1755 - 2 Maret 1830) adalah seorang dokter Jerman, ahli anatomi, antropolog, ahli paleontologi, dan penemu. Sömmerring menemukan makula di retina mata manusia. Investasinya pada otak dan sistem saraf, pada organ indera, pada embrio dan malformasi, pada struktur paru - paru, dll, membuatnya menjadi salah satu anatomi Jerman yang paling penting.

Selain itu, Sömmerring adalah seorang penemu yang sangat kreatif. Ia merancang teleskop untuk pengamatan astronomi dan telegraf listrik pada tahun 1809. Dia bekerja pada penyempurnaan anggur, bintik matahari dan banyak hal lain yang beragam. Pada tahun 1811 ia mengembangkan sistem telegraf pertama di Bavaria, yang sekarang ini bertempat di Museum Sains Jerman di Munich. Pada tahun 1823, ia terpilih sebagai anggota asing dari Royal Swedish Academy of Sciences.

Sömmering menikah dengan Margarethe Elizabeth Grunelius (almarhum 1802), dan memiliki seorang putra, Dietmar William, dan seorang putri, Susanne Katharina. Karena cuaca buruk, Sömmering meninggalkan Munich pada tahun 1820 dan kembali ke Frankfurt, di mana dia meninggal pada tahun 1830. Ia dimakamkan di pemakaman utama kota.


Telegraf karya Samuel Thomas von Sömmerring

Telegraf  Samuel Thomas von Sömmerring
Telegraf karya Samuel Thomas von Sömmerring
Pada tahun 1808-10 sebuah sistem telegraf yang rumit berdasarkan arus elektrokimia dirancang dan didemonstrasikan Akademi Sains Munich oleh Samuel Thomas von Sömmering (1755-1830). demonstrasi ini ditugaskan oleh Margrave Leopold dari Bavaria, sekutu Napoleon.

Telegraf von Soemmerring terdiri dari tiga puluh lima kawat, satu untuk setiap huruf alfabet dan satu untuk setiap angka. Pada ujung transmisi sistemnya, disediakan pengaturan untuk melewatkan arus dari "voltanic pile"(tumpukan voltan) melalui salah satu kabel sinyal. Pada ujung penerima setiap kawat terhubung ke salah satu dari tiga puluh lima rangkaian elektroda yang dicelupkan ke dalam penangas asam. Penyelesaian rangkaian menyebabkan evolusi gelembung hidrogen di elektroda sesuai dengan huruf atau angka tertentu.

"... Sambil belajar teknik dari Francisco Salva, yang telah mengembangkan instrumen serupa pada 1804 di Barcelona. Sömmering menggunakan baterai yang lebih kuat dan dengan demikian dapat mengirim lebih 3,5 kilometer. Salvas telegraf menggunakan kabel listrik untuk setiap huruf. Setiap kabel terhubung ke elektroda yang direndam dalam tabung gelas berisi asam, elektroda kedua dihubungkan ke kabel kembali. Ketika Salva mengirim curent listrik sepanjang kabel tertentu, itu menyebabkan elektrolisis di ujung yang lain: Ini dilepaskan. gelembung gas di tabung yang menunjukkan huruf mana yang dimaksud. ... "


Sumber:
  • http://people.seas.harvard.edu/~jones/history/images/history/von_Soem.html
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Samuel_Morse
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Samuel_Thomas_von_Sömmerring
Read More
Nama Penemu Alat Komunikasi Beserta Tahunnya

Nama Penemu Alat Komunikasi Beserta Tahunnya

Alat komunikasi adalah semua media yang digunakan untuk menyebarkan atau menyampaikan informasi, baik itu informasi kepada satu orang saja atau kepada banyak orang. Alat komunikasi ini juga bukan hanya menyampaikan informasi saja tetapi juga menghasilkan informasi.

Dari zaman ke zaman manusia telah mengembangkan berbagai alat komunikasi, dari mulai yang tradisional hingga yang moderen. Di bawah ini kami rangkum beberapa tokoh penemu alat komunikasi beserta profil singkat penemunya:
Alat Komunikasi

  1. Samuel Thomas von Sömmerring 1809, Penemu awal Telegraf
  2. Samuel Finley Breese Morse 1837, Penemu Telegram
  3. Alexander Bain 1843, Penemu Mesin Fax
  4. Alexander Graham Bell 1876, Penemu Telepon kabel (versi lama)
  5. Antonio Meucci 1849, Penemu Telepon kabel (versi baru 2002)
  6. Martin Cooper 1973, Penemu Telepon genggam
  7. Edward Howard Armstrong,  penemu gelombang radio 
  8. Guglielmo Marconi 1896, Penemu Radio
  9.  John Logie Baird 1927, Penemu Televisi
  10. Charles Babbage, Penemu komputer yang dapat diprogram. 
  11. Leonard Kleinrock, Bapak internet alias penemu internet
Read More
Pememu Opisometer - Russell E. Morris

Pememu Opisometer - Russell E. Morris

Opisometer
Opisometer, juga disebut curvimeter, meilograph, atau pengukur peta, adalah instrumen untuk mengukur panjang garis lengkung yang berubah-ubah. Sebuah opisometer sederhana terdiri dari roda bergigi lingkar yang diketahui pada pegangan.

Versi awal instrumen ini dipatenkan pada tahun 1873 oleh insinyur Inggris Edward Russell Morris. Instrumen-instrumen yang ia hasilkan awalnya digambarkan sebagai Patent Chartometer meskipun versi-versi belakangan dijual dengan nama Wealemefna.

Pada tahun 1881 Morris menulis tentang gambaran bagaimana ia telah menciptakan sebuah nama yang sepenuhnya asli dalam upaya untuk mengecoh para penirunya; dia juga menolak untuk mengungkapkan asal kata.
Read More
Penemu Odometer - Benjamin Franklin

Penemu Odometer - Benjamin Franklin

Odometer
Odometer adalah sebuah alat sebagai penunjuk Jarak Tempuh Kendaraan. Odometer digunakan juga untuk mengetahui kapan waktunya mengganti oli. Cara bekerjanya secara mekanik atau elektronik. Apabila odometer dalam satuan KM/H, maka angka odometer yang ditunjukkan berupa jarak dalam satuan KM.

Biasanya odometer sering dikaitkan untuk menentukan kendaraan tersebut jarang digunakan atau sering digunakan pada saat kita akan membeli mobil atau motor bekas.

Benjamin Franklin adalah pengarang, politikus, ilmuwan, diplomat dan penemu yang penemuannya membuka pengertian yang lebih dalam pada bidang kelistrikan. Dia menemukan penangkal petir, kacamata, odometer dan peralatan musik.

Benjamin Franklin adalah seorang tokoh Amerika Serikat yang terkenal dan telah meninggalkan banyak karya di dalam hidupnya. Franklin adalah orang dengan banyak jenis pekerjaan dan keahlian.

(Baca selengkapnya di: "Biografi Benjamin Franklin")
Read More
Penemu Jangka sorong -  Pierre Vernie (1580-1637)

Penemu Jangka sorong - Pierre Vernie (1580-1637)

Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorong di bawah 30 cm dan 0.01 untuk yang di atas 30 cm.

Jangka sorong Vernier caliper
Jangka sorong Vernier caliper
Penemu jangka sorong adalah Pierre Vernie, seorang matematikawan dan penemu instrumen asal Perancis. Dia adalah penemu dan eponim dari skala vernier yang digunakan dalam mengukur perangkat. Alat tersebut kini populer dengan nama "Jangka Sorong."

Ia dilahirkan di Ornans , Perancis, pada 1580, ia diajar sains oleh ayahnya. Dia kemudian menjadi kapten dan castellan kastil di Ornans, untuk Raja Spanyol. Dia juga anggota dewan kemudian dan direktur jenderal ekonomi di Kabupaten Burgundy .

Di Brussels , pada 1631, ia menerbitkan, risalahnya La konstruksi, l'usage, et les propriétés du kuadrat nouveau de mathématique, dan mendedikasikannya kepada Infanta. Di dalamnya ia menggambarkan perangkat cerdik yang sekarang menyandang namanya, skala yang lebih tinggi.

Untuk kuadran dengan skala primer dalam setengah derajat, Vernier mengusulkan untuk melampirkan sektor yang dapat digerakkan, tiga puluh satu setengah derajat panjangnya tetapi dibagi menjadi tiga puluh bagian yang sama (masing-masing bagian terdiri dari setengah derajat ditambah satu menit). Dalam mengukur sudut, menit dapat dengan mudah diperhitungkan dengan memperhatikan garis divisi mana dari sektor tersebut bertepatan dengan garis pembelahan kuadran.

Nama vernier sekarang diterapkan pada skala bergerak kecil yang melekat pada caliper, sekstan, barometer, atau instrumen lulus lainnya dan diberikan oleh Jérôme Lalande. Lalande menunjukkan bahwa nama sebelumnya, nonius setelah Pedro Nunes, milik lebih baik untuk penemuan yang berbeda. Nama nonius terus diterapkan ke vernier hingga awal abad ke-19.
Read More