Stanley Miller - Peneliti Asal Usul Kehidupan
![]() |
Stanley Lloyd Miller
Lahir: 7 Maret 1930 Oakland, Kalifornia, Amerika Serikat
Meninggal: 20 Mei 2007 (umur 77) Amerika Serikat
Kebangsaan: Amerika Serikat
Bidang: Kimia
Institusi: University of Chicago, Columbia University, University of California, San Diego
Alma mater: University of California at Berkeley
Pembimbing doktoral: Harold Urey
Mahasiswa doktoral: Jeffrey Bada
Dikenal karena: Abiogenesis
Penghargaan: Oparin Medal
|
Stanley Miller adalah murid Harold Urey yang tertarik terhadap masalah asal usul kehidupan. Dia melakukan percobaan untuk menguji hipotesis Harold Urey. Dari hasil eksperimennya Miller dapat memberikan petunjuk bahwa satuan-satuan kompleks di dalam system kehidupan seperti lipida, karbohidrat, asam amino, protein, nukleotida dan lain-lain dapat terbentuk dalam kondisi abiotik.
Percobaan Miller–Urey
Percobaan Miller–Urey (atau percobaan Urey–Miller) adalah percobaan yang menyimulasikan keadaan Bumi purba dan menguji terjadinya abiogenesis. Lebih tepatnya, percobaan ini menguji hipotesis Alexander Oparin dan J. B. S. Haldane bahwa keadaan Bumi purba mendukung reaksi kimia yang dapat menyintesis senyawa organik yang lebih kompleks dari pendahulu organik yang sederhana.
Percobaan yang dianggap sebagai percobaan klasik dalam abiogenesis eksperimental ini dilakukan pada tahun 1953 oleh Stanley Miller dan Harold Urey di Universitas Chicago dan nantinya Universitas California, San Diego. Hasilnya diterbitkan satu tahun kemudian.
Setelah kematian Miller pada tahun 2007, ilmuwan memeriksa botol kecil yang digunakan oleh Miller dan menemukan bahwa terdapat lebih dari 20 macam asam amino yang dihasilkan dalam percobaan ini. Jumlah tersebut jauh lebih besar dari yang dilaporkan oleh Miller, dan lebih dari 20 di antaranya muncul secara alami dalam kehidupan.
Lebih lagi, beberapa bukti menunjukkan bahwa atmosfer Bumi purba mungkin memiliki komposisi yang berbeda dari gas yang digunakan dalam percobaan Miller-Urey. Bukti-bukti menunjukkan terjadinya letusan vulkanik 4 miliar tahun yang lalu, yang mengeluarkan karbon dioksida (CO2), nitrogen (N2), hidrogen sulfida (H2S), dan sulfur dioksida (SO2) ke atmosfer. Percobaan yang menggunakan gas-gas tersebut dan gas dalam percobaan Miller-Urey berhasil menghasilkan molekul yang lebih beragam.
Sumber:
- Stanley Miller
- Percobaan Miller–Urey
Percobaan Miller–Urey
Percobaan Miller–Urey (atau percobaan Urey–Miller) adalah percobaan yang menyimulasikan keadaan Bumi purba dan menguji terjadinya abiogenesis. Lebih tepatnya, percobaan ini menguji hipotesis Alexander Oparin dan J. B. S. Haldane bahwa keadaan Bumi purba mendukung reaksi kimia yang dapat menyintesis senyawa organik yang lebih kompleks dari pendahulu organik yang sederhana.
Percobaan yang dianggap sebagai percobaan klasik dalam abiogenesis eksperimental ini dilakukan pada tahun 1953 oleh Stanley Miller dan Harold Urey di Universitas Chicago dan nantinya Universitas California, San Diego. Hasilnya diterbitkan satu tahun kemudian.
![]() |
Percobaan Miller-Urey |
Lebih lagi, beberapa bukti menunjukkan bahwa atmosfer Bumi purba mungkin memiliki komposisi yang berbeda dari gas yang digunakan dalam percobaan Miller-Urey. Bukti-bukti menunjukkan terjadinya letusan vulkanik 4 miliar tahun yang lalu, yang mengeluarkan karbon dioksida (CO2), nitrogen (N2), hidrogen sulfida (H2S), dan sulfur dioksida (SO2) ke atmosfer. Percobaan yang menggunakan gas-gas tersebut dan gas dalam percobaan Miller-Urey berhasil menghasilkan molekul yang lebih beragam.
Sumber:
- Stanley Miller
- Percobaan Miller–Urey