Tiltmeter - Alat Pendeteksi Gunung

Tiltmeter - Alat Pendeteksi Gunung

Tiltmeter merupakan alat pengukur deformasi gunung yang berfungsi untuk mendeteksi pengembungan atau pengempisan tubuh sebuah gunung. Tiltmeter juga digunakan untuk mengukur kemiringan pada suatu struktur di permukaan. Alat ini dapat dipakai untuk memonitor pergerakan magma pada gunung api yang dapat mengakibatkan deformasi di permukaan akibat desakan magma.

  Tiltmeter
Struktur yang dipandang perlu untuk dilakukan pengukuran dengan tiltmeter adalah struktur yang secara visual telah menunjukkan adanya perubahan posisi secara horizontal atau vertikal agar dapat diketahui intensitas gerakannya. Untuk kasus sebuah gunung berapi, biasanya para ilmuwan akan memasang tiltmeter di banyak titik, mulai dari kaki gunung hingga dataran-dataran tertinggi yang diperkirakan sebagai jalur aliran lava. (Wikipedia)
Read More
Spirit level / Water Pass: Pengertian, Fungsi/Kegunaan, Penemu

Spirit level / Water Pass: Pengertian, Fungsi/Kegunaan, Penemu

Spirit level, Leveling atau Waterpass Tukang adalah alat yang digunakan untuk mengukur atau menentukan sebuah benda atau garis dalam posisi rata baik pengukuran secara vertikal maupun horizontal.

Spirit level / Water Pass
Ada banyak jenis alat leveling / waterpass yang digunakan dalam pertukangan, tapi jenis yang paling sering dipergunakan adalah waterpass panjang 120 cm yang terbuat dari bahan kayu dengan tepi kuningan, dimana alat ini terdapat dua buah alat pengecehek kedataran baik untuk vertikal maupun horizontal yang terbuat dari kaca dimana didalamnya terdapat gelembung cairan, dan pada posisi pinggir alat terdapat garisan pembagi ayang dapat dipergunakan sebagai alat ukur panjang.


Jenis Water Pass

Saat ini waterpass banyak dijumpai dalam berbagai ukuran dan bahan. Ukuran yang umum dapat dijumpai adalag waterpass dengan panjang 0,5 m, 1 m, 2m, dan 3 m. Umumnya berbentuk persegi panjang dengan lebar 5-8 cm dan tebal 3 cm. Kedua sisi mempunyai permukaan rata sebagai bidang yang ditempatkan ke permukaan yang akan diperiksa kedatran atau ketegakannya. Ditengah bagian adalah terdapat berbentuk lobang dan ditengahnya sebagai penempatan kaca gelembung sebgai alat pemeriksaan kedataran, dan pada salah satu ujung terdapat lobang dan ditengahnya sebagai penempatan kaca gelembung sebagai alat pemeriksaan ketegakan vertikal.

Bahan waterpass yang umum terdapat adalah dari bahan kayu dan aluminium. Umumnya orang lebih mengyukai waterpass yang terbuat dari bahan aluminium karena lebih tahan lama dan lebih ringan untuk digunakan.


Pemakaian Waterpass

Spirit level / Water Pass
Pemakaian waterpass dilakukan dengan sederhana , yaitu menempatkan permukaan alat ke bidang permukaan yang di chek. Untuk mengechek kedataran maka dapat diperhatikan gelembung cairan pada alat pengukur yang ada bagian tengah alat water pas. Sedangkan untuk menchek ketegakan maka dapat dilihat gelembung pada bagian ujung waterpas. Untuk memastikan apakah bidang benar rata maka gelembung harus benar benar berada ditengah alat yang ada.


Sejarah Penemuan

Spirit level ditemukan oleh Melchisédech Thévenot, seorang ilmuwan Perancis pada 2 Februari 1661.

Thevenot sering bingung dengan keponakannya, musafir Jean de Thevenot (lahir 1633; meninggal 1667). Ada bukti yang menunjukkan bahwa baik Huygens dan Hooke kemudian mengklaim penemuan ini, meskipun hanya di dalam negara mereka sendiri.

Tingkat ketelitian Fell All-Way, salah satu tingkat mata banteng Amerika pertama yang sukses untuk penggunaan alat mesin, diciptakan oleh William B. Fell, Rockford, Illinois sebelum Perang Dunia II pada tahun 1939. Perangkat ini unik karena dapat ditempatkan di tempat tidur mesin dan menunjukkan kemiringan pada sumbu xy secara bersamaan; menghilangkan kebutuhan untuk memutar level 90 derajat.  Tingkat ini sangat akurat dibatasi dari ekspor selama Perang Dunia II. Perangkat menetapkan standar baru, 0005 inci per kaki resolusi (lima sepuluh ribu per kaki atau lima detik busur kemiringan). Produksi tingkat berhenti sekitar tahun 1970. Produksi dimulai kembali pada tahun 1980 oleh Thomas Butler Technology, Rockford, Illinois, tetapi akhirnya berakhir pada pertengahan 1990-an. Namun, masih ada ratusan perangkat yang sangat berharga yang ada.


Spirit level, Leveling atau Waterpass Tukang adalah alat yang digunakan untuk mengukur atau menentukan sebuah benda atau garis dalam posisi rata baik pengukuran secara vertikal maupun horizontal.


Sumber: en.wikipedia.org
Read More
PH meter : Fungsi, Cara Kerja, Penemu

PH meter : Fungsi, Cara Kerja, Penemu

PH meter adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi untuk mengukur pH (derajat keasaman atau kebasaan) suatu cairan (ada elektroda khusus yang berfungsi untuk mengukur pH bahan-bahan semi-padat).

Sebuah pH meter terdiri dari sebuah elektroda (probe pengukur) yang terhubung ke sebuah alat elektronik yang mengukur dan menampilkan nilai pH. alat ini sangat berguna untuk industri air minum, laboratorium, akuarium, industri pakaian terutama batik dan pewarna pakaian.


Prinsip kerja pH meter

PH meter digital
PH meter digital
Prinsip kerja utama pH meter adalah terletak pada sensor probe berupa elektrode kaca (glass electrode) dengan jalan mengukur jumlah ion H3O+ di dalam larutan. Ujung elektrode kaca adalah lapisan kaca setebal 0,1 mm yang berbentuk bulat (bulb). Bulb ini dipasangkan dengan silinder kaca non-konduktor atau plastik memanjang, yang selanjutnya diisi dengan larutan HCl (0,1 mol/dm3). Di dalam larutan HCl, terendam sebuah kawat elektrode panjang berbahan perak yang pada permukaannya terbentuk senyawa setimbang AgCl. Konstannya jumlah larutan HCl pada sistem ini membuat elektrode Ag/AgCl memiliki nilai potensial stabil.


Penemu pH meter kimia, Arnold Orville Beckman

Arnold Orville BeckmanpH meter kimia ditemukan oleh Arnold Orville Beckman, seorang ahli Kimia Amerika yang merupakan salah satu donator perusahaan transistor pertama.

Arnold Orville Beckman lahir pada Selasa, 10 April 1900 di Cullom, Illinois. Orang tuanya adalah seorang pandai besi. Sejak kecil ia memiliki ketertarikan pada sains. Ketika ia berusia sembilan tahun, Beckman menemukan sebuah buku teks kimia tua dan mulai mencoba percobaan. Ayahnya mendorong minat ilmiah dengan membiarkan dia mengkonversi gudang peralatan ke laboratorium.

Beckman kuliah, memperoleh gelar sarjana di bidang teknik kimia pada tahun 1922 dan gelar master dalam kimia fisika pada tahun 1923 dari University of Illinois. Saat ia berkuliah di University of Illinois, ia diinisiasi ke dalam Persaudaraan Alpha Gamma Sarjana Ilmiah pada Desember 1922. Ia bergabung dengan Persaudaraan Upsilon Delta.

pH Meter Karya Beckman
pH Meter Karya Beckman 
Beckman menemukan pH meter pada tahun 1935. Awalnya disebut acidimeter, yakni perangkat penting untuk mengukur pH suatu larutan. Beberapa prestasi yang pernah diraihnya antara lain:
  • Vermilye Medal (1987)
  • National Medal of Technology (1988)
  • National Medal of Science (1989)
  • Presidential Citizens Medal (1989)
  • Bower Award (1992)
  • Public Welfare Medal (1999)
Read More
Kertas Lakmus: Fungsi, Cara Kerja, Cara Menggunakan

Kertas Lakmus: Fungsi, Cara Kerja, Cara Menggunakan

Lakmus adalah campuran zat pewarna berbeda yang larut dalam air yang diekstrak dari lumut. Campuran ini sering diserap ke dalam kertas saring untuk menghasilkan salah satu bentuk tertua dari indikator pH, yaitu kertas lakmus, yang digunakan untuk menguji kadar keasaman bahan.

Kertas yang mengandung campuran tersebut (disebut sebagai kertas lakmus) adalah suatu kertas dari bahan kimia yang akan berubah warna jika dicelupkan kedalam larutan asam atau basa. Warna yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh kadar pH dalam larutan yang ada.

Kertas Lakmus biru dan merah
Bahan kimia

Campuran lakmus memiliki nomor CAS 1393-92-6 dan mengandung 10 hingga 15 zat warna yang berbeda. Komponen kimia yang paling sering digunakan dalam lakmus hampir serupa dengan campuran yang dikenal sebagai orsein, tetapi dengan proporsi yang berbeda. Berbeda dengan orsein, konstituen utama lakmus memiliki massa molekul rata-rata 3300. Indikator asam-basa pada lakmus memiliki sifat seperti kromofor 7-hidroksifenoksazon. Beberapa fraksi lakmus diberi nama yang khas termasuk eritrolitmin (atau eritrolein), azolitmin, spaniolitmin, leukoorsein, dan leukazolitmin. Azolitmin menunjukkan efek yang hampir sama dengan lakmus.


Penggunaan

Kertas Lakmus
Kertas Lakmus yang sudah digunakan
Semua asam dan basa mempunyai sifat sifat tertentu, tidak semua asam mempunyai sifat yang sama demikian juga pada basa. Kita juga sudah mengenal bahwa asam terbagi menjadi dua yaitu asam lemah dan asam kuat, demikian juga basa, ada basa kuat dan basa lemah. Kekuatan asam atau basa tergantung dari bagaimana suatu senyawa diuraikan dalam pembentukan ion-ion jika senyawa tersebut dalam air.

Warna kertas lakmus dalam larutan asam, larutan basa, dan larutan bersifat netral berbeda. Ada dua macam kertas lakmus, yaitu lakmus merah dan lakmus biru. Sifat dari masing-masing kertas lakmus tersebut sebagai berikut.
  • Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru dan dalam larutan netral berwarna merah.
  • Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru dan dalam larutan netral berwarna biru.

Kertas lakmus biru berubah warna menjadi merah di bawah kondisi asam dan kertas lakmus merah menjadi biru di bawah kondisi basa atau alkali, dengan perubahan warna yang terjadi di atas rentang pH 4.5–8.3 pada 25 °C (77 °F). Kertas lakmus pada keadaan netral berwarna ungu.

Reaksi kimia selain asam-basa dapat pula menghasilkan perubahan warna pada kertas lakmus. Misalnya, gas klorin mengubah kertas lakmus biru menjadi putih, karena kehadiran ion hipoklorit. Reaksi ini tidak bolak-balik, sehingga lakmus tidak berperan sebagai indikator dalam situasi tersebut. (sumber: id.wikipedia.org)
Read More
Tire pressure gauge - Alat ukur Tekanan Angin pada Ban Kendaraan

Tire pressure gauge - Alat ukur Tekanan Angin pada Ban Kendaraan

Tire pressure gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan angin pada ban kendaraan, supaya tekanan angin ban sesuai dengan batas yang diijinkan. Tire pressure gauge ada yang terpisah sendiri dan ada yang dirangkaikan dengan katup dan selang angin dari kompresor sehingga saat pengisian angin dapat langsung terukur.
Tire pressure gauge Analog
Tire pressure gauge Analog
Saat ini sudah banyak tyre gauge yang menggunakan display digital untuk lebih mempermudah pembacaan. Setelah alat ini terangkai dengan kompresor, maka tinggal memasukkan ke pentil dari ban. Besarnya tekanan ban akan langsung terbaca ketika trigger tidak ditekan.

Banyak mobil modern sekarang dilengkapi dengan sensor tekanan ban internal yang memungkinkan keempat tekanan ban dibaca bersamaan dari dalam mobil. Pada tahun 2005, kebanyakan Sistem Pemantauan Tekanan Ban (TPMS) menggunakan pemantauan tekanan tidak langsung. Sensor rem anti-lock mendeteksi satu ban berputar lebih cepat daripada yang lain dan menunjukkan tekanan ban yang rendah kepada pengemudi. Masalah dengan metode ini adalah bahwa jika ban semua kehilangan tekanan yang sama maka tidak ada yang akan muncul melawan yang lain untuk menunjukkan masalah.
Tire pressure gauge Digital
Tire pressure gauge Digital
Peraturan tentang tire pressure

Sejak september 2007 seluruh mobil baru dibawah berat £ 10.000 (4.500 kg) yang dijual di Amerika Serikat diminta untuk memasukkan Sistem Pemantauan Tekanan Ban, yang mampu memantau keempat ban dan sekaligus melaporkan inflasi bawah dari 25 persen plakat tekanan dingin dalam setiap kombinasi dari keempat ban.
Read More
Anemometer : Cara Kerja, Fungsi, dan Bagian-Bagiannya

Anemometer : Cara Kerja, Fungsi, dan Bagian-Bagiannya

Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca. Nama alat ini berasal dari kata Yunani anemos yang berarti angin.

Perancang pertama dari alat ini adalah seornag seorang penulis humanis Italia, seniman, arsitek, penyair, pendeta, ahli bahasa, filsuf dan kriptografer bernama  Leon Battista Alberti pada tahun 1450. Selain mengukur kecepatan angin, alat ini juga dapat mengukur besarnya tekanan angin itu.
Anemometer cangkir hemispherical dari jenis yang ditemukan pada tahun 1846 oleh John Thomas Romney Robinson.
Anemometer cangkir hemispherical dari jenis yang ditemukan pada tahun 1846 oleh John Thomas Romney Robinson.

Anemometer telah mengalami beberapa perubahan sejak perkembangannya pada abad ke-15. Leon Battista Alberti (1404–1472) konon telah menemukan anemometer mekanik pertama sekitar tahun 1450.

Pada abad-abad berikutnya, ilmuwan lainnya termasuk Robert Hooke (1635–1703), mengembangkan versi mereka sendiri, beberapa diantaranya keliru dikreditkan sebagai penemu.

Pada tahun 1846, John Thomas Romney Robinson (1792–1882) memperbaiki desain dengan menggunakan empat cangkir hemisferis dan roda mekanis. Pada tahun 1926, ahli meteorologi Kanada John Patterson (3 Januari 1872 - 22 Februari 1956) mengembangkan anemometer tiga cangkir, yang diperbaiki oleh Brevoort dan Joiner pada tahun 1935. Pada tahun 1991, Derek Weston menambahkan kemampuan untuk mengukur arah angin. Pada tahun 1994, Andrews Pflitsch mengembangkan anemometer sonik.
Anemometer mangkuk

Bagian - bagian Anemometer

Cup Counter Anemometer terdiri dari 3 bagian yaitu :
  1. 3 (tiga) buah mangkok sebagai baling - baling yang dibatasi sudut 123o
  2. Counter
  3. Tiang

Cara Kerja Cup Counter Anemometer

Mankok baling-baling akan berputar terdorong oleh hembusan angin. Putaran tersebut diteruskan ke counter berupa pertambahan nilai pada angka-angka counter. Tiga kali putaran penuh nilai pada counter akan bertambah sebesar 0,01. Data diperoleh dengan perhitungan sebagai berikut:

Kecepatan rata - rata selama periode @ jam = (pembacaan II - pembacaan I) x 1 km/jam
                                                                Periode @ jam
Ket :
  • Pembacaan I : pembacaan awal periode @ jam
  • Pembacaan II : pembacaan akhir periode @ jam 

Sumber Artikel:
Read More
Pitot Tube: Fungsi, Cara Kerja, Penemu

Pitot Tube: Fungsi, Cara Kerja, Penemu

Berbagai tipe tabung pitotTabung pitot (dibaca Pitou sesuai fonologi Prancis) adalah instrumen untuk melakukan pengukuran tekanan pada aliran fluida. Tabung pitot ditemukan oleh insinyur berkebangsaan Prancis, Henri Pitot pada awal abad ke 18, dan dimodifikasi oleh ilmuwan berkebangsaan Prancis, Henry Darcy di pertengahan abad ke 19. Tabung pitot telah digunakan secara luas untuk menentukan kecepatan dari pesawat terbang dan mengukur kecepatan udara dan gas pada aplikasi industri.

Tabung pitot sederhana terdiri dari tabung yang mengarah secara langsung ke aliran fluida. Tabung ini berisi fluida, sehingga tekanan bisa diukur dengan perubahan tinggi dari fluida tersebut. Tekanan stagnasi dari fluida, juga disebut dengan tekanan total atau tekanan pitot.

Tekanan stagnasi yang terukur tidak bisa digunakan untuk menentukan kecepatan fluida. Namun, persamaan Bernoulli menyatakan bahwa:











Dimana V adalah kecepatan fluida,  adalah tekanan stagnasi, dan   adalah tekanan statikdan adalah densitas fluida.

Namun persamaan di atas hanya untuk fluida inkompressibel (fluida yang tidak dapat ditekan), sehingga nilai tekanan akan turun sebesar Δp akibat perbedaan tinggi atau Δh yang terbaca pada manometer.

Tekanan dinamis adalah selisih antara tekanan stagnasi dan tekanan statis. Tekanan statis diukur menggunakan saluran statis pada salah satu sisi lubang. Tekanan dinamis ditentukan menggunakan diafragma di dalam kontainer tertutup. Jika udara pada satu sisi diafragma adalah tekanan statis, maka sisi yang lain adalah tekanan stagnasi, dan defleksi dari diafragma proporsional dengan tekanan dinamis.


Profil Henri Pitot

Henri Pitot (3 Mei 1695 - 27 Desember 1771) adalah insinyur hidrolik Prancis dan penemu tabung pitot.

Dalam tabung pitot, ketinggian kolom cairan sebanding dengan kuadrat kecepatan fluida pada kedalaman saluran masuk ke tabung pitot. Hubungan ini ditemukan oleh Henri Pitot pada 1732, ketika dia ditugaskan tugas mengukur aliran di sungai Seine.

Dia menjadi terkenal dengan desain Aqueduc de Saint-Clément dekat Montpellier (pembangunannya berlangsung tiga belas tahun), dan perpanjangan Pont du Gard di Nîmes. Pada 1724, ia menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis, dan pada 1740 seorang rekan dari Royal Society.

Teorema Pitot geometri bidang dinamai menurut namanya. Rue Henri Pitot di Carcassonne dinamai menurut namanya.
Read More
Otto von Guericke - Penemu Manometer

Otto von Guericke - Penemu Manometer

Otto von Guericke merupakan fisikawan, insinyur, dan filsuf berkebangsaan Jerman. Ia adalah orang yang menemukan pompa udara dan menggunakannya untuk mempelajari fenomena vakum, serta mempelajari peran udara dalam pembakaran dan pernafasan. Otto von Guericke juga dikenal sebagai Penemu Manometer.

Otto von Guericke dilahirkan pada 20 November 1602 di Magdeburg, dan meninggal pada 11 Mei 1686 di Hamburg. Selain bidang fisika, teknik dan filsafat, ia juga mempelajari matematika dan hukum. Guericke menempuh pendidikan di Universitas Leipzig, Universitas Jena dalam bidang matematika, sedangkan dalam bidang matematika dan mekanik ia tempuh di Universitas Leyden.

Otto von Guericke Guericke sempat menjadi seorang politisi di kota Magdeburg di tahun 1927, akan tetapi masa itu merupakan masa "Perang Tiga Puluh Tahun", sehingga ia dan keluarganya harus melarikan diri dari kota tersebut pada tahun 1631. Seusai perang, ia kembali ke Magdeburg, membantu pembangunan kembali kota ini dan berhasil menjadi wali kota di kota ini pada tahun 1646. Dua puluh tahun kemudian ia mendapatkan gelar kebangsawanan dan menambahkan "von" pada namanya.

Guericke membuat sebuah eksperimen untuk membuktikan keberadaan ruang vakum. Untuk itu, ia membuat pompa udara, yang berhasil menciptakan ruang vakum sebagian. Studi yang ia lakukan mengungkapkan bahwa cahaya mampu melewati ruang vakum, sementara suara tidak bisa. Ia juga orang yang menemukan generator listrik pertama, yang menghasilkan listrik statis yang berasal dari gesekan antar bola belerang yang bergulir. Pada 1672, ia menemukan bahwa listrik yang dihasilkan dari proses tersebut dapat menyebabkan bola belerang tersebut bersinar. Ia juga memprediksi bahwa komet akan kembali secara reguler dari luar angkasa.


Manometer

Manometer adalah alat yang menggunakan kolom cairan untuk mengukur tekanan

Sebuah pengukur vakum digunakan untuk mengukur tekanan dalam ruang hampa-yang selanjutnya dibagi menjadi dua subkategori, tinggi dan rendah vakum (vakum dan kadang-kadang ultra-tinggi). Satuan dari alat ukur tekanan ini biasanya berupa psi (pound per square inch), psf (pound per square foot), mmHg (millimeter of mercury), inHg (inch of mercury), bar, atm (atmosphere), N/m^2 (pascal).Banyak teknik telah dikembangkan untuk pengukuran tekanan dan vakum. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tekanan disebut alat pengukur tekanan atau alat pengukur vakum.
Manometer

Dilihat dari dasar pengukuran tekanan, manometer bisa dikategorikan menjadi 2 jenis yaitu :

1. Manometer Teknik

Adalah dengan menunjukan meter 0 saat terkena tekanan atmosfer. technical pressure gauge seperti ini hanya menunjukkan nilai tekanan dari suatu zat tanpa mempertimbangkan tekanan atmosfirnya. pengukur secara khusus dirancang untuk digunakan oleh ketel uap, udara rem, dan inspektur sistem tekanan.

2. Manometer abosolut

yaitu tekanan yang dihitung berdasarkan tekanan referensi 1 atm. Besaran tekanan absolute lebih dikenal dengan PSIA. (PSIA = PSIG + Patm). dengan penunjukan meter 1,013 bar saat terkena tekanan atmosfer. Jika ini digunakan pada suatu alat, maka nilai tekanan mutlak zat yang diukur adalah Tekanan Teknikalnya ditambah dengan tekanan atmosfer  yang digunakan pada percobaan ini adalah Technical Pressure Gauge. Penunjukan  ini saat tidak diberi tekanan (Tekanan atmosfer saja) adalah 0 psi.
Read More
Edwin Howard Armstrong - Penemu Radio FM

Edwin Howard Armstrong - Penemu Radio FM

Edwin Howard Armstrong adalah salah insinyur asal Amerika Serikat yang terkenal karena menciptakan radio FM. Ia menemukan rangkaian regeneratif saat dia sarjana dan dipatenkan pada tahun 1914, sirkuit super-regeneratif (1922), dan penerima superheterodyne (1918).


Biografi

Pria kelahiran di New York Amerika Serikat, 18 Desember 1890 ini sejak kecil sudah tampak Kepintaran dan keuletannya. Bahkan, ketika usianya baru menginjak 14 tahun dia telah bercita-cita ingin menjadi seorang penemu.

Edwin Howard Armstrong
Ketika menginjak remaja, Armstrong mulai mencoba menjadi tukang servis alat-alat rumah tangga nirkabel. Saat duduk dibangku Sekolah Menengah Atas, dia mulai mengadakan uji coba dengan membuat tiang antenna di depan rumahnya untuk mempelajari teknologi nirkabel yang kala itu sering mengalami gangguan.

Dia dapat segera memahami permasalahan pada alat komunikasi tersebut. Bukan hanya itu, Armstrong pun dapat menemukan kelemahan sinyal pada penerima akhir transmisi komunikasi. Padahal, tidak ada cara lain untuk memperkuat tenaga pada pengiriman akhir.

Untuk mengembangkan pengetahuannya pada masalah gelombang komunikasi, setelah tamat Sekolah Menengah Atas, Armstrong masuk ke Jurusan Teknik Universitas Columbia. Di sini dia melanjutkan penelitiannya dibidang nirkabel. Pada tahun ketiga dikampus ini, dia memperkenalkan temuannya, yaitu penguat gelombang radio pertama (radio amplifer).

Armstrong baru sebelas tahun ketika Guglielmo Marconi membuat transmisi radio trans-Atlantik pertama. Armstrong muda mulai belajar radio dan membangun peralatan nirkabel buatan sendiri, termasuk antena 125-kaki di halaman belakang orang tuanya.


Radio FM 1933

Edwin Armstrong dikenal menciptakan radio frekuensi-modulated atau FM pada tahun 1933. Modulasi frekuensi atau FM meningkatkan sinyal audio radio dengan mengendalikan kebisingan statis yang disebabkan oleh peralatan listrik dan atmosfer bumi. Edwin Armstrong menerima paten AS 1.342.885 untuk "Metode Penerimaan Radio Osilasi Frekuensi Tinggi" untuk teknologi FM-nya.

Selain modulasi frekuensi, Edwin Armstrong dikenal juga menciptakan dua inovasi kunci lainnya yakni regenerasi dan superheterodyning. Setiap radio atau televisi saat ini menggunakan satu atau lebih penemuan Edwin Armstrong.


Amplifikasi Regenerasi 1913 

Pada tahun 1913, Edwin Armstrong menemukan rangkaian (Regenerative or Feedback) regeneratif atau umpan balik. Regenerasi amplifikasi bekerja dengan mengirimkan sinyal radio yang diterima melalui tabung radio 20.000 kali per detik, yang meningkatkan kekuatan sinyal radio yang diterima dan memungkinkan siaran radio untuk memiliki jangkauan yang lebih besar.


Superhetrodyne Tuner

Edwin Howard Armstrong and Superhetrodyne
Edwin Armstrong menemukan tuner superhetrodyne yang memungkinkan radio untuk dapat disetel ke stasiun radio yang berbeda.

Desain sirkuit tunggal temuan Armstrong menjadi kunci kelangsungan gelombang transmiter yang menjadi inti operasional radio. Dan dia lulus sarjana teknik tahun 1913. Atas temuannya tersebut, Armstrong mematenkan ciptaannya dan memberi lisensinya pada Marconi Corporation tahun 1914.

Enam tahun kemudian, Westinghouse membeli hak paten Armstrong atas penerima superheterodyne, dan memulai kiprahnya menjadi stasiun radio pertama bernama KDKA di Pittsburgh. Mulailah radio menjadi sangat populer pada saat itu, mulai dari hiburan sampai berita penting, tidak ada yang tidak memakai jasa radio. Setelah itu, bermunculan terus gelombang radio lainnya. RCA (The Radio Corporation of America) segera membeli seluruh hak paten radio begitu juga radio lain ikut membelinya.

Setelah Perang Dunia I usai, Armstrong kembali ke Universitas Columbia dan bekerja sebagai profesor di universitas tersebut. Tahun 1923 dia menikah dengan Marion MacInnes, sekretaris dari Presiden RCA, David Sarnoff. Pada dekade tersebut dia terlibat dalam perang perusahaan dalam mengendalikan hak paten radio. Hal ini berlanjut sampai awal tahun 1930, dan Armstrong kalah di pengadilan. Meski demikian, dia terus melanjutkan penelitian untuk memecahkan masalah statistik radio. Ia berkesimpulan, hanya ada satu solusi agar karyanya yang telah dicuri orang bisa dihargai, yaitu merancang sistem yang sama sekali baru. Penelitian demi penelitian pun terus dia lakukan untuk lebih menyempurnakan suara radio tersebut. Pada 1933 Amstrong memperkenalkan sistem radio FM (frequency modulation), yang memberi penerimaan jernih meskipun ada badai dan menawarkan ketepatan suara yang tinggi yang sebelumnya belum ada. Sistem tersebut juga menyediakan sebuah gelombang tunggal membawa dua program radio dengan sekali angkut. Pengembangan ini disebut dengan multiplexing.

Untuk memperkenalkan temuannya pada dunia, pada tahun 1940 Armstrong mendapat izin untuk mendirikan stasiun radio FM pertama yang didirikan di Alpine, New Jersey. Berkat temuannya tersebut , pada 1941, Institut Franklin memberi penghargaan kepada Armstrong berupa medali Franklin, yang merupakan salah satu penghargaan tertinggi komunitas ilmuwan. Kekalahannya dalam sengketa selama bertahun-tahun dengan perusahaan yang telah memanfaatkan hak ciptanya, tak berpengaruh terhadap pemberian medali Franklin tersebut.


Kematian

Penemuan Armstrong membuatnya menjadi orang kaya, dan dia memegang 42 hak paten dalam hidupnya. Namun, ia juga mendapati dirinya terlibat dalam sengketa hukum yang berlarut-larut dengan RCA, yang memandang radio FM sebagai ancaman terhadap bisnis radio AM-nya.

Armstrong bunuh diri pada tahun 1954, melompat dari apartemennya di New York City. Armstrong meninggal di Manhattan, New York, 31 Januari 1954 pada umur 63 tahun.

Istrinya, Marion MacInnes, yang menjadi pewaris hasil temuan Armstrong melanjutkan perjuangan suaminya bertempur di persidangan dan memenangkan jutaan dolar. Atas kejernihan suara yang dihasilkannya di awal ’60-an, saluran FM mendominasi sistem radio, dan bahkan digunakan untuk komunikasi antara bumi dan luar angkasa oleh Badan Antariksa Nasional Amerika, NASA.


Sumber:
  • https://www.thoughtco.com/edwin-howard-armstrong-1991244
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Edwin_Howard_Armstrong
Read More