Larry Tesler - Penemu Cut, Copy Dan Paste

Larry Tesler - Penemu Cut, Copy Dan Paste

Lawrence Gordon Tesler
Lawrence Gordon Tesler adalah seorang ilmuwan komputer yang bekerja pada Xerox PARC, Apple Computer, Amazon.com, dan Yahoo! menemukan cara copy paste (yang akhirnya menjadi bahasa gaul COPAS) yang lebih sederhana.


Penemuan

Tesler bekerja pada pemrograman dari sistem Smalltalk-76 antara 1973-1976, dan pada proyek itu ia menerapkan metode menangkap teks ke dalam memori internal komputer, yaitu "cut" / "copy," dan kemudian memasukkan itu di tempat lain, yaitu "paste."

Kata (copy/paste) diambil dari ide lama dalam mengedit naskah, ketika harus secara fisik memotong kata-kata pada halaman dengan gunting dan menempel di tempat lain.

Disusul kemudian oleh Apple (1981) yang mulai memunculkan penggunaan tombol ctrl C untuk mengkopi, ctrl X untuk Cut , dan ctrl V untuk mempaste. Teknologi tersebut semakin lengkap dengan munculnya ctrl Z untuk pembatalan (undo). Windows pun mengadopsi teknologi hasil temuan Apple tersebut. Maka jadilah proses Copy Paste menjadi sangat mudah seperti yang hadir di depan meja Anda sekarang ini.

Tesler pindah ke Xerox PARC dan memilki kehidupan yang cukup mewah beberapa dekade terakhir. Tesler sempat bekerja untuk Apple, menjadi wakil presiden Amazon.com dan Yahoo!.
Read More
Jean Jacques Dozy - Penemu Tambang Freeport

Jean Jacques Dozy - Penemu Tambang Freeport

Jean Jacques Dozy (lahir di Rotterdam, 18 Juni 1908 – meninggal di Den Haag, 1 November 2004 pada umur 96 tahun) adalah seorang geolog Belanda. Jean-Jacquez Dozy mengunjungi Indonesia pada 1936 untuk menskala glasier Pegunungan Jayawijaya di provinsi Irian Jaya di Papua Barat. Dia membuat catatan di atas batu hitam yang aneh dengan warna kehijauan. Pada 1939, dia mengisi catatan tentang Ertsberg (bahasa Belanda untuk "gunung ore"). Namun, peristiwa Perang Dunia II menyebabkan laporan tersebut tidak diperhatikan. Dua puluh tahun kemudian, geologis Forbes Wilson, bekerja untuk perusahaan pertambangan Freeport, membaca laporan tersebut. Dia dalam tugas mencari cadangan nikel, tetapi kemudian melupakan hal tersebut setelah dia membaca laporan tersebut. Dia berhenti merokok dan melatih badannya untuk menyiapkan perjalanan untuk memeriksa Ertsberg. Ekspedisi yang dipimpin oleh Forbes Wilson dan Del Flint, menemukan deposit tembaga yang besar di Ertsberg pada 1960.

Penemuan Jean Jacques Dozy merupakan suatu awal dari  penemuan tambang mineral seperti emas, tembaga, dan perak di Papua.
Grasberg mine
Tambang Grasberg adalah tambang emas terbesar di dunia dan tambang tembaga ketiga terbesar di dunia. Tambang ini terletak di provinsi Papua di Indonesia dekat latitude -4,053 dan longitude 137,116, dan dimiliki oleh Freeport yang berbasis di AS (67.3%), Rio Tinto Group (13%), Pemerintah Indonesia (9.3%) dan PT Indocopper Investama Corporation (9%). Operator tambang ini adalah PT Freeport Indonesia (anak perusahaan dari Freeport McMoran Copper and Gold). Biaya membangun tambang di atas gunung sebesar 3 miliar dolar AS. Pada 2004, tambang ini diperkirakan memiliki cadangan 46 juta ons emas. Pada 2006 produksinya adalah 610.800 ton tembaga; 58.474.392 gram emas; dan 174.458.971 gram perak.

Penemuan

Pada tahun 1936, Jean-Jacques Dozy melakukan piknik petualangan ke tanah Papua bersama teman-temannya. Sesampainya di suatu tempat yang sangat tinggi, terjal dan dingin, mereka menjumpai adanya singkapan batuan yang ditengarai mengandung mineral berharga. Dari penemuan lokasi singkapan itu kemudian mengantarkannya pada ditemukannya “Ertsberg” atau Gunung Bijih, sebuah cadangan mineral yang terletak di kaki pegunungan bersalju. Laporan Dozy ini dimuat dalam majalah geologi di Leiden, Belanda pada tahun 1939.

Laporan itu mengilhami seorang manajer eksplorasi Freeport Minerals Company, Forbes Wilson, bersama Del Flint pada tahun 1960 melakukan ekspedisi ke Papua untuk mempelajari lebih jauh tentang hasil temuan Dozy. Forbes pun terpesona dan meyakini bahwa cadangan mineral Ertsberg akan menjadi cadangan tembaga terbesar yang pernah ditemukan pada saat itu.

Pada 1960 ada ekspedisi ulang apakah Erstberg ini benar eksis. Jadi pada 1967 kontrak karya asing masuk setelah orde lama.

Tim Freeport tercatat datang ke Jakarta untuk memprakarsai suatu pembicaraan guna mewujudkan kontrak pertambangan di Ertsberg. Orang yang dipilih sebagai negosiator dan kelak menjadi Presiden Freeport Indonesia (FI) adalah Ali Budiardjo, yakni mantan sekjen Hankam dan direktur Bappenas tahun 1950-an.

Selanjutnya pada 5 April 1967 kontrak kerja (KK) I ditandatangani dan membuat Freeport menjadi perusahaan satu-satunya yang ditunjuk untuk menangani kawasan Ertsberg seluas 10 kilometer persegi. KK I ini berlangsung 30 tahun. Kontrak dinyatakan mulai berlaku saat perusahaan mulai beroperasi. Pada Desember, eksplorasi Ertsberg dimulai.

Pada bulan Desember 1967, Freeport memulai kegiatan eksplorasi untuk mendefinisikan lebih detil tentang potensi yang dikandung di balik singkapan yang telah diketemukan di Ertsberg. Konstruksi besar-besaran segera dimulai pada tahun 1970, dan ekspor produksi perdana konsentrat tembaga dilakukan pada akhir 1972. Tidak berhenti di situ, singkapan-singkapan baru pun diketemukan oleh para geolog di kompleks sekitar Ertsberg, termasuk hingga diketemukannya cadangan kelas dunia Grasberg pada tahun 1988.

Pada 28 Januari 1988 dugaan deposit emas di kawasan lain, yakni Grasberg menunjukkan hasil positif. Di tahun yang sama, Freeport Mc Moran Copper and Gold (FCX) akhirnya go public di lantai bursa New York.

Pada 1988 milestone PTFI yaitu tambang Grasberg ditemukan. Investasi cukup besar ditanamkan dalam kontrak karya.

Kini PT Freeport Indonesia mengoperasikan salah satu proyek tambang tembaga dan emas terbesar di dunia.


Sumber:
Read More
L'Oreal dan KNI Beri Penghargaan dan Dukungan Penelitian Pada Empat ilmuwan

L'Oreal dan KNI Beri Penghargaan dan Dukungan Penelitian Pada Empat ilmuwan

L'Oreal Indonesia dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO anugerahi penghargaan dan dukungan penelitian bagi Empat Empat peneliti (ilmuwan) perempuan Indonesia. Hal ini merupakan bentuk penghargaan mereka atas capaian dan eksistensi perempuan berprestasi Indonesia.

Penghargaan tersebut diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam L'Oreal UNESCO for Women in Science (FWIS) ke-12 di Kantor Kementeriam Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, di Jakarta, Kamis 3 desember 2015.

Keempat peneliti perempuan yang akan mendapat dukungan dana Rp80 juta tersebut, antara lain Sastia Prama Putri PhD dari Universitas Osaka, Dr rer nat Alucia Anita Artarini dari ITB, Dr Anawati MSc (MA) dari Universitas Teknologi Sumbawa, dan Kiky Corneliasari (MA) dari LIPI.

Read More
Biografi Yogi Ahmad Erlangga - Pemecah Persamaan Helmholtz

Biografi Yogi Ahmad Erlangga - Pemecah Persamaan Helmholtz

Yogi Ahmad Erlangga
Dr Yogi Ahmad Erlangga saat memberikan kuliah di depan mahasiswa. (itb.ac.id)
Yogi Ahmad Erlangga adalah seorang ilmuwan yang berhasil memecahkan Persamaan Helmholtz menggunakan matematika numerik secara cepat (robust). Dr Yogi Ahmad Erlangga,  Melalui riset Ph.D-nya, berhasil memecahkan rumus persamaan Helmholtz dengan predikat summa cumlaude.

Berkat risetnya, pemrosesan data seismik seratus kali lebih cepat dibandingkan dengan metode yang melibatkan pengukuran 2 dimensi sebelumnya. Yogi juga membuat ribuan insinyur bisa bekerja lebih cepat untuk menemukan minyak bumi dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Metode yang ditemukan oleh Yogi ini untuk menginterprestasi data pengukuran gelombang akustik yang bisa mempercepat pemrosesan data seismik untuk survei cadangan minyak bumi.

Persamaan Helmholtz yang dipecahkan juga bisa menggambarkan berbagai jenis gelombang. Selain gelombang akustik seperti dalam kasus minyak bumi, penemuannya juga bisa mengukur gelombang elektromagnetik untuk laser, penyimpanan data pada Disc Blu-ray, hingga radar penerbangan.


Biografi

Yogi Ahmad Erlangga lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 8 Oktober 1974.  Pendidikan dasar hingga sekolah menengah atas dia habiskan di kota kelahiran. Kemudian untuk melanjutkan di perguruan tinggi dia masuk di ITB dengan mengambil jurusan Teknik Penerbangan. Pasca lulus dari ITB pada tahun 1998, Yogi muda melanjutkan pendidikan magister di Delft University of Technology (DUT), Belanda dengan mengambil jurusan Matematika Terapan. Tak berselang lama dari kelulusannya dari magister, dia langsung melanjutkan pendidikan doktoralnya di universitas yang sama dengan jurusan yang sama pula. Ini dipilih oleh Yogi sebagai bentuk kecintaanya terhadap dunia matematika.

Hal ini dibuktikan oleh Yogi ketika dia membuat tulisan desertasi perihal persamaan Helmholtz yang selama 30 tahun terakhir belum ada yang mampu menyelesaikannya. Penelitian yang dilakukan oleh Yogi ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, industri, pertambangan, dan masih banyak lagi. Karena penelitian ini akan sangat membatu dalam dunia ilmu pengetahuan, ditambah mendapat pendanaan dari salah satu perusahaan yang mengetahui rencana tersebut. Selanjutnya dalam penelitian dosen ITB ini menggunakan metode “Ekuasi Helmholtz”. Metode ini digunakan untuk dapat mengukur gelombang akustik. Persamaan ini digunakan untuk dapat menemukan lokasi minyak bumi dan sebenarnya persamaan ini telah ditemukan sejak satu abad silam.

Dengan keberhasilan ini, memudahkan bagi perusahaan minyak untuk dapat untung yang lebih besar dengan modal yang sedikit. Karena selama ini perusahaan minyak harus mengeluarkan modal yang besar untuk dapat mengetahui lokasi minyak. Apalagi dengan persamaan Helmholtz ini, perusahaan minyak dapat menemukan ladang minyak lebih cepat 100 kali dari pada sebelumnnya. Maka dengan capaian yang telah disumbangkan oleh Yogi ini, telah membuat dunia perminyakan sangat terbantu sekali. Menurut Yogi penelitiannya ini telah di mulai sejak tahun 2001, ketika dia mengajukan riset di Delft University of Technology, Belanda.


Persamaan Helmholtz

Pada Desember 2001, Yogi mengajukan diri untuk melakukan riset tentang Persamaan Helmholtz kepada Universitas Teknologi Delft. Maka, perusahaan minyak raksasa Shell untuk meminta penyelesaian Persamaan Helmholtz secara matematika numerik secara cepat yang namanya robust (dapat dipakai pada semua masalah).

Penelitian Yogi itu didasarkan pada “Ekuasi Helhmholtz.” Bagi kalangan ilmuwan, metode ekuasi itu penting dalam mengintepretasi ukuran-ukuran akustik yang digunakan untuk mensurvei cadangan minyak.

Pada Desember 2005, ia berhasil memecahkan persamaan tersebut dan ia masih menjadi dosen di ITB. Ketika ia memecahkan persamaan tersebut, ia menempuh program Ph.D di Delft University of Technology, Belanda. Persamaan Helmholtz yang berhasil dipecahkannya, membuat banyak perusahaan minyak dunia gembira. Pasalnya, dengan rumus temuan Yogi itu mereka dapat lebih cepat dalam menemukan sumber minyak di perut bumi. Rumusnya juga bisa diaplikasikan di industri radar, penerbangan, dan kapal selam. Metodenya ini digunakan untuk teknologi Blu-Ray, yang membuat keping itu bisa memuat data komputer dalam jumlah yang jauh lebih besar.


Manfaat hasil kerja

Hasil risetnya menghebohkan dunia terutama dengan kemungkinan membuat profil 3 dimensi dari cadangan minyak. Metode dia berhasil memproses data-data seismik seratus kali lebih cepat dari metode yang sekarang biasa digunakan. Temuannya ini membuat namanya melambung. Rumus matematika yang dikembangkannya membuat ribuan insinyur minyak bisa bekerja cepat. Akurasinya tinggi. Dan akhirnya si raja minyak banyak berhemat. Pasalnya, Shell selalu mempunyai masalah dalam menemukan sumber minyak bumi. Persamaan ini membutuhkan biaya yang besar, perhitungan waktu, penggunaan komputer serta memori. Maka, dalam siaran pers tahun 2005 diterangkan Universitas Delft sungguh bangga akan pencapaian Yogi. Siaran pers itu menyebutkan bahwa penelitian Yogi adalah murni matematika.


Minat penelitian lain

Minat penelitiannya meliputi aljabar linier, analisis matriks, metode numerik untuk persamaan diferensial parsial (PDEs), aljabar linear numerik, metode iteratif untuk skala besar linear/non sistem linear, PDE-kendala optimasi, dengan aplikasi dalam dinamika fluida, dan propagasi gelombang dan seismik eksplorasi/ pencitraan.[10] Dia juga tertarik dalam desain pesawat dan terlibat dalam desain kendaraan udara tak berawak yang panjang dan tinggi serta berdaya tahan.


Prestasi

Pada 12 Agustus 2012, Aburizal Bakrie menyerahkan penghargaan kepada 6 orang yang berprestasi. Termasuk kepada Yogi Ahmad Erlangga. Setiap pemenang masing-masing akan mendapatkan penghargaan berupa trofi, piagam, dan uang sebesar Rp250 juta. Penghargaan diserahkan di XXI Ballroom Djakarta Theatre Jakarta.


Minat dan hobi

Hobinya adalah memasak dan melukis.


Sumber
Read More
Satoshi Nakamoto - Penemu Bitcoin

Satoshi Nakamoto - Penemu Bitcoin

Satoshi Nakamoto adalah seorang Fisikawan keturuan Jepang-Amerika. Ia dikenal sebagai Penemu mata uang Bitcoin sehingga disebut sebagai Bapak Bitcoin. Bitcoin adalah mata uang elektronik yang bisa digunakan untuk bertransaksi di internet.


Biografi

Satoshi Nakamoto yang bernama asli Dorian S Nakamoto lahir di Jepang pada tahun 1949. kemudian saat berusia 10 tahun ia berimigrasi ke Amerika Serikat. Ia tinggal di rumah sederhana berlantai 2 di pinggiran Los Angeles.

Dia kemudian kuliah di jurusan fisika di California State Polytechnic University. Nakamoto lantas bekerja di sejumlah perusahaan.

Di tahun 2008, Satoshi menerbitkan sebuah makalah yang menguraikan konsep, dan menulis perangkat lunak asli yang mendasari kemunculan Bitcoin. Pada tahun 2009 Bitcoin mulai digunakan dan begitu mengguncang dunia, dan kelahiran Bitcoin sendiri adalah pencapaian besar yang bisa merubah dunia ekonomi untuk selamanya.

Bitcoin Inti (sebelumnya dikenal sebagai Bitcoin-Qt). Pada tahun 2008, Nakamoto menerbitkan kertas pada Daftar Mailing Kriptografi di metzdowd.com menggambarkan mata uang digital bitcoin. Pada tahun 2009, mereka merilis software bitcoin pertama yang meluncurkan jaringan dan unit pertama dari bitcoin cryptocurrency, disebut Bitcoins.

Nakamoto terus berkolaborasi dengan pengembang lain pada perangkat lunak bitcoin sampai pertengahan 2010. Pada saat ini, mereka menyerahkan kontrol dari repositori kode sumber dan jaringan kunci waspada terhadap Gavin Andresen, mentransfer beberapa domain terkait ke berbagai anggota terkemuka dari komunitas bitcoin, dan berhenti keterlibatan mereka dalam proyek tersebut.

Log transaksi bitcoin publik menunjukkan bahwa dompet  Nakamoto mengandung kira-kira satu juta Bitcoins. Pada Juni 2015,  adalah setara dengan US $ 250 juta.


Bitcoin

logo  Bitcoin
Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang di buat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer tanpa penyimpanan terpusat atau administrator tunggal dimana Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebuah mata uang yang terdesentralisasi . Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.

Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin - bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin - bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin. Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin - bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin.

Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency, pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada tahun 1998 dalam milis cypherpunks.


Penemu Bitcoin Dinominasikan Nobel 

Profesor Ekonomi di University of Chicago, Bhagwan Chowdhry mencalonkan Satoshi untuk menerima Hadiah Nobel di bidang Ekonomi tahun 2016, Gizmodo (09/11).


Sumber:
Read More
Hedy Lamarr - Penemu teknologi WiFi

Hedy Lamarr - Penemu teknologi WiFi

Hedy Lamarr
Hedy Lamarr adalah seorang aktris dan matematikawan Austria-Amerika yang terkenal karena kecantikannya dan menjadi bintang kontrak besar pada "Zaman Keemasan" MGM.

Ia adalah aktris Hollywood yang pernah dijuluki sebagai 'wanita paling cantik di dunia'. Lahir di Wina Austria, 9 November 1914, wanita yang memiliki nama asli Hedwig Maria Keisler ini awalnya adalah seorang pemain film Extase, yang menyedot perhatian produser Hollywood.

Dia akhirnya menjadi aktris Hollywood terkenal dan mengganti namanya dengan Hedy Lamarr. Dia berhasil membintangi banyak film terkenal yang membuat nama Hedy Lamarr semakin melambung, seperti film White Cargo (1942) dan The Female Animal (1957).

Selain berbakat memerankan karakter di film, Dia juga pandai dalam hal teknologi. Hedy Lamarr mematenkan ide yang disebut dengan sistem komunikasi rahasia pada tahun 1942, yang merupakan pondasi penting teknologi ponsel dan komunikasi.

Teknologi pengendali jarak jauh Ciptannya digunakan untuk Perang Dunia II saat itu. Penemuannya tersebut adalah awal dari penemuan ponsel, WiFi, Bluetooth, GPS, yang kini sangat populer.

Berbakat di bidang matematika, Lamarr bersama komponis George Antheil menemukan sebuah teknik komunikasi spektrum sebar dan perpindahan frekuensi pertama yang diperlukan untuk melakukan komunikasi nirkabel sejak zaman pra-komputer sampai sekarang.


Penemuan spektrum sebar pindah frekuensi

Komponis avant garde George Antheil, putra imigran Jerman sekaligus tetangga Lamarr, telah bereksperimen dengan pengendalian instumen musik secara otomatis, termasuk musiknya untuk Ballet Mécanique, yang awalnya ditulis untuk film abstrak karya Fernand Léger tahun 1924. Musik otomatis karyanya berupa beberapa pianola yang dimainkan secara bersamaan.

Lamarr memperkenalkan idenya ke Antheil dan bersama-sama mengirimkan ide sistem komunikasi rahasia tersebut pada bulan Juni 1941. Tanggal 11 Agustus 1942, US Patent 2,292,387 diberikan kepada Antheil dan "Hedy Kiesler Markey," nama nikah Lamarr pada waktu itu. Versi awal pindah frekuensi ini adalah pemanfaatan rol piano untuk berpindah-pindah di 88 frekuensi dan bertujuan agar torpedo yang dipandu radio sulit terdeteksi musuh. Meski mereka mempresentasikan teknik ini di hadapan Angkatan Laut A.S., ide ini ditolak dan tidak diadopsi.

Ide ini baru diterapkan di Amerika Serikat pada tahun 1962 oleh kapal-kapal militer A.S. saat memblokir Kuba setelah patennya kedaluwarsa. Karena mungkin pengembangannya terhambat, paten ini baru diketahui publik pada tahun 1997 ketika Electronic Frontier Foundation memberi penghargaan kepada Lamarr atas kontribusinya. Dilaporkan bahwa pada tahun 1998, pengembang teknologi nirkabel asal Ottawa, Wi-LAN, Inc. "membeli 49 persen klaim paten ini dari Lamarr dengan nilai saham yang tidak disebutkan" (Eliza Schmidkunz, Inside GNSS), padahal paten yang kedaluwarsa seharusnya dianggap tidak bernilai. Antheil meninggal dunia tahun 1959.

Ide pindah frekuensi Lamarr dan Antheil menjadi dasar teknologi komunikasi spektrum sebar masa kini, seperti Bluetooth, COFDM yang dipakai oleh koneksi jaringan Wi-Fi, dan CDMA pada telepon nirkabel. Paten Secrecy Communication System oleh Blackwell, Martin, dan Vernam tahun 1920 (1598673) tampaknya menjadi dasar komunikasi untuk paten Kiesler dan Antheil, yang memanfaatkan teknik ini untuk mengendalikan torpedo.

Lamarr ingin bergabung dengan National Inventors Council, namun anggota NIC Charles F. Kettering dan rekan-rekannya meminta agar ia membantu upaya perang saja dengan memanfaatkan status selebritinya untuk menjual Obligasi Perang.


Kematian

Hedy Lamarr  meninggal pada 19 Januari 2000 saat berusia 85 tahun. Sertifikat Kematiannya dikutip tiga penyebab: gagal jantung, penyakit katup jantung kronis, dan penyakit jantung arteriosclerotic. Hari kematiannya bertepatan dengan ulang tahun ke-55 putrinya Denise. Anaknya Anthony Loder mengambil abunya ke Austria dan menyebarkannya di Vienna Woods, sesuai dengan keinginan terakhir Hedy Lamarr.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Hedy_Lamarr
Read More
Aisa Mijeno - Penemu Lampu Listrik Berbahan Bakar Air Asin

Aisa Mijeno - Penemu Lampu Listrik Berbahan Bakar Air Asin

Aisa Mijeno
Aisa Mijeno (Twitter)
Aisa Mijeno adalah seorang Pengusaha dan Ilmuan Asal Filipina yang dikenal sebagai Penemu lampu berbahan garam / air asin. Akibat temuannya tersebut Aisa Mijeno kini disebut-sebut sebagai ilmuan yang sedang naik daun di kawasan Asia.

Saat diadakannya Forum KTT APEC 2015 pada 18 November 2015 di Manila,  ia duduk bersama dengan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama dan milyarder China, Jack Ma.

Saat itu, Barrack Obama mengajak Jack Ma untuk mau berinvestasi di perusahaan yang sedang dirintis Aisa Mijeno. Aisa Mijeno memang sedang merintis usaha dari penemuannya bersama dengan saudaranya Raphael Antonio Mijeno yaitu lampu listrik berbahan bakar air asin yang dinamainya SALt (Sustainable Alternative Lighting) pada tahun 2012.

Penemuan inilah yang menjadikan dirinya sejajar dengan tokoh-tokoh penting dunia lainnya.


Profil

Aisa Mijeno merupakan profesor teknik di De La Salle University, Lipa Filipina. Ia memanfaatkan ilmunya untuk menjawab permasalahan yang ditemuinya di negaranya - Filipina.

Keinginannya untuk menjaga keindahan bumi melalui pengembangan teknologi merupakan salah satu tujuannya menciptakan SALt. Kesadaran tersebut muncul setelah dirinya terlibat dengan Greenpeace Filipina. Sela in itu ia juga terinspirasi oleh orang-orang desa yang mampu bertahan dengan kecerdasan dan ketahanan yang mereka miliki walaupun kekurangan sumber daya.


Penemuan SALt Sebagai Energi Alternatif Berkelanjutan

Filipina memiliki lebih dari 7000 pulau yang kebanyakan dari pulau-pulau tersebut tidak memiliki akses listrik. Karena itu, Aisa Mijeno memikirkan alternatif untuk menerangi wilayah tersebut tanpa batrei dan lilin sebagai sumber cahaya yang berbiaya mahal. Dengan kehadiran SALt diharapkan dapat memecahkan masalah tersebut.

SALt dimulai di gunung Kalinga, Filipina dimana masyarakat menggunakan lampu berbahan bakar minyak. Padahal lokasi tersebut berada di atas gunung yang aksess transportasi susah dan berjarak 50 km dari wilayah yang bisa diakses oleh angkutan umum. Karena itu masyarakat harus berjalan 12 jam untuk mendapatkan minyak agar bisa mendapatkan cahaya di malam hari.

Dari sanalah kemudian Aisa Mijeno berhasil menciptakan lampu yang hanya menggunakan air dicampurkan 2 sendok garam dan mampu menyala selama 8 jam.

Berkat penemuannya ini, Aisa Mijeno dan SALt telah mendapatkan berbagai macam penghargaan dari seluruh dunia.

Kini, Aisa Mijeno telah mengumpulkan dana agar lampu buatannya bisa diakses lebih banyak orang. Untuk memasarkan lampu temuannya, Aisa Mijeno baru memasarkannya secara online. Dan saat ini masih fokus membuat lampu untuk komunitas-komunitas yang telah didukung oleh LSM-LSM.


Sumber:
Read More
Ajay Bhatt - Penemu Port USB

Ajay Bhatt - Penemu Port USB

Ajay Bhatt
Ajay Bhatt (intel)
Ajay V. Bhatt adalah seorang arsitek komputer India - Amerika yang membantu mendefinisikan dan mengembangkan beberapa teknologi yang digunakan secara luas, diantaranya USB (Universal Serial Bus), AGP (Accelerated Graphics Port), PCI Express, Platform Power management architecture (Landasan Kekuatan arsitektur manajemen) dan berbagai perbaikan chipset (various chipset improvements).

Ajay Bhatt naik menjadi selebriti global sebagai co-penemu USB melalui iklan TV Intel 2009, yang diperankan oleh aktor Sunil Narkar.


Biografi 

Setelah menyelesaikan pendidikan dan lulus dari Maharaja Sayajirao University of Baroda, India, Bhatt menerima gelar master dari Universitas Kota New York, Amerika Serikat. Bhatt bergabung dengan Intel korporasi pada tahun 1990 sebagai staf arsitek senior di tim arsitektur chipset di Folsom. Dia memegang tiga puluh satu paten US, dan beberapa orang lain dalam berbagai tahap pengajuan. Pada tahun 1998, 2003 dan 2004, Bhatt dinominasikan untuk mengambil bagian dalam Lecture Series Distinguished di universitas-universitas terkemuka di Amerika Serikat dan Asia. Dia menerima Prestasi di Excellence Award atas kontribusinya dalam pembangunan spesifikasi PCI Express pada tahun 2002.

Arsitek Intel Chief I / O bertanggung jawab untuk platform dan I / O arah interkoneksi, Bhatt juga memimpin definisi dan pengembangan arsitektur Client Platform generasi berikutnya.

Fellows Intel yang dipilih untuk kepemimpinan teknis dan kontribusi yang luar biasa untuk perusahaan dan industri.

Pada tanggal 9 Oktober 2009,  The Tonight Show bersama Conan O'Brien melakukan sketsa komedi yang menampilkan dirinya yang diparodikan "Rockstar" iklan Intel. Ajay Bhatt adalah fitur pada bulan Juli 2010 edisi GQ India, sebagai salah satu "The 50 Most Influential Global Indians!"

Pada April 2013 ia dianugerahi Outstanding Achievement in Science & Technology Award dalam The Awards Asia di London.


Didukung Perusahaan Besar

Saat ini USB memang sudah menjadi standar bagi bermacam perangkat. Namun pada awal 90-an, ternyata Bhatt mengalami kesulitan untuk mencari perusahaan pendukung untuk mengembangkan temuannya itu, seperti Apple dan Microsoft.

Akhirnya Intel yang mendanai temuannya itu dan mulai membangun dukungan terhadap USB ke dalam chip buatannya. Apple adalah perusahaan pertama yang menjual komputer dengan dukungan port USB, yaitu iMac G3 pada Agustus 1998. Kemudian Microsoft mengekor dan mulai mendukung penggunaan USB di Windows 98 SE.

Bukan cuma penemu port USB, Bhatt  juga punya andil dalam pengembangan accelerated graphics port (AGP) dan PCI Express yang menjadi standardisasi port peripheral di PC. Kini Ia tengah mengembangkan sebuah standar untuk pena stylus.


Universal Serial Bus

Konektor USB (Tipe A dan B)
Konektor USB (Tipe A dan B)
Universal Serial Bus (USB) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA.

Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, yang terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk "pohon" dengan menggunakan peralatan hub yang khusus.

Konektor USB Tipe A
Konektor USB Tipe A
Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card ke ISA komputer atau bus PCI, dan memperbaiki kemampuan plug-and-play (pasang-dan-mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB dipasang, ia langsung dikenal sistem komputer dan memroses device driver yang diperlukan untuk menjalankannya.

USB dapat menghubungkan peralatan tambahan komputer seperti mouse, keyboard, pemindai gambar, kamera digital, printer, hard disk, dan komponen networking. USB kini telah menjadi standar bagi peralatan multimedia seperti pemindai gambar dan kamera digital.


Tak Pernah Ambil Royalti dari Hasil Temuannya

Universal Serial Bus atau USB adalah konektor yang kini digunakan di lebih dari 10 miliar perangkat di seluruh dunia.

Bhatt tak memperoleh sepeser uang pun dari konektor ciptaannya itu dan ia tak mempermasalahkan hal tersebut. "Saya tak melakukan hal ini untuk uang," Ujar Bhatt.
"Saya melakukan hal ini untuk membuat perubahan dan sangat jarang seseorang mendapat kesempatan untuk melakukan perubahan sebesar ini," lanjutnya, dikutip dari Business Insider, Senin (16/11/2015).

Bukan hanya Bhatt, USB memang tak menghasilkan uang bagi siapapun. Ini karena Intel, yang mempunyai paten USB dan perusahaan yang mendanai pengembangan USB, memilih untuk membuat teknologi USB terbuka dan bebas royalti sejak awal.



Sumber:
Read More
John Stith Pemberton - Penemu Formula Coca-Cola

John Stith Pemberton - Penemu Formula Coca-Cola

John Stith Pemberton
John Stith Pemberton adalah seorang ahli Farmasi Amerika yang dikenal sebagai penemu Coca-Cola.


Biografi

Pemberton lahir 8 Juli 1831, di Knoxville, Crawford County, Georgia. Ayahnya adalah James Clifford Pemberton, saudara Konfederasi Jenderal John Clifford Pemberton. Pemberton dibesarkan di Roma, Georgia. Ia masuk Reformasi Medical College of Georgia di Macon, dan pada tahun 1850 saat usianya sembilan belas tahun, ia menekuni bidang farmasi. Tak lama kemudian, ia bertemu Ann Eliza Clifford Lewis dari Columbus, Georgia, dikenal teman-temannya sebagai "Cliff," yang pernah menjadi mahasiswa di Wesleyan College di Macon. Pada tahun 1853, ia menikah Nona Lewis di Columbus. dari pernikahannya mereka dikaruniai seorang anak tunggal, Charles Ney Pemberton, lahir di 1854. Mereka tinggal di rumah Pemberton di Columbus.


Penemuan Coca-Cola

Pada bulan April 1865, saat menjabat sebagai letnan kolonel di Konfederasi Angkatan Darat Ketiga Georgia Batalyon Kavaleri, Georgia State Guard, Pemberton terluka dalam Pertempuran Columbus, di Georgia. Dia terkena sabetan pedang di dada, dan seperti banyak veteran yang terluka, ia menjadi kecanduan terhadap morf!n yang digunakan untuk meringankan rasa sakit. Sebagai seorang apoteker ia berfikir untuk mencari obat lain sebagai alternatif.

Pada tahun 1866, di Columbus, Georgia, ia mulai bekerja untuk membuat obat penghilang rasa sakit yang akan berfungsi sebagai alternatif morf!n. Saat itu, Dr. Tuggle menggabungkan Sirup dari Globe Flower (Cephalanthus occidentalis)."

Selanjutnya Pemberton mulai bereksperimen dengan koka dan coca anggur, akhirnya menciptakan versi sendiri Vin Mariani, yang berisi kacang kola dan damiana, yang ia sebut Pemberton French Wine Coca. Menurut sejarawan Coca-Cola, Phil Mooney, Pemberton yang terkenal di dunia soda "menciptakan di Columbus, Georgia dan dibawa ke Atlanta."

Selanjtunya Pemberton sukses dengan minuman French Wine Coca-nya, namun pada tahun 1886, ketika Atlanta dan Fulton County memberlakukan undang-undang baru tentang minuman beralk0hol,  Pemberton terpaksa untuk menghasilkan alternatif non-alk0hol untuk Wine Coca Perancis miliknya.

Dalam membuat formula baru, pemberton bekerjasama dengan seorang apoteker Atlanta,  Willis Venable untuk menguji dan membantu menyempurnakan resep untuk minuman barunya. Dengan bantuan Venable ini, ia bekerja di luar arah, sehingga menyebabkan kecelakaan saat bereksperimen, ia mencampurkan sirup dasar dengan air berkarbonasi. Kemudian Pemberton memutuskan untuk menjualnya sebagai minuman air mancur bukan obat.

Frank Mason Robinson memberi nama "Coca-Cola" untuk minumannya tersebut, yang populer di kalangan obat anggur lainnya. Meskipun nama cukup jelas mengacu pada dua bahan utama, kontroversi atas konten kokain kemudian mendorong The Coca-Cola Company untuk menyatakan bahwa nama itu "berarti tapi fantastis.". Pemberton membuat banyak klaim kesehatan untuk produk-nya, menggembar-gemborkannya sebagai "tonik otak berharga" yang bisa menyembuhkan sakit kepala, meredakan kelelahan dan menenangkan saraf, dan dipasarkan sebagai "lezat, menyegarkan, sukacita murni, menggembirakan," dan "menyegarkan."


Pemberton menjual bisnis

Segera setelah Coca-Cola menekan pasar, Pemberton jatuh sakit dan hampir bangkrut. Sakit dan putus asa, ia mulai menjual hak untuk formula kepada mitra bisnisnya di Atlanta. Bagian dari motivasinya untuk menjual formula tersebut sebenarnya berasal dari mahalnya biaya untuk kecanduan morf!nnya. Pemberton punya firasat bahwa formula miliknya akan menjadi minuman nasional dalam waktu yang akan datang sehingga ia berusaha untuk mempertahankan pangsa kepemilikan untuk diwariskan kepada anaknya. Tapi anak Pemberton ingin uang. Jadi pada tahun 1888 Pemberton dan anaknya menjual bagian sisa paten untuk Asa Candler.


Kematian

John Pemberton meninggal pada usia 57 tahun pada bulan Agustus 1888, miskin, sakit, kecanduan morfIn, dan korban kanker perut. Tubuhnya kembali ke Columbus, Georgia, dan dikuburkan di Linwood Cemetery.

Read More
Michael S. Hart - Penemu eBook Pertama di Dunia

Michael S. Hart - Penemu eBook Pertama di Dunia

Michael S. Hart
Michael Stern Hart adalah seorang Penulis Amerika, yang dikenal sebagai penemu buku elektronik (eBook) dan pendiri Proyek Gutenberg (PG), proyek pertama untuk membuat eBook yang tersedia secara bebas melalui Internet. Ia menerbitkan eBooks sebelum internet ada melalui ARPANET, jaringan BBS dan server Gopher.

Hart mengabdikan hidupnya setelah mendirikan PG pada tahun 1971 untuk digitalisasi dan mendistribusikan literatur dari karya dalam domain publik dengan hak cipta gratis dan kadaluarsa. Ebooks pertama (etexts) yang diketik dalam Format teks biasa dan diterbitkan sebagai file teks; format lain yang tersedia kemudian. Hart mengetik sebagian besar awal ebook miliknya; kemudian relawan menyebarluaskannya.


Biografi

Michael Hart lahir pada tanggal 8 Maret 1947 di Tacoma, Washington. Ayahnya adalah seorang akuntan dan ibunya, seorang mantan cryptanalyst selama Perang Dunia II, adalah seorang manajer di toko ritel. Pada tahun 1958 keluarganya pindah ke Urbana, Illinois, dan ayah dan ibunya menjadi dosen di Shakespeare studi dan pendidikan matematika, masing-masing. Hart menghadiri University of Illinois, lulus hanya dalam waktu dua tahun dengan gelar di Human Machine Interface-. Dia kemudian sekolah di sana tetapi tidak sampai lulus. Dia jugasempat menjadi seoarang musisi jalanan walau hanya sebentar.

Hart meninggal pada 6 September 2011 karena serangan jantung di rumahnya di Urbana, Illinois pada usia 64 tahun.


Penemuan eBook

Pada tahun 70an saat Hart masih menjadi mahasiswa di University of Illinois, Hart diberi kesempatan mengakses komputer utama kampusnya. Saat itu ia berpikir apa yang bisa ia lakukan dengan komputer itu.

Ide tentang ebook kemudian muncul saat Hart berada di sebuah supermarket saat melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Di tahun 2002, dalam sebuah wawancara Hars mengungkapkan hal itu:

"Kebetulan saya berhenti di IGA, sebuah supermarket lokal. Saat itu kami baru saja merayakan ulang tahun Amerika ke 200 dan banyak salinan dokumen sejarah yang dibagikan pada masyarakat termasuk di supermarket itu yang juga diberikan pada konsumen. Saya tengah mencoba mengambil makanan dari ransel saat saya tanpa sengaja mengambil sebuah dokumen Deklarasi Kemerdekaan Amerika. Dan saat itu ide untuk membuat ebook muncul."

"Saya berpikir apakah saya bisa melakukan sesuatu dengan komputer, lebih dari sekedar mengetik naskah kemerdekaan. Sesuatu yang bisa bertahan sampai 100 tahun. Dan kemudian lahirlah Project Gutenberg."

Naskah kemerdekaan Amerika adalah dokumen pertama yang dibuat Harts dalam bentuk ebook. Saat ini Project Gutenberg telah menjadi perpustakaan online yang memiliki lebih dari 36 ribu ebook, di luar buku-buku yang memiliki copyright.


Sumber:
Read More
George Boole - Matematikawan Inggris

George Boole - Matematikawan Inggris

George Boole
George Boole
Lahir: 2 November 1815 Lincoln, Lincolnshire, Inggris

Meninggal: 8 Desember 1864 (umur 49) Ballintemple, County Cork, Irlandia

Kebangsaan: Inggris

Agama: Unitarian
Era: Filsafat abad ke-19

Wilayah: Filsafat Barat

Sekolah: Dasar matematika komputasi

Kepentingan utama: Matematika, Logika, Filsafat matematika

Gagasan penting: Aljabar Boolean
George Boole adalah seorang matematikawan, pendidik, filsuf dan ahli logika Inggris. Dia bekerja di bidang persamaan diferensial dan logika aljabar, dan dikenal sebagai penulis Hukum Thought. Boole adalah jiwa brilian yang telah menulis sejumlah buku matematika. Tahun 1854 mengeluarkan buku yang melambangkan namanya: An Investigation of the Laws of Thought.


Biografi

Boole lahir 2 November 1815 di Lincolnshire, Inggris. Ayahnya, John Boole (1779-1848), adalah seorang pedagang di Lincoln dan memberinya pelajaran. Dia memiliki pendidikan sekolah dasar, tetapi sedikit pengajaran formal dan akademis lebih lanjut. Pada usia 16 Boole menjadi pencari nafkah untuk orang tua dan tiga adik-adiknya, mengambil posisi mengajar junior di Doncaster di Sekolah Heigham. Ia mengajar sebentar di Liverpool.

Boole berpartisipasi dalam Mekanika Institute lokal, Lembaga Mekanika Lincoln ', yang didirikan pada tahun 1833. Edward Bromhead, yang tahu John Boole melalui lembaga, membantu George Boole dengan buku-buku matematika dan ia diberi teks kalkulus Sylvestre François Lacroix oleh Pendeta George Stevens Dickson dari St Swithin Lincoln.  Dengan cara autodidak ia bertahun-tahun belajar untuk menguasai kalkulus.

Pada usia 19, Boole berhasil mendirikan sekolah sendiri di Lincoln. Empat tahun kemudian ia mengambil alih Academy Hall di Waddington, luar Lincoln, menyusul kematian Robert Hall. Pada tahun 1840 ia pindah kembali ke Lincoln.

Boole menjadi tokoh lokal terkemuka, pengagum uskup John Kaye. Dia mengambil bagian dalam kampanye lokal untuk penutupan awal. Dengan ER Larken dan lain-lain ia mendirikan sebuah masyarakat bangunan pada tahun 1847. Dia juga terkait dengan Chartist Thomas Cooper, yang istrinya adalah relasi.

Dari tahun 1838 dan seterusnya Boole membuat kontak dengan simpatik matematika akademis Inggris dan membaca lebih banyak. Ia belajar aljabar dalam bentuk metode simbolik, karena ini yang dipahami pada saat itu, dan mulai menerbitkan makalah penelitian.


Postulat

Postulat dilambangkan dalam istilah K, +, X, dimana K adalah himpunan yang tidak ditentukan (sepenuhnya sembarang, tanpa makna implisit atau maksud yang terdapat pada postulat tersebut) elemen-elemen a, b, c, …, dan a + b serta a x b (dapat disingkat ab) adalah hasil dari dua operasi biner yang tidak ditentukan, +, X (“biner” karena setiap operasi +, X berlaku sebesai dua elemen dari K).

Ada 10 postulat yang dapat dikategorikan ke dalam delapan kategori:
  • I a. Apabila ada a dan b berada dalam himpunan K, maka a + b masuk himpunan K
  • I b. Apabila ada a dan b berada dalam himpunan K, maka ab masuk himpunan K
  • II a. Terdapat elemen Z sehingga a + Z = a berlaku untuk setiap elemen a.
  • II b. Terdapat elemen U sehingga aU = a berlaku untuk setiap elemen a.
  • III a. a + b = b +a
  • III b. ab = ba
  • IV a. a + bc = (a + b)(a+ c)
  • IV b. a(b + c) = ab + ac
  • V. Untuk setiap elemen a terdapat elemen a’ sehingga a + a’ = U dan aa’ = Z
  • VI. Terdapat minimal dua elemen berbeda dalam kelompok K

Rintisan Boole ini akan dimodifikasi, diperbaiki, digeneralisir dan dikembangkan ke bidang-bidang lain. Sekarang simbolik atau logika matematikal digunakan sebagai upaya untuk memahami karakteristik matematika.


Kematian

George Boole meninggal pada tanggal 8 Desember 1864, Ballintemple, Cork, Republik Irlandia karena demam yang disebabkan efusi pleura. Ia dimakamkan di pemakaman Gereja Irlandia St Michael, Church Road, Blackrock (pinggiran Cork City).

Read More
Winardi Sutantyo - Penggagas Teori Terbentuknya Bintang Ganda

Winardi Sutantyo - Penggagas Teori Terbentuknya Bintang Ganda

Winardi Sutantyo
Prof. Dr. Winardi Sutantyo
Sumber: 
www.fisikanet.lipi.go.id 
Prof. Dr. Winardi Sutantyo adalah seorang ahli astrofisika Indonesia. Bidang penelitiannya adalah tentang supernova, bintang ganda pemancar sinar X dan pulsar.

Winardi Sutantyo lahir di Surakarta pada 19 Mei 1944. Minatnya yang besar pada astronomi, membawa Winardi untuk menyelesaikan studinya di Astronomi ITB pada tahun 1971 dan melanjutkan pendidikan Doktor di Institut Astronomi Amsterdam pada tahun 1975 bawah bimbingan pakar bintang ganda ternama Prof. EPJ Van den Heuvel. Relasi guru dan murid diantara keduanya memang tak pernah putus.


Karya penting di bidang astronomi

Di kalangan astronom internasional, Winardi Sutantyo dikenal sebagai orang pertama yang mengemukakan teori terbentuknya Bintang Ganda Pemancar Sinar-X Bermassa Kecil (lebih dikenal sebagai Low Mass X-ray Binaries atau LMXB dalam istilah astronomi internasional). Model ini dikembangkan dalam menjelaskan terbentuknya Her X-1, sebuah obyek pemancar sinar-X di rasi Hercules.

Dia menjelaskan bahwa agar sistem seperti Her X-1 dapat bertahan, maka haruslah terdapat bintang ganda yang sangat berdekatan dengan beda massa yang sangat besar. Dalam kasus ini, karena adanya perbedaan evolusi antara kedua komponen tersebut (komponen yang besar akan ber-evolusi lebih dulu daripada komponen yang kecil, lihat evolusi bintang), maka bintang bermassa kecil akan menerima massa dari komponen yang besar (proses transfer massa) segera setelah komponen yang besar ini mengembang dan mencapai batas Roche lobe. Hasilnya, bagian terluar (yang kebanyakan terdiri dari hidrogen) dari bintang bermassa besar akan hilang ke angkasa sebagai angin bintang, sebab bintang bermassa kecil tidak sanggup menampung aliran massa tersebut dikarenakan Roche-lobenya yang kecil. Pada fase ini, kedua bintang dikatakan berada pada tahap selubung bersama. Hilangnya massa juga mengakibatkan hilangnya momentum sudut sehingga kedua bintang akan semakin mendekat sehingga Roche-lobe masing-masing akan semakin mengecil. Mengecilnya Roche lobe dan hilangnya massa di permukaan akan membuat bintang bermassa besar seperti "ditel4nj4ng!", dan menampakkan intinya yang sedang melangsungkan pembakaran helium.

"Bintang helium" ini adalah sebuah bintang yang sangat tidak stabil dan merupakan calon supernova. Ketika supernova meledak, akan sanggup menendang pasangannya menjauh. Supernova ini pada akhirnya akan ber-evolusi menjadi bintang netron. Ketika bintang bermassa kecil mulai ber-evolusi lebih lanjut, dia akan mengembang dan akan sanggup mengisi Roche-lobe-nya, hingga terjadi proses transfer massa untuk kedua kalinya. Proses transfer massa yang kedua inilah yang pada akhirnya menjadi sumber pemancar sinar-X, yaitu ketika bintang bermassa kecil memberikan massanya kepada bintang netron.

Karya penting lainnya adalah penjelasan mengenai sumber sinar-X yang ada di gugus bola. Winardi menduga bahwa sumber sinar-X ini disebabkan oleh sebuah tumbukan antara bintang raksasa dengan bintang netron.


Karya di bidang lain

Ia adalah penulis beberapa seri buku komputer, di antaranya "Secepat dan Semudah 123", seri "Menggunakan Microsoft Office Word", seri "Menggunakan Microsoft Office Excel", "Pemrograman dBASE III plus".


Kematian

Winardi sempat ikut merayakan ulang tahun gurunya yang ke-65 di Belanda tak lama setelah Asia Pacific Regional IAU Meeting 2005 selesai.

Tak lama setelah kembali dari Belanda, Winardi digerogoti sakit yang perlahan-lahan telah mengganggu tubuhnya sejak tahun 2002. Pada akhirnya sakit yang ia derita membawanya kembali ke peraduan Tuhan yang mengasihinya.

Winardi yang diangkat sebagai guru besar Astronomi ITB pada tahun 2005 itu akhirnya tutup usia pada tanggal 10 Maret 2006 di usia yang ke-61. Ia meninggalkan seorang istri, Asih Trisnawati, yang dinikahinya tahun 1971, serta dua orang putri, Nani dan Lidwina.
Read More
Heinrich Wilhelm Dove - Penemu Binaural Beat

Heinrich Wilhelm Dove - Penemu Binaural Beat

Heinrich Wilhelm Dove
Lahir: 6 Oktober 1803, Legnica, Polandia
Meninggal: 4 April 1879, Berlin, Jerman
Pendidikan: Universitas Humboldt Berlin, University of Wrocław
Penghargaan: Medali Copley
Murid Yang Terkenal: Arthur von Oettingen
Heinrich Wilhelm Dove adalah fisikawan dan meteorologi  Prusia. Ia dikenal sebagai ilmuwan yang menemukan Binaural beat atau disebut juga disebut dengan binaural tone.


Biografi

Dove lahir di Liegnitz di Kerajaan Prusia (Legnica, Polandia) pada 6 Oktober 1803. Dove belajar sejarah, filsafat, dan ilmu alam di Universitas Breslau dari tahun 1821 sampai 1824. Pada tahun 1824 ia melanjutkan pendidikannya di University of Berlin, fdan sel;esai tahun 1826. Pada tahun 1826, ia menjadi Privatdozent dan pada tahun 1828 extraordinarius Profesor di Universitas Königsberg. Pada tahun 1829, ia pindah ke Berlin dan mengajar di Friedrich Wilhelm Gymnasium.

Pada tahun 1845 ia menjadi Profesor ordinarius di Friedrich-Wilhelms-Universität di Berlin, di mana ia terpilih rektor di 1858-1859, dan lagi di 1871-1872. Pada tahun 1849 ia juga menjadi direktur Prusia Institut Meteorologi.


Penelitian dan Karya

Selama karirnya ia menerbitkan lebih dari 300 makalah, beberapa di antaranya menyelidiki percobaan fisika. Dia juga memiliki pengaruh penting pada ilmu meteorologi, dan oleh beberapa orang ia dianggap menjadi pelopor dalam bidang ini; Fokus utama meteorologi Dove adalah di klimatologi, merupakan bidang yang dipelopori oleh Alexander von Humboldt.

Pada tahun 1828, Dove mengamati bahwa siklon tropis berputar berlawanan di belahan bumi utara, namun searah jarum jam di Southern.

Dia juga mempelajari distribusi panas lebih permukaan bumi, pengaruh iklim terhadap pertumbuhan tanaman, dan yang pertama mengukur kekuatan sebuah arus listrik dalam kawat yang disebabkan oleh runtuh medan magnet.


Binaural Beat

Pada tahun 1839 ia menemukan teknik binaural beats, dimana frekuensi yang sedikit berbeda dimainkan secara terpisah untuk masing-masing telinga menghasilkan gangguan persepsi gangguan pada tingkat yang sama seperti yang akan dibuat secara fisik.

Binaural beat pada era itu digunakan untuk relaksasi, meditasi, kreativitas. Suara ini memberikan efek yang tergantung dari berapa frekuensinya. Frekuensi nada harus berada di bawah 1.000 Hz dan perbedaan antara dua nada yang dibuat untuk memancing respon otak harus kecil; kurang dari atau sama dengan 30 Hz.

Penelitian Dove setelah dipublikasikan kemudian berlanjut. Penelitiannya kemudian diterbitkan dalam jurnal ilmiah Repertorium der Physik. Penelitian lanjutan dilakukan masih dengan tujuan memenuhi rasa ingin tahu untuk keperluan ilmu pengetahuan. Hingga muncul "Auditory Beats in the Brain" tahun 1973 yang ditulis Gerald Oster. Oster dalam tulisannya mengatakan, binaural beat ini bisa menjadi alat yang bagus untuk membantu penelitian tentang kognisi dan neurologi. Karena dia menemukan bahwa orang-orang yang tidak bisa merasakan efek binaural beat ada kemungkinan menderita penyakit parkinson.



Penelitian efek Binaural Beat oleh Ilmuwan lain

Selain penelitain Dove ternyata juga ada penelitian tentang efek dari binaural beat. Penelitian ini dilakukan oleh seorang fisikawan Thomas Warren Campbell dan insinyur listrik Dennis Mennerich, di bawah pengawasan Robert Monroe. Monroe kemnudian menemukan bahwa ada efek lain yang disebebkan oleh suara ini, yang berkaitan dengan sensasi yang dirasakan pendengar; pengalaman 'keluar dari tubuh.' Kemudian Monroe membangun industri teknologi binaural beat yang diberi nama The Monroe Institute.

Sebuah penelitian juga dilakukan pada tahun 2005 tentang binaural beat. Tiga peneliti dari Inggris, R. Padmanabhan, A. J. Hildreth dan D. Laws mempelajari apakah musik dan suara bisa menolong pasien-pasien yang mengalami rasa cemas berlebih, sebelum menjalankan operasi. Mereka kemudian menemukan bahwa binaural beat bisa menurunkan tingkat rasa cemas yang berlebihan yang terjadi sebelum pasien menjalankan operasi.


I-Doser

I-Doser adalah produsen gelombang otak Binaural. Dalam situs resminya, I-Doser merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi gelombak otak Binaural yang bisa diputar pada pemutar CD dan MP3. Selain itu I-Doser juga bisa digunakan pada ponsel dan komputer melalui aplikasi yang mereka buat.

I-Doser dibuat dengan tujuan untuk memanipulasi suasana hati. Dalam sebuah e-book yang bisa diiunduh dari situs resminya, I-Doser dibuat dengan tujuan untuk memanipulasi suasana hati. Dengan memperdengarkan dua suara yang fekuensinya mirip pada telinga konsumennya. Otak kemudian akan merespon kedua suara tersebut dan menghasilkan suara ketiga yang disebut dengan binaural beat.


Heinrich Wilhelm Dove meninggal dunia pada 4 April 187 9 di Berlin, Jerman.

Sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/Heinrich_Wilhelm_Dove
http://www.bintang.com
Read More
James Naismith - Penemu Bola Basket Pertama Kali

James Naismith - Penemu Bola Basket Pertama Kali

Dr. James Naismith
Dr. James Naismith
Lahir: 6 November 1861 Almonte, Provinsi Canada, Kerajaan Britania

Meninggal: 28 November 1939 (umur 78) Lawrence, Kansas, Amerika Serikat

Gelar: Head coach; Athletic Director

Penghargaan: Naismith Memorial Basketball Hall of Fame, FIBA Hall of Fame, Canadian Basketball Hall of Fame, Canadian Olympic Hall of Fame, Canadian Sports Hall of Fame, Ontario Sports Legends Hall of Fame, Ottawa Sports Hall of Fame, McGill University Sports Hall of Fame, Kansas State Sports Hall of Fame, Inventor of Basketball.
James Naismith adalah penemu olahraga bola basket dan orang pertama yang memperkenalkan pemakaian helm dalam olahraga American football.

Dr. James Naismith merupakan seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts.


Sejarah Penemuan

Saat bekerja sebagai guru pendidikan jasmani di YMCA International Training School di Springfield, Massachusetts pada tahun 1891, ia diajak untuk mencari cara untuk menghilangkan kebosanan yang dialami murid-muridnya dalam pelajaran olahraga saat musim dingin. Terinspirasikan sebuah permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Naismith menciptakan permainan yang kemudian dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891. Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah tangan melalui pass (lemparan).

Konon, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.

Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan (Pass). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, Dr.James Naismith dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.

Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.

Sumber:
Read More
William G. Morgan - Penemu Olahraga Bola Voli

William G. Morgan - Penemu Olahraga Bola Voli

William G. MorganWilliam G. Morgan adalah tokoh asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pencipta olahraga bola voli. Ia dikenal juga sebagai penemu bola voli pertama kali.

William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870. Morgan muda kuliah di Springfield College yang dikelola YMCA (Young Men's Christian Association). Setelah lulus, pada tahun 1895 ia mulai bekerja sebagai Direktur Pendidikan Jasmani di YMCA di Massachusetts.


Penemuan Bola Basket

William G. Morgan menemukan olahraga bola basket saat ia menjadi Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) di YMCA.

YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William.

Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette.

Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA, menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith.

Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.


Perubahan nama 

Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).


Kematian

William G. Morgan Meninggal pada 27 Desember 1942 di New York, Amerika Serikat.
Read More
Sejarah Penemu Sepak Bola

Sejarah Penemu Sepak Bola

Sepakbola
Banyak orang menyangka sepak bola yang merupakan olahraga ternama di dunia ini ditemukan di Inggris dan kemudian dimainkan ke sejumlah negara lainnya. Pada 1863, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) kemudian membuat peraturan baku sepak bola yang akhirnya menjadi cikal-bakal sepak bola modern saat ini.

Namun setelah ditemukannya fakta baru mengenai siapa penemu sepak bola yang sebenarnya, menjadi bukti bahwa Inggris bukanlah penemu sepak bola.


Sejarah sepak bola

Sejarah olahraga sepak bola (permainan menendang bola) dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Tiongkok di masa Dinasti Han. Permainan tersebut dinamakan tsu chu,permainan ini dilakukan dengan cara menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil yang diikatkan pada tiang bambu. Konon, dinasti Han melatih tentara menggunakan “tsuchu” untuk latihan fisiknya, pemain membidikan bola ke dalam jaring kecil menggunakan kaki, dada, punggung, serta bahu sambil berusaha menahan serangan dari lawan.

Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari, bolanya terbuat dari kulit kijang yang dibentuk bulat. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.

Selain di China dan Jepang, permainan semacam inipun juga ditemukan dinegara-negara seperti Mesir Kuno, Romawi, Inggris, Meksiko hingga ke Amerika Tengah yang mulai membuat bola dari karet.

Selain itu suku Guarani di Paraguay telah mengenal sepak bola pada 1793.  Hal tersebut disebuy oleh sebuah artikel di suratkabar Vatikan, L´Osservatore Romano, edisi Senin 28 Juni 2010.

Artikel tersebut menggunakan sumber seorang pendeta bernama Juan Manuel Peramas, yang menulis di buku harian ketika ditugaskan di Paraguay pada 1793. Peramas menulis, "(Para Guarani) biasanya bermain dengan bola itu, meski dibuat dari karet keras, tapi cukup ringan dan cepat jika ditendang, bola memantul dengan cepat sebelum dihentikan."

"Mereka tidak melempar bola dengan tangan, seperti yang kita lakukan, tapi menggunakan kaki dalamnya, mengumpan dan mengontrol dengan ketangkasan dan ketepatan."


Perkembangan Sepakbola

Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dengan menetapkan peraturan-peraturan dasar dan menjadi sangat digemari oleh banyak kalangan. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.


Sumber:
Read More
Zamrisyaf - Penemu Teknologi Listrik yang berasal dari tenaga gelombang laut-sistem bandulan (PLTGL-SB)

Zamrisyaf - Penemu Teknologi Listrik yang berasal dari tenaga gelombang laut-sistem bandulan (PLTGL-SB)

Zamrisyaf
Zamrisyaf 
Lahir: 19 September 1958 Bukittinggi, Sumatera Barat
Kewarganegaraan: Indonesia Indonesia
Nama lain: Zamri
Pekerjaan: Teknokrat
Dikenal karena: Penemu teknologi PLTGL-SB
Agama: Islam
Zamrisyaf adalah seorang ahli kelistrikan Indonesia. Ia merupakan penemu teknologi listrik yang berasal dari tenaga gelombang laut-sistem bandulan (PLTGL-SB), dan telah mendapatkan hak paten dengan nomor HaKI P002002008541 atas nama Zamrisyaf terhadap penemuannya tersebut.


Riwayat

Zamrisyaf bukanlah seorang sarjana apalagi seorang ahli yang punya nama besar. Ia hanya seorang tamatan Sekolah Teknologi Menengah (STM) Muhammadiyah Padang. Namun tekadnya yang besar untuk ikut mengatasi masalah di kampungnya, Sitalang, Agam, yang masih mengalami kegelapan karena tiadanya sambungan listrik, ia pun melakukan berbagai percobaan, seperti membuat pembangkit listrik dari kincir angin.

Usaha Zamrisyaf mendatangkan hasil pada sekitar pertengahan 1982, sehingga ia mendapatkan banyak pujian dan janji-janji untuk pengembangan dari pejabat dan pemerintah daerah Sumatera Barat. Namun setelah lama berlalu janji yang dilontarkan pejabat dan pemerintah daerah tersebut tidak ada tindak lanjutnya, sehingga membuat Zamrisyaf menjadi malu pada orang sekitarnya karena ia merasa dianggap telah berbohong. Ia akhirnya meninggalkan kampung halamannya untuk merantau ke Malaysia.

Di tengah perantauannya sebagai pendatang haram di negeri jiran itu, Zamrisyaf mendapat kabar dari ibunya yang menyuruhnya pulang karena ia mendapatkan penghargaan Kalpataru dari Menteri Lingkungan Hidup pada 1983. Penghargaan dari pemerintah ini akhirnya juga menyadarkan pemerintah daerah Sumatera Barat. Gubernur kemudian memberikan kemudahan dengan menitipkan Zamrisyaf bekerja di Perusahaan Listrik Negara Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (Pikitring) Sumbar-Riau. Kesempatan itu pun tak disia-siakan oleh Zamrisyaf, dengan menimba ilmu dari para ahli di PLN untuk penyempurnaan pembangkit listrik di Sumatera Barat. Ia kemudian mengganti kincir listriknya dengan turbin, yang dengan cepat menyebar ke berbagai wilayah di Sumatera Barat.


Prinsip Kerja

 teknologi listrik yang berasal dari tenaga gelombang laut-sistem bandulan (PLTGL-SB)Pembangkit listrik yang diciptakan Zamrisyaf berupa perahu ponton dengan panjang 4,8 meter, lebar 3 meter dan tinggi 3 meter berbentuk segitiga terbalik dengan berat sekitar 13 ton.

Sumber energi listrik berasal dari bandul yang dipasang horizontal menggunakan sumbu di atas ponton yang akan berayun ketika ponton digoncang gelombang.

Energi yang dihasilkan dari putaran bandul yang memiliki lengan dengan panjang 1,7 meter itu disalurkan pada sebuah dinamo.

Untuk mengoperasikan alat tersebut cukup membawanya ke laut dengan jarak sekitar 100 meter dari pantai dan sebagai penahan agar ponton tidak hanyut digunakan jangkar.

Selama masih ada gelombang ponton akan terombang ambing, maka bandul terus berputar menghasilkan energi untuk disalurkan dan diubah menjadi listrik.

Melalui karyanya, pria asal Desa Sitalang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat kelahiran 19 September 1958 itu, menciptakan pembangkit listrik tenaga gelombang, dengan sistem bandulan yang telah menghasilkan daya hingga 2.000 watt.


Penghargaan
  • Kalpataru dari Pemerintah RI (1983)
  • Pionir Pembangunan dari Pemerintah Daerah Sumatera Barat (1983)
  • Perintis Lingkungan Hidup dari Menteri Sosial Indonesia (1991
  • Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan dari Presiden Indonesia (2002)
  • Dharma Karya Pertambangan dan Energi 2005 dari Menteri ESDM Indonesia (2005)
  • Tuah Sakato 2008 dari Pemerintah Daerah Sumatera Barat (2008)
  • 100 Inovator Indonesia 2008 dari Menteri Riset dan Teknologi Indonesia (2008)
  • Selain itu Zamrisyaf juga dijadikan ikon program Inspirasi Indonesia di salah satu TV swasta nasional.

Sumber:
Read More
Antoine Baumé - Penemu Hidrometer Skala Baumé

Antoine Baumé - Penemu Hidrometer Skala Baumé

Antoine Baumé
Antoine Baumé
Antoine Baumé (lahir 26 Februari 1728 – meninggal 15 Oktober 1804 pada umur 76 tahun) adalah seorang kimiawan Perancis.

Ia lahir di Senlis. Ia belajar pada kimiawan Claude Joseph Geoffroy dan pada tahun 1752 diterima sebagai anggota École de Pharmacie. Pada tahun yang sama, ia ditunjuk menjadi profesor kimia di sana. Uang yang ia dapatkan dari bisnis produk-produk kimianya di Paris memungkinkan Baumé pensiun tahun 1780 agar bisa berfokus pada kimia terapan. Sayangnya, karena Revolusi Perancis, ia terpaksa kembali ke dunia komersial.

Baumé mencetuskan banyak pemutakhiran proses teknis, misalnya pemutihan sutra, pewarnaan, pengemasan, pemurnian kalium nitrat, dan lain-lain. Ia justru lebih dikenal sebagai penemu hidrometer skala Baumé untuk mengukur kepadatan cairan. Skala tersebut masih memakai namanya, tetapi sering disalah eja menjadi "Beaum".

Ia telah menulis beberapa buku dan karya tulis. Karyanya yang paling berpengaruh adalah Éléments de pharmacie théorique et pratique (9 edisi, 1762–1818). Ia menjadi anggota Académie des Sciences pada tahun 1772 dan rekanan Institut de France tahun 1796. Ia meninggal dunia di Paris tanggal 15 Oktober 1804.


Skala Baume

Skala Baume adalah sepasang skala hydrometer yang dikembangkan oleh Antoine Baume pada tahun 1768 untuk mengukur kepadatan dari berbagai cairan (mengukur massa jenis dari suatu benda cair). Unit skala Baume telah dinotasikan berbagai derajat Baume, B °, Bé ° dan Baume. Salah satu langkah skala kepadatan berat cairan dari air dan lainnya, cairan lebih ringan dari air. Baume dari air suling adalah 0.


Hidrometer

Hidrometer adalah alat yang dipakai untuk mengukur massa jenis cairan. Nilai massa jenis cairan dapat kita ketahui dengan membaca skala pada hidrometer. Misalnya, dengan mengetahui massa jenis susu, maka dapat ditentukan kadar lemak dalam susu, dan dengan mengetahui massa jenis zat cairan anggur, dapat ditentukan kadar air keras dalam cairan anggur. Hidrometer umumnya digunakan untuk memeriksa muatan aki mobil.


Prinsip kerja

Hidrometer adalah salah satu alat yang menggunakan prinsip dan mengaplikasikan hukum Archimedes di dalamnya. Hukum Archimedes ini sebenarnya sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari kita. Hukum Archimedes menyatakan bahwa benda yang tercelup ke dalam fluida (benda tidak padat: cair/gas) akan mengalami gaya mendorong ke atas sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Jadi, saat alat hidrometer dimasukkan ke dalam zat cair, maka zat cair itu akan balik memberi gaya ke atas yang besarannya sama dengan berat dari alat hydrometer itu sendiri. Alat Hydrometer ini tugasnya mengkonversi gaya tersebut menjadi satuan massa jenis zat cair. Hal ini dikarenakan di dalam alat ini sudah ada zat cair yang massa jenisnya telah diketahui serta telah terpampang dalam bentuk skala yang tertera pada hidrometer.
Read More
Josaphat Tetuko Sri Sumantyo - Penemu Radar Satelit Pengamatan Permukaan Bumi & Pemilik Paten di 118 Negara

Josaphat Tetuko Sri Sumantyo - Penemu Radar Satelit Pengamatan Permukaan Bumi & Pemilik Paten di 118 Negara

Josaphat Tetuko Sri Sumantyo
Prof. Josaphat 'Josh' Tetuko Sri Sumantyo, Ph.D. adalah salah satu pemegang paten antena mikrostrip (antena berbentuk cakram berdiameter 12 sentimeter dan tebal 1,6 milimeter) yang dapat digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan satelit. Penemu circularly polarized synthetic aperture untuk pesawat tanpa awak dan small satellte, serta radar peramal cuaca 3 dimensi.Saat ini menjabat Full Professor (permanent staff) di Center for Environmental Remote Sensing, Universitas Chiba, Jepang dan sebagai profesor/dosen tamu di berbagai universitas.


Ia beristrikan Innes Indreswari Soekanto (seorang dosen di Institut Teknologi Bandung) dan mereka memiliki seorang anak, yaitu Johannes 'MD' Pandhito Panji Herdento. Pada saat Josaphat Tetuko Sri Sumantyo (biasa disapa dengan Josh) dan istrinya belajar bersama di Chiba University, mereka mendirikan yayasan bernama Pandhito Panji Foundation (PPF) guna memajukan dunia penelitian, pendidikan dan seni rupa di Indonesia. Yayasan ini terdiri dari Pusat Penelitian Remote Sensing (RSRC), Pusat Penelitian Pendidikan (ERC) dan Pusat Penelitian Seni Rupa (ARC). Hasil penelitian dari ketiga pusat penelitian tersebut telah banyak disebarluaskan ke masyarakat Indonesia, dan telah dimuat di berbagai mass media dalam dan luar negeri. Khususnya hasil karya mereka di bidang remote sensing telah dinikmati oleh kalangan Universitas, Lembaga Penelitian, Pemerintah Daerah hingga militer di Indonesia dan luar negeri untuk monitoring lingkungan dan bencana. Pusat penelitian ini telah memberikan beasiswa dari tingkat SD hingga S2 di berbagai sekolah dan perguruan tinggi Indonesia. Sedangkan karya seni keluarga mereka lewat Innes Sculpture Studio banyak dapat dinikmati di berbagai kota dalam dan luar negeri, serta dikoleksi oleh berbagai orang di seluruh dunia.


Biografi singkat

Josh Sri Sumantyo, panggilan akrab dari Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, dilahirkan pada tanggal 25 Juni 1970 di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (dulu AURI), di Markas Komando Pasukan Gerak Tjepat (KOPASGAT) TNI Angkatan Udara Sulaiman, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Ia adalah putra kedua dari pasangan Michael Suman Juswaljati (Instruktur Paskhas TNI-AU dan terakhir anggota Fraksi TNI DPRD Wonogiri) dan Florentina Srindadi. Ia mempunyai satu kakak yang sudah meninggal dan dua adik, yaitu Franciscus Dwi Koco Sri Sumantyo (sekarang di Halim Perdanakusuma, Jakarta) dan Lucia Tri Erowadanti Sri Sumantyo (sekarang di Pemda Wonogiri).

Ia mulai mengenyam pendidikan formal di TK Islam Aisyah Kandang Menjangan Kartasura, SDN IV Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah (1977-1983). Kemudian dilanjutkan ke SMPN 1 Kartasura (1983-1986), Sukoharjo, dan SMA Negeri 1 Surakarta atau Solo, Margoyudan [17](1986-1989), Solo dengan Jurusan Fisika (A1). Selanjutnya Josh Sri Sumantyo memperoleh gelar B.Eng dan M.Eng dalam bidang rekayasa komputer dan kelistrikan di Universitas Kanazawa, Jepang pada tahun 1995 dan 1997 dengan beasiswa Science and Technology Manpower Development Program (STMDP) II atau (beasiswa pada zaman Menristek Habibie) untuk S-1 dan Rotary International Scholarship Foundation untuk S-2, berturut-turut (Subsurface Radar Systems) dan gelar Ph.D. dalam bidang Sains Sistem Artifisial (Applied Radio Wave and Radar Systems: Satellite onboard Synthetic Aperture Radar) dari Graduate School of Science and Technology, Universitas Chiba, Jepang pada tahun 2002 dengan beasiswa dari Okamoto International Scholarship Foundation, Satoh International Scholarship Foundation dan Atsumi International Scholarship Foundation untuk menyelesaikan studi S-3 atau Doktoral.


Karier keilmuan di Indonesia

Dari tahun 1989 sampai 1999, Josh Sri Sumantyo sebagai peneliti di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta dalam pengembangan radar bawah tanah, dan Komando Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) Angkatan Darat (TNI-AD), Bandung, Indonesia dalam pengembangan Pusat Simulasi Pertempuran (PUSSIMPUR) di Bandung dan Pusat Latihan Pertempuran (PUSLATPUR) TNI-AD di Baturaja, Sumatera Selatan. Selama di Kodiklat TNI-AD ia bekerja bersama Letjen Luhut Panjaitan (terakhir Menperindag pada masa pemerintahan Habibie), Letjen Sintong Pandjaitan, dan PUSLATPUR bersama Kolonel AD Sikki (terakhir Pangdam Brawijaya) di bawah langsung Jenderal Wiranto (KSAD waktu itu, terakhir Panglima TNI). Hingga saat ini ia juga menjadi Head Division Center for Remote Sensing (CRS) di Institute of Technology Bandung, Adjunct Professor di University of Indonesia [18], Visiting Professor di University of Udayana, Visiting Professor di Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) atau Badan Ruang Angkasa Jepang, serta dosen tamu di beberapa Universitas di Malaysia, Korea dll dan Universitas-universitas di tanah air.


Karier keilmuan di Jepang

Membuat radar sendiri atau melakukan penelitian untuk memajukan bidang radar Indonesia (dan dunia) merupakan impiannya sejak kecil saat berkenalan pertama kali dengan radar-radar TNI-AU di perbengkelan dan pemeliharaan radar (Benhar, sekarang Satuan Radar (Satrad) Pendidikan) Pangkalan Udara Utama (Lanuma, sekarang Lanud) Adisumarmo - Solo pada saat sang ayah kesehariannya melatih pasukan komando di Sekolah Pendidikan TNI-AU (Skadik 401/402/403) kebetulan berada di sebelah Benhar tersebut. Saat itu banyak anggota TNI-AU banyak mengenalkan jenis radar yang hampir semua buatan luar negeri kepada Josh kecil, sehingga memotivasi untuk membuat radar buatan manusia Indonesia di kemudian hari. Karier penelitian radar dimulai sejak diterima sebagai peneliti di BPPT pada tahun 1989. Kemudian ia menjadi asisten peneliti di Center for Environmental Remote Sensing, Universitas Chiba, Jepang sejak tahun 2000 dalam rangka mendukung kegiatan riset dan studi program doktornya di bawah bimbingan Prof. Ryutaro Tateishi dan Prof. Nobuo Takeuchi. Pada saat lulus Ph.D. tahun 2002, Ia diminta menjadi staf di Chiba University (Jepang), Leicester University (UK), University of Hebrew (Israel) dll, walau akhirnya memilih Chiba University karena dekat dengan Narita Airport (Tokyo International Airport), sehingga bisa mendukung kegiatan penelitian dan kontribusinya ke seluruh dunia. Ia pernah menduduki posisi Lecture & Post Doctoral Researcher di Center for Frontier Electronics and Photonics - Venture Business Laboratory (VBL), Universitas Chiba, Japan pada tahun 2002 hingga 2005 dengan berbagai penemuannya dalam bentuk antena tembus pandang (transparent antenna) dan berbagai jenis antena untuk keperluan mobile satellite communications. Dalam penelitian antena ini, ia bergabung dengan laboratorium Prof. Ito Koichi. Sejak 1 April 2005 hingga 31 Maret 2013, ia bekerja sebagai Associate Professor dan Head of Josaphat Microwave Remote Sensing Laboratory (JMRSL) di Center for Environmental Remote Sensing (Permanent Staff), Universitas Chiba, Jepang dan sejak 1 April 2013 hingga saat ini Josh sebagai Full Professor (Guru Besar, permanent staff) di Universitas Chiba, Jepang dan juga sebagai profesor/dosen tamu di berbagai universitas dalam negeri Jepang dan luar negeri.


Karier keilmuan di dunia

Ia juga menjadi dosen tamu, reviewer, examiner dan evaluator berbagai instansi di berbagai negara.
  • Dosen tamu : Institute of Technology Bandung (Head Division CRS-ITB), University of Indonesia (Adjunct Professor), University of Udayana (Visiting Professor), Department of Imaging Sciences Chiba University (Associate Professor), Graduate School of Advanced Sciences Chiba University (Associate Professor) etc.
  • Reviewer : IEEE Geoscience and Remote Sensing Letter (GRSL), International Journal of Remote Sensing, IET Microwave, Antenna and Propagation (IET MAP) or former IEE MAP, Asian Journal of Geoinformatics, Journal of Environmental Informatics, International Journal of Remote Sensing and Earth science(IJReSES) etc.
  • Examiner/Supervisor : Multimedia University (Malaysia), Institut Teknologi Bandung, University of Hasannudin, University of Udayana (Indonesia), University of Tehran (Iran) etc.
  • Evaluator : National budget evaluator of Japan Society for the Promotion of Science (JSPS), Belgian Science Policy Office (BELSPO) etc.

Bidang keahlian

Bidang keahlian Josh adalah analisis teori hamburan gelombang mikro dan terapannya untuk microwave (radar) remote sensing, khususnya synthetic aperture radar (SAR), radar bawah tanah atau subsurface radar (VLF dan Microwave), analisis dan perancangan printed antenna untuk mobile satellite communications dan synthetic aperture radar (SAR). Ia menguasai perancangan integrasi sistem radar gelombang mikro, radar Radio Frequency (RF) system , patch antenna, microwave image signal processing dll. Ia juga merancang SAR masa depan untuk keperluan platform pesawat terbang tanpa awak (UAV) dan satellite. Saat ini ia mengembangkan pesawat tanpa awak Josaphat Laboratory Experimental Unmanned Aerial Vehicle (JX) series maupun microsatellite onboard Synthetic Aperture Radar (SAR) sensor [20]. SAR sensor ini nanti digunakan untuk monitoring permukaan bumi dan planet lain untuk pengembangan keperluan ilmu pengetahuan pada masa depan. Mulai 1 April 2013 Josh juga dipercaya oleh Kementerian Pendidikan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho) untuk mengembangan dua microsatellite yang membawa sensor GNSS-RO dan CP-SAR ciptakaan Josh untuk melakukan observasi lapisan Ionosfer dan permukaan bumi, dimana teknologi ini di masa depan diharapkan dapat digunakan untuk mengetahui fenomena-fenomena sebelum terjadinya bencana di permukaan bumi, khususnya gempa bumi, sehingga teknologi diharapkan dapat mengurangi jumlah korban akibat bencana yang terjadi di permukaan planet, khususnya bumi.


Penghargaan yang telah diraih

Ia telah menerima banyak penghargaan dan research grants yang berhubungan dengan penelitian dan studinya dari lembaga penelitian dalam dan luar negeri. Serta ia telah meluluskan dan menjadi outside reviewer banyak mahasiswa program S-1, S-2 dan S-3 dari berbagai negara. (Sumber)
Read More